Tahap Awal New Normal, TMII Buka Sebagian Wahana

Kompas.com - 03/06/2020, 15:35 WIB
Istana anak di TMII, Jakarta saiko3p / Shutterstock.comIstana anak di TMII, Jakarta
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Taman Mini Indonesia Indah ( TMII) sudah menyiapkan berbagai aturan saat new normal (kenormalan baru) diterapkan pemerintah.

Manajer Informasi TMII Ira mengatakan, saat tahap awal penerapan new normal, pihaknya akan menutup sementara wahana yang bersifat indoor.

"Untuk (wahana) yang di dalam ruangan itu belum bisa (dibuka), tahap awal kebanyakan kita eksplorasi di outdoor saja. Jadi bertahap yah, tahap awal ini seperti mal-mal itu tidak dibuka, itu nanti di tahap kedua," kata Ira kepada Kompas.com, Rabu (3/6/2020).

Baca juga: Sejumlah Aturan Taman Margasatwa Ragunan jika Buka Saat New Normal

Adapun wahana indoor yang akan ditutup sementara saat awal penerapan new normal, seperti bioskop, wahana air, dan lainnya.

Kendati demikian, pihak TMII akan membuka seluruh wahana yang bersifat outdoor, seperti taman burung, dunia air tawar, taman legenda, museum fauna Indonesia komodo, area luar tiap anjungan dan lainnya.

"Wahana transportasi itu tetap dibuka yah kereta gantung, kereta mini dengan ketentuan protokol. Kereta gantung kan biasanya satu kereta itu isinya maksimal empat orang, jadi nanti hanya dua orang, seperti itu," ujar Ira.

Baca juga: Syarat Berakhirnya PSBB Jakarta, Kasus Menurun dan Tak Ada Penularan di Area Baru

Sementara itu, TMII juga membatasi jumlah pengunjung per harinya, yakni maksimal 20.000 orang.

Jam operasional TMII juga mengalami perubahan, yakni menjadi pukul 08.00-20.00 WIB untuk pintu masuk. Serta, untuk wahana di dalam TMII, yakni pukul 08.00-16.00 WIB.

Protokol kesehatan demi mencegah penyebaran Covid-19 juga diterapkan, seperti tiap pengunjung wajib memakai masker dan hand sanitizer tiap hendak masuk wahana.

Diketahui, selama penerapan PSBB, TMII tidak beroperasi atau ditutup sementara. Pihak TMII masih menunggu instruksi dari pemerintah mengenai penerapan new normal untuk kembali beroperasi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saat Sunmori Moge Dihadang Paspampres di Belakang Istana Kepresidenan

Saat Sunmori Moge Dihadang Paspampres di Belakang Istana Kepresidenan

Megapolitan
Anggota TNI AD Ditusuk Tetangga Pemakai Narkoba di Jakarta Timur

Anggota TNI AD Ditusuk Tetangga Pemakai Narkoba di Jakarta Timur

Megapolitan
Detik-detik Polisi Mabuk Tembak TNI dan Pegawai di Kafe RM, Saksi: Orang-orang Keluar Menangis

Detik-detik Polisi Mabuk Tembak TNI dan Pegawai di Kafe RM, Saksi: Orang-orang Keluar Menangis

Megapolitan
Oknum Polisi Tewaskan 3 Orang di Kafe Cengkareng, Kapolda Metro Meminta Maaf

Oknum Polisi Tewaskan 3 Orang di Kafe Cengkareng, Kapolda Metro Meminta Maaf

Megapolitan
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok Dilantik Terpisah, Idris di Bandung dan Imam di RS karena Positif Covid-19

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok Dilantik Terpisah, Idris di Bandung dan Imam di RS karena Positif Covid-19

Megapolitan
Cuma Kritik Anies tapi Tak Sentil Ganjar soal Banjir, PSI: Di Jateng Gubernurnya Mengaku Salah

Cuma Kritik Anies tapi Tak Sentil Ganjar soal Banjir, PSI: Di Jateng Gubernurnya Mengaku Salah

Megapolitan
Mobil Tabrak Separator Beton di Pondok Indah, Sopir Mengaku Mengantuk

Mobil Tabrak Separator Beton di Pondok Indah, Sopir Mengaku Mengantuk

Megapolitan
Saat Rencana PSI Interpelasi Anies soal Banjir Tidak Didukung Fraksi Lain di DPRD DKI

Saat Rencana PSI Interpelasi Anies soal Banjir Tidak Didukung Fraksi Lain di DPRD DKI

Megapolitan
Waspada Hujan Lebat di Jabodetabek Malam Nanti dan Dini Hari Besok

Waspada Hujan Lebat di Jabodetabek Malam Nanti dan Dini Hari Besok

Megapolitan
Saat Rencana PSI Interpelasi Anies soal Banjir Disambut Gelak Tawa Pimpinan DPRD DKI

Saat Rencana PSI Interpelasi Anies soal Banjir Disambut Gelak Tawa Pimpinan DPRD DKI

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Penembakan di Cengkareng | Friedrich Silaban Belajar Shalat demi Rancang Masjid Istiqlal

[POPULER JABODETABEK] Penembakan di Cengkareng | Friedrich Silaban Belajar Shalat demi Rancang Masjid Istiqlal

Megapolitan
Kafe RM, Lokasi Penembakan yang Tewaskan 3 Orang di Cengkareng, Langgar Prokes dan Akan Ditutup Permanen

Kafe RM, Lokasi Penembakan yang Tewaskan 3 Orang di Cengkareng, Langgar Prokes dan Akan Ditutup Permanen

Megapolitan
Nasib Janji Pembangunan 1,8 Juta Sumur Resapan di Jakarta yang Minim Realisasi...

Nasib Janji Pembangunan 1,8 Juta Sumur Resapan di Jakarta yang Minim Realisasi...

Megapolitan
Muncul Rencana PSI Interpelasi Anies soal Banjir, Apa Maknanya?

Muncul Rencana PSI Interpelasi Anies soal Banjir, Apa Maknanya?

Megapolitan
UPDATE 25 Februari: Ada 40 Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang, Totalnya 7.145

UPDATE 25 Februari: Ada 40 Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang, Totalnya 7.145

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X