Coba Lewat Jalur Tikus, 13 Mobil Travel Ilegal Terjaring Polisi di Depok

Kompas.com - 03/06/2020, 11:45 WIB
Polisi mengamankan kendaraan travel gelap yang mengangkut pemudik selama 18 hari Operasi Ketupat 2020. Dokumentasi Polda Metro Jaya (Istimewa)Polisi mengamankan kendaraan travel gelap yang mengangkut pemudik selama 18 hari Operasi Ketupat 2020.

DEPOK, KOMPAS.com - Sebanyak 13 mobil travel ilegal terjaring polisi di Depok, Jawa Barat membawa penumpang yang tak dilengkapi dengan surat izin keluar-masuk (SIKM).

Di samping membawa penumpang yang tak memenuhi syarat, 13 mobil travel ilegal tersebut juga menggunakan plat hitam.

Kapolres Metro Depok, Kombes Azis Andriansyah menyebutkan, para penumpang rata-rata merupakan pemudik yang hendak kembali ke Jabodetabek.

Baca juga: Lolos di Bogor, Travel Gelap dari Kuningan Terjaring di Depok Hendak ke Jakarta

"Sejak 28 Mei kami melaksanakan kegiatan gabungan TNI, Polri, Dishub, dan Satpol PP. Kami lakukan patroli gabungan, sistem hunting, kami dapatkan beberapa angkutan yang masuk ke Jakarta melewati Depok menyalahi aturan," jelas Azis kepada wartawan pada Selasa (2/6/2020).

"Di sini kami amankan 13 kendaraan travel yang ingin masuk Jakarta dengan mengelabui petugas menggunakan plat hitam dan melewati jalur-jalur tikus," lanjut dia.

Jalur tikus yang dimaksud Azis yakni jalan-jalan kecil yang tak lazim digunakan oleh pemudik yang kembali ke Jabodetabek.

Para pemudik yang berasal dari Jawa Barat, Tengah, hingga Timur itu bukan melalui jalur pantura, misalnya, melainkan berbelok ke arah Sukabumi, Cianjur, dan Jonggol dulu.

"Dan ketika akan masuk Bogor, mereka belok lagi. Tapi kami sudah memasang anggota di sana dan patroli," klaim Azis.

"Modusnya biasanya menyewa secara berkelompok. Mereka ini rata-rata iuran kemudian sama-sama ke tempat tujuan, utamanya ke Jakarta. Biasanya malam hari atau dini hari untuk mengelabui petugas yang di lapangan," tambah dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pencuri Burung Murai di Kemayoran, Selalu Incar dan Buntuti Burung-burung Pemenang Kontes

Pencuri Burung Murai di Kemayoran, Selalu Incar dan Buntuti Burung-burung Pemenang Kontes

Megapolitan
Razia di Indekos Bekasi, 5 Pasangan Tepergok Berbuat Mesum

Razia di Indekos Bekasi, 5 Pasangan Tepergok Berbuat Mesum

Megapolitan
Rombongan Pemotor Bawa Celurit di Pondok Aren, Polisi Tangkap Dua Pemuda

Rombongan Pemotor Bawa Celurit di Pondok Aren, Polisi Tangkap Dua Pemuda

Megapolitan
Kasus Positif Capai 1.206, Kota Bogor Kembali Masuk Zona Merah Covid-19

Kasus Positif Capai 1.206, Kota Bogor Kembali Masuk Zona Merah Covid-19

Megapolitan
Pemkot dan DPRD Kota Bekasi Susun Perda soal Covid-19 untuk Perkuat Penerapan Sanksi

Pemkot dan DPRD Kota Bekasi Susun Perda soal Covid-19 untuk Perkuat Penerapan Sanksi

Megapolitan
Temukan APK Dirinya dan Muhamad Terpasang di Pohon, Rahayu Saraswati Minta Maaf

Temukan APK Dirinya dan Muhamad Terpasang di Pohon, Rahayu Saraswati Minta Maaf

Megapolitan
6 Pedagang Positif Covid-19, Pasar Ciplak Setiabudi Ditutup 3 Hari

6 Pedagang Positif Covid-19, Pasar Ciplak Setiabudi Ditutup 3 Hari

Megapolitan
14 Hari Operasi Yustisi di Jakarta, 82.884 Pelanggar Ditindak

14 Hari Operasi Yustisi di Jakarta, 82.884 Pelanggar Ditindak

Megapolitan
Blusukan di Wilayah Pamulang, Siti Nur Azizah Ajak Warga Perbanyak Konsumsi Tanaman Ini

Blusukan di Wilayah Pamulang, Siti Nur Azizah Ajak Warga Perbanyak Konsumsi Tanaman Ini

Megapolitan
Ahok Cabut Laporan, Polda Metro Akan Hentikan Kasus 2 Tersangka Pencemaran Nama Baik

Ahok Cabut Laporan, Polda Metro Akan Hentikan Kasus 2 Tersangka Pencemaran Nama Baik

Megapolitan
2 Hektar Lahan di TPU Rorotan Disiapkan Khusus Jenazah Covid-19

2 Hektar Lahan di TPU Rorotan Disiapkan Khusus Jenazah Covid-19

Megapolitan
Langgar PSBB, 19 Perusahaan di Jaksel Ditutup Sementara

Langgar PSBB, 19 Perusahaan di Jaksel Ditutup Sementara

Megapolitan
Klaster Keluarga Terus Melonjak, Kini Kasus Covid-19 di Kota Bekasi Capai 3.237

Klaster Keluarga Terus Melonjak, Kini Kasus Covid-19 di Kota Bekasi Capai 3.237

Megapolitan
Minggu Ke-2 PSBB, Jumlah Pelanggar Masker Hanya Berkurang 9 Orang

Minggu Ke-2 PSBB, Jumlah Pelanggar Masker Hanya Berkurang 9 Orang

Megapolitan
Begini Prosedur Merujuk Pasien Covid-19 ke Wisma Atlet

Begini Prosedur Merujuk Pasien Covid-19 ke Wisma Atlet

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X