Lokasi 66 RW di Jakarta yang Masuk Wilayah Pengendalian Ketat Covid-19

Kompas.com - 04/06/2020, 13:43 WIB
Sebanyak 66 RW di Jakarta tercatat masih memiliki angka kejadian atau incidence rate Covid-19 yang tinggi dibanding RW lainnya. Pemprov DKI Jakarta pun menerapkan wilayah pengendalian ketat (WPK) di 66 RW itu. YoutubeSebanyak 66 RW di Jakarta tercatat masih memiliki angka kejadian atau incidence rate Covid-19 yang tinggi dibanding RW lainnya. Pemprov DKI Jakarta pun menerapkan wilayah pengendalian ketat (WPK) di 66 RW itu.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemprov DKI Jakarta menyatakan, sebanyak 66 rukun warga ( RW) di Ibu Kota ditetapkan sebagai wilayah pengendalian ketat (WPK) Covid-19 karena kasus positif Covid-19 di tempat-tempat itu masih tinggi. 

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, 66 RW tersebut masih memiliki angka kejadian atau incidence rate Covid-19 yang tinggi dibanding RW lainnya.

"Ada wilayah-wilayah yang masih perlu penanganan khusus. Kami akan melakukan pengendalian yang ketat pada wilayah yang di sana masih memiliki incidence rate yang tinggi," kata Anies dalam konferensi pers yang disiarkan melalui akun Youtube Pemprov DKI Jakarta, Kamis (4/6/2020).

Baca juga: PSBB Jakarta Masa Transisi, Kegiatan Sosial Ekonomi Dilakukan Bertahap

Sebanyak 66 RW itu tersebar di enam wilayah Jakarta, yaitu 15 RW di Jakarta Barat, 15 RW di Jakarta Pusat, 15 RW di Jakarta Utara, 15 RW di Jakarta Timur, 3 RW di Jakarta Selatan, dan 3 RW di dua pulau di Kepulauan Seribu.

Menurut Anies, Pemprov DKI akan memberikan perhatian khusus kepada warga yang tinggal di 66 RW itu untuk pengendalian penularan Covid-19.

"Nantinya kami akan melakukan kegiatan pemantauan, pengetesan, dan bantuan sosial khusus untuk wilayah yang berada di dalam status wilayah pengawasan ketat," ungkap Anies.

Berikut rincian lokasi 66 RW yang masuk kategori wilayah pengendalian ketat (WPK) itu.

Jakarta Barat

  1. Grogol 1 RW
  2. Tomang 1 RW
  3. Tangki 2 RW
  4. Krukut 1 RW
  5. Jembatan Besi 4 RW
  6. Palmerah 1 RW
  7. Kota Bambu Utara 1 RW
  8. Jati Pulo 1 RW
  9. Cengkareng Timur 1 RW
  10. Srengseng 1 RW
  11. Joglo 1 RW

Jakarta Pusat

  1. Mangga Dua Selatan 1 RW
  2. Cempaka Baru 1 RW
  3. Kramat 1 RW
  4. Cempaka Putih Barat 1 RW
  5. Cempaka Putih Timur 2 RW
  6. Gondangdia 1 RW
  7. Kebon Kacang 2 RW
  8. Kebon Melati 3 RW
  9. Petamburan 2 RW
  10. Kampung Rawa 1 RW

Jakarta Utara

  1. Penjaringan 2 RW
  2. Sunter Agung 1 RW
  3. Lagoa 1 RW
  4. Rawa Badak Selatan 1 RW
  5. Cilincing 1 RW
  6. Semper Barat 1 RW
  7. Sukapura 1 RW
  8. Pademangan Barat 6 RW
  9. Kelapa Gading Barat 1 RW

Jakarta Timur

  1. Utan Kayu Selatan 1 RW
  2. Palmeriam 1 RW
  3. Bicara Cina 1 RW
  4. Cipinang Besar Selatan 1 RW
  5. Cipinang Muara 2 RW
  6. Kampung Tengah 3 RW
  7. Pondok Bambu 1 RW
  8. Malaka Sari 2 RW
  9. Malaka Jaya 2 RW
  10. Pinang Ranti 1 RW

