Video Viral Warga Pesona Serpong Protes Wilayahnya Hanya Dapat 1 Paket Bansos, Ini Kata Ketua RW

Kompas.com - 05/06/2020, 11:41 WIB
Video yang menunjukan kekecewaan dari warga perumahan Pesona Serpong, Kademangan, Setu, Tangerang Selatan soal bantuan sosial (bansos) beredar melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp. Video tersebut viral pada Kamis (4/6/2020). instagramVideo yang menunjukan kekecewaan dari warga perumahan Pesona Serpong, Kademangan, Setu, Tangerang Selatan soal bantuan sosial (bansos) beredar melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp. Video tersebut viral pada Kamis (4/6/2020).

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Video yang menunjukkan kekecewaan warga perumahan Pesona Serpong, Kademangan, Setu, Tangerang Selatan, soal bantuan sosial (bansos) beredar melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp.

Dalam video itu, sebagian warga mengungkapkan kekecewaan karena kompleks mereka hanya menerima satu paket bansos. Padahal, ada 250 KK di perumahan tersebut.

Ketua RW 08 Pesona Serpong, Umi, membenarkan kejadian dalam video viral tersebut.

"Iya benar. Rabu malam itu penerimaan bansosnya. Datanya juga tidak atas nama orang Pesona Serpong, namanya Tina," kata Umi saat dihubungi Kompas.com, Jumat (5/6/2020).

Baca juga: Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 di Kota Tangerang 56,2 Persen

Umi menegaskan, pengajuan paket bansos yang diserahkan ke tingkat kelurahan itu mencapai 20 KK.

Namun, jumlah paket bansos yang diterima tidak pernah sesuai pengajuan, bahkan hingga penyaluran keempat.

"Bantuan pertama dapat 14 paket, kedua sama (14 paket). Ketiga enam paket dan terakhir ini satu paket," ucapnya.

Umi mengaku sempat mengecek RW lainnya soal bansos. Saat itu, kata dia, hampir semua warga di RW lainnya mendapatkan bansos.

Dia menyayangkan pembagian bansos yang tak merata. Padahal, warganya banyak yang terdampak pandemi Covid-19 seperti dipecat dari pekerjaan.

"Kalau terdampak di sini, banyak yang terdampak. Banyak dipecat-pecatin di sini mah," tutupnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Pedagang Ikan Bandeng Tahunan di Rawa Belong, Cari Rezeki di Balik Tradisi

Cerita Pedagang Ikan Bandeng Tahunan di Rawa Belong, Cari Rezeki di Balik Tradisi

Megapolitan
Ketika Kasus Jambret Ditabrak Korban di Tebet Viral Kembali, Penabrak Dituduh Playing Victim, Langsung Dibantah Polisi

Ketika Kasus Jambret Ditabrak Korban di Tebet Viral Kembali, Penabrak Dituduh Playing Victim, Langsung Dibantah Polisi

Megapolitan
Undang Khaerun Pramudi Transjakarta yang Gagalkan Aksi Bunuh Diri ke Balai Kota, Anies: Bapak Teladan bagi Kita Semua

Undang Khaerun Pramudi Transjakarta yang Gagalkan Aksi Bunuh Diri ke Balai Kota, Anies: Bapak Teladan bagi Kita Semua

Megapolitan
UPDATE 28 Januari: Kasus Positif Covid-19 di Tangsel Bertambah 662 dalam Sehari

UPDATE 28 Januari: Kasus Positif Covid-19 di Tangsel Bertambah 662 dalam Sehari

Megapolitan
Aksi Heroik Khaerun Gagalkan Percobaan Bunuh Diri, Tindakan Spontan yang Selamatkan Satu Nyawa

Aksi Heroik Khaerun Gagalkan Percobaan Bunuh Diri, Tindakan Spontan yang Selamatkan Satu Nyawa

Megapolitan
Sampah Berjejer di Tengah Jalan Raden Patah Tangerang, Warga: Orang Sambil Lewat, Sambil Buang...

Sampah Berjejer di Tengah Jalan Raden Patah Tangerang, Warga: Orang Sambil Lewat, Sambil Buang...

Megapolitan
Gerak Cepat Pemkot Tangerang, Batalkan PTM 100 Persen Saat Kasus Covid-19 Melonjak

Gerