Wali Kota: Sepanjang Bekasi Belum Bersih, Kita Rapid Test, Swab, Tracking, Bawa ke RS

Kompas.com - 02/06/2020, 21:08 WIB
Petugas medis melakukan pemeriksaan cepat (rapid test) Covid-19 terhadap sejumlah pedagang di Pasar Botania 2, Batam, Kepulauan Riau (15/5/2020). ANTARA FOTO Petugas medis melakukan pemeriksaan cepat (rapid test) Covid-19 terhadap sejumlah pedagang di Pasar Botania 2, Batam, Kepulauan Riau (15/5/2020).
Penulis Cynthia Lova
|

BEKASI, KOMPAS.com - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menyampaikan, tes Covid-19 secara masif di Kota Bekasi akan tetap berjalan saat new normal atau kenormalan baru diterapkan.

Tes masif akan tetap diterapkan sepanjang Kota Bekasi belum bersih dari Covid-19.

“Sepanjang daerah ini belum dinyatakan bersih, bukan hijau ya, atau virus ini belum bersih, kita rapid, swab, tracking, bawa ke rumah sakit,” ujar Rahmat di Bekasi, Selasa (2/6/2020).

Baca juga: Syarat Berakhirnya PSBB Jakarta, Kasus Menurun dan Tak Ada Penularan di Area Baru

Ia mengatakan, saat ini angka pertambahan kasus Covid-19 masih relatif sedikit dibanding angka kesembuhan Covid-19 di Kota Bekasi.

Sementara angka reproduksi Covid-19 di Kota Bekasi masih 0,71 atau di bawah angka 1.

“Sepanjang daerah itu belum bersih (masih tes masif) karena yang tau bersih siapa? Barangnya (Covid-19) kelihatan juga enggak. Saat ini kasus baru kecil, angka kesembuhan tinggi, reproduksinya tadi sudah di bawah satu. Ah sekarang kita jalan aja bersama, kita rapid, swab, tracking, bawa ke rumah sakit, ekonomi juga jalan,” ucap dia.

Baca juga: Ini Protokol Pencegahan Covid-19 Dunia Usaha Saat Era New Normal di Bekasi

Rahmat mengatakan, beberapa hari belakangan ini pihaknya juga melakukan rapid test di kawasan perbatasan Bekasi, Kabupaten Bogor, dan DKI Jakarta.

Saat ini pihak Pemkot masih punya 10.000 alat rapid test dan KIT PCR sebanyak 5.000 untuk melacak kasus-kasus baru Covid-19.

“Kita masih ada rapid 10.000, masih aman. Swabnya juga masih ada sekitar 5.000 di rumah sakit. Kan kita sudah ngacak sampai begitu, kalau ada yang ketemu ya ambil, ambil. Mau minta orang sadar datang ke Rumah Sakit, kalau dia tahu dia enggak mau (tes Covid-19). Kalau jelas kan kita rapid, kita swab, jelas tinggal ambil pakai surveilans,” tutur dia.

Baca juga: Menuju New Normal, Kasus Covid-19 di Bekasi Masih Naik Turun Usai Lebaran

Berdasarkan data dari situs resmi corona.bekasikota.go.id, pasien positif Covid-19 di Kota Bekasi kini ada 308 kasus hingga Selasa ini.

Dari data tersebut, sebanyak 254 pasien sembuh. Sementara pasien positif Covid-19 meninggal dunia sebanyak 33 orang dan 170 pasien suspect yang meninggal dunia.

Kemudian, masih ada 21 orang pasien positif Covid-19 yang masih dirawat.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Tersangka Jambret Ponsel Bocah di Kebayoran Lama Berstatus Pelajar, Motifnya Iseng

Dua Tersangka Jambret Ponsel Bocah di Kebayoran Lama Berstatus Pelajar, Motifnya Iseng

Megapolitan
Rampas Ponsel Bocah di Kebayoran, Tiga Penjambret Ditangkap di Tangerang

Rampas Ponsel Bocah di Kebayoran, Tiga Penjambret Ditangkap di Tangerang

Megapolitan
8.000 Personel Gabungan Disiapkan untuk Amankan Demo Tolak UU Cipta Kerja Hari Ini

8.000 Personel Gabungan Disiapkan untuk Amankan Demo Tolak UU Cipta Kerja Hari Ini

Megapolitan
Marak Pesepeda Jadi Korban Jambret, Berikut Tips Aman Bersepeda

Marak Pesepeda Jadi Korban Jambret, Berikut Tips Aman Bersepeda

Megapolitan
Pemkot Bekasi Akan Biayai Perawatan Pasien Covid-19 yang Proses Klaimnya Ditolak Kemenkes

Pemkot Bekasi Akan Biayai Perawatan Pasien Covid-19 yang Proses Klaimnya Ditolak Kemenkes

Megapolitan
Penjelasan Dirut RSUD Cengkareng Insiden Massa Jemput Paksa Pasien Positif Covid-19

Penjelasan Dirut RSUD Cengkareng Insiden Massa Jemput Paksa Pasien Positif Covid-19

Megapolitan
Polisi Siapkan Pengalihan Arus Lalin Antisipasi Demo Omnibus Law di Jakarta

Polisi Siapkan Pengalihan Arus Lalin Antisipasi Demo Omnibus Law di Jakarta

Megapolitan
Biasanya Pertengahan Tahun, Pengesahan APBD-P DKI 2020 Mundur hingga November

Biasanya Pertengahan Tahun, Pengesahan APBD-P DKI 2020 Mundur hingga November

Megapolitan
Dua Tiang Listrik di Kembangan yang Ambruk Kemarin Sore Langsung Diperbaiki

Dua Tiang Listrik di Kembangan yang Ambruk Kemarin Sore Langsung Diperbaiki

Megapolitan
Ada Demo Lagi, Satlantas Jakpus Tutup Sejumlah Ruas Jalan

Ada Demo Lagi, Satlantas Jakpus Tutup Sejumlah Ruas Jalan

Megapolitan
Masuk Musim Hujan, Warga Bekasi Diminta Waspada Penyakit DBD

Masuk Musim Hujan, Warga Bekasi Diminta Waspada Penyakit DBD

Megapolitan
FITRA Sebut Tak Masuk Akal Rapat Pembahasan Anggaran DKI Digelar di Puncak Bogor

FITRA Sebut Tak Masuk Akal Rapat Pembahasan Anggaran DKI Digelar di Puncak Bogor

Megapolitan
Guru, Pegawai Stasiun, hingga Petugas Damkar Juga Jadi Prioritas Penerima Vaksin Covid-19 di Bekasi

Guru, Pegawai Stasiun, hingga Petugas Damkar Juga Jadi Prioritas Penerima Vaksin Covid-19 di Bekasi

Megapolitan
Ada Demo Tolak UU Cipta Kerja, Transjakarta Berlakukan Modifikasi 6 Rute Layanan

Ada Demo Tolak UU Cipta Kerja, Transjakarta Berlakukan Modifikasi 6 Rute Layanan

Megapolitan
Mereka yang Terjerat Kasus Usai Demo Ricuh di Jakarta, Dituduh Provokasi hingga Keroyok Polisi

Mereka yang Terjerat Kasus Usai Demo Ricuh di Jakarta, Dituduh Provokasi hingga Keroyok Polisi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X