Kompas.com - 03/06/2020, 14:34 WIB
Anak-anak Kampung Muka, Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara bermain di area perkampungan pada Minggu (5/4/2020). Saat ini, Indonesia menghadapi wabah pandemi corona dan mengharuskan setiap orang melakukan pembatasan fisik (physical distancing) untuk mencegah penularan. Pemerintah menyatakan per Senin (6/4/2020) sore, ada 2.491 orang positif corona, 192 orang sembuh, dan 209 orang sembuh. KOMPAS.com/Wahyu Adityo ProdjoAnak-anak Kampung Muka, Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara bermain di area perkampungan pada Minggu (5/4/2020). Saat ini, Indonesia menghadapi wabah pandemi corona dan mengharuskan setiap orang melakukan pembatasan fisik (physical distancing) untuk mencegah penularan. Pemerintah menyatakan per Senin (6/4/2020) sore, ada 2.491 orang positif corona, 192 orang sembuh, dan 209 orang sembuh.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah rukun warga (RW) di Pademangan, Jakarta Utara masuk dalam daftar wilayah pembatasan sosial berskala lokal (PSBL).

Dari total 62 RW di Jakarta yang akan melakukan PSBL, lima di antaranya ada di Kelurahan Pademangan Barat.

Terkait hal tersebut, Camat Pademangan Mumu Mujtahid menjelaskan bahwa penerapan PSBL akan lebih difokuskan lagi di tingkat yang pebih kecil yakni rukun tetangga (RT).

Baca juga: PSBB Jakarta Akan Diubah Jadi PSBL, Karantina Lokal di RW Zona Merah

"Memang cenderung agak terkonsentrasi di RT tertentu. Misalnya di RW 011, paling banyak (kasus positif Covid-19) kemarin itu di RT 014 dan 015. Di RW 12 banyak banget, di RT 006 dan 012," kata Mumu melalui pesan singkatnya kepada Kompas.com, Rabu (3/6/2050).

Nantinya RT dan RW yang jadi pengawas langsung terkait jalannya PSBL di wilayah mereka.

Namun, Mumu masih belum bisa menjelaskan secara rinci bagaimana teknis pelaksanaan PSBL di wilayahnya nanti.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sedang dibahas oleh Pak Lurah bersama para ketua RW dan stake holder lainnya," ujar Mumu.

Adapun Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan melakukan karantina lokal terhadap sedikitnya 62 RW, usai PSBB fase III di Ibu Kota berakhir pada 4 Juni 2020.

Baca juga: PSBL Akan Diterapkan di 62 RW Zona Merah di Jakarta, Ini Daftarnya

"Ada 62 RW. PSBL itu di tingkat RW. Karena tingkat percepatan penularan yang masih tinggi. Detailnya ada di Dinas Kesehatan," kata Deputi Gubernur Bidang Pengendalian Kependudukan dan Permukiman DKI Jakarta, Suharti, saat dihubungi wartawan di Jakarta, Selasa.

Data menunjukkan, karantina lokal itu akan dilaksanakan sebanyak 62 RW di zona merah sebagai langkah pencegahan penyebaran Covid-19 di Jakarta.

Suharti mengaku, kini pihaknya dengan jajaran perangkat daerah lainnya sedang melakukan pembahasan lebih lanjut terkait penetapan PSBL tersebut.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 pada Anak Naik Pesat, Pemkot Bekasi Akan Gencarkan Vaksinasi

Kasus Covid-19 pada Anak Naik Pesat, Pemkot Bekasi Akan Gencarkan Vaksinasi

Megapolitan
Tambah 235, Total Kasus Covid-19 di Kota Bogor Capai 32.875

Tambah 235, Total Kasus Covid-19 di Kota Bogor Capai 32.875

Megapolitan
Pemprov DKI Wacanakan Vaksinasi Covid-19 Jadi Syarat Masuk Tempat Hiburan

Pemprov DKI Wacanakan Vaksinasi Covid-19 Jadi Syarat Masuk Tempat Hiburan

Megapolitan
Tabrak Motor lalu Jatuh ke Kolong Truk, Pemotor di Bogor Tewas

Tabrak Motor lalu Jatuh ke Kolong Truk, Pemotor di Bogor Tewas

Megapolitan
Cerita Pedagang Bunga di Tangsel, Penjualan Kembang Sepi, tapi Banyak Pesanan Karangan Dukacita

Cerita Pedagang Bunga di Tangsel, Penjualan Kembang Sepi, tapi Banyak Pesanan Karangan Dukacita

Megapolitan
Joe Biden Prediksi Jakarta Tenggelam 10 Tahun Lagi, Ini Tanggapan Wagub DKI

Joe Biden Prediksi Jakarta Tenggelam 10 Tahun Lagi, Ini Tanggapan Wagub DKI

Megapolitan
Pemkot Bogor Siapkan Isi Ulang Oksigen di Tiap Kecamatan untuk Warga Isoman

Pemkot Bogor Siapkan Isi Ulang Oksigen di Tiap Kecamatan untuk Warga Isoman

Megapolitan
Besok, 500 Santri di Pamulang Akan Divaksinasi Covid-19

Besok, 500 Santri di Pamulang Akan Divaksinasi Covid-19

Megapolitan
Polisi Panggil Pemilik Mobil yang Diduga Halangi Ambulans Saat Jemput Pasien Kritis

Polisi Panggil Pemilik Mobil yang Diduga Halangi Ambulans Saat Jemput Pasien Kritis

Megapolitan
3.327 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta Hari Ini, Positivity Rate Masih di Atas Standar Aman

3.327 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta Hari Ini, Positivity Rate Masih di Atas Standar Aman

Megapolitan
Berkas Kasus Video Syur Gisel dan Nobu Belum Rampung, Kejati: Masih di Polda Metro

Berkas Kasus Video Syur Gisel dan Nobu Belum Rampung, Kejati: Masih di Polda Metro

Megapolitan
Bukti Vaksinasi Covid-19 Akan Jadi Syarat Pelonggaran Aktivitas Publik di Jakarta

Bukti Vaksinasi Covid-19 Akan Jadi Syarat Pelonggaran Aktivitas Publik di Jakarta

Megapolitan
Sepeda Gunung Senilai Rp 100 Jutaan di Pamulang Raib Digondol Maling

Sepeda Gunung Senilai Rp 100 Jutaan di Pamulang Raib Digondol Maling

Megapolitan
Anies: Kematian Pasien Covid-19 yang Sudah Divaksinasi Hanya 13 dari 100.000 Penduduk

Anies: Kematian Pasien Covid-19 yang Sudah Divaksinasi Hanya 13 dari 100.000 Penduduk

Megapolitan
Pemprov DKI Penuhi Target Vaksinasi Covid-19, Lebih Cepat Sebulan dari Tenggat Jokowi

Pemprov DKI Penuhi Target Vaksinasi Covid-19, Lebih Cepat Sebulan dari Tenggat Jokowi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X