Jakarta Selatan

  1. Lebak Bulus 1 RW
  2. Pondok Labu 1 RW
  3. Kalibata 1 RW

Kepulauan Seribu

  1. Pulau Kelapa 1 RW
  2. Pulau Tidung 2 RW



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov Jakarta Sebut Ganjil Genap Diterapkan untuk Paksa Warga Tetap di Rumah

Pemprov Jakarta Sebut Ganjil Genap Diterapkan untuk Paksa Warga Tetap di Rumah

Megapolitan
UPDATE 3 Agustus: Bertambah 1, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Genap 600

UPDATE 3 Agustus: Bertambah 1, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Genap 600

Megapolitan
UPDATE 3 Agustus: Bertambah 24, Kini Ada 572 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel

UPDATE 3 Agustus: Bertambah 24, Kini Ada 572 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
Sita 131 Kg Sabu, Terbesar Sepanjang Sejarah di Jakarta Selatan

Sita 131 Kg Sabu, Terbesar Sepanjang Sejarah di Jakarta Selatan

Megapolitan
Calon Pendamping Mohammad Idris di Pilkada 2020 Incar Swasta untuk Bangun Depok

Calon Pendamping Mohammad Idris di Pilkada 2020 Incar Swasta untuk Bangun Depok

Megapolitan
Polisi: 3 Pencuri Spesialis Ganjal ATM dengan Obeng Belajar Melalui Media Sosial

Polisi: 3 Pencuri Spesialis Ganjal ATM dengan Obeng Belajar Melalui Media Sosial

Megapolitan
3 Pencuri Spesialis Ganjal ATM Ditangkap Polisi, Diduga Sudah Beraksi 9 Kali

3 Pencuri Spesialis Ganjal ATM Ditangkap Polisi, Diduga Sudah Beraksi 9 Kali

Megapolitan
Dampingi Mohammad Idris di Pilkada 2020, IBH Ingin Pikat Pemilih 'Asli Depok dan Jawa'

Dampingi Mohammad Idris di Pilkada 2020, IBH Ingin Pikat Pemilih "Asli Depok dan Jawa"

Megapolitan
Kapolda Metro Jaya: Peredaran Narkoba saat Pandemi Covid-19 Cukup Tinggi

Kapolda Metro Jaya: Peredaran Narkoba saat Pandemi Covid-19 Cukup Tinggi

Megapolitan
Polisi Sebut Wilayah Pondok Gede dan Jatiasih Rawan Tawuran di Bekasi

Polisi Sebut Wilayah Pondok Gede dan Jatiasih Rawan Tawuran di Bekasi

Megapolitan
Imam Budi Hartono Klaim Sudah Disetujui Partai untuk Dampingi Idris di Pilkada Depok

Imam Budi Hartono Klaim Sudah Disetujui Partai untuk Dampingi Idris di Pilkada Depok

Megapolitan
Kali Jaletreng Tercemar karena Pembuangan Limbah, Dinas LH Tangsel Kecolongan

Kali Jaletreng Tercemar karena Pembuangan Limbah, Dinas LH Tangsel Kecolongan

Megapolitan
Polda Metro Ungkap 2.894 Kasus Narkotika Sepanjang Januari-Agustus 2020

Polda Metro Ungkap 2.894 Kasus Narkotika Sepanjang Januari-Agustus 2020

Megapolitan
Polresta Tangerang Ringkus Dua Pelaku Curanmor yang Sudah Beraksi 2 Tahun

Polresta Tangerang Ringkus Dua Pelaku Curanmor yang Sudah Beraksi 2 Tahun

Megapolitan
Dinas LH Tangsel Akui Sulit Temukan Sumber Limbah yang Cemari Kali Jaletreng

Dinas LH Tangsel Akui Sulit Temukan Sumber Limbah yang Cemari Kali Jaletreng

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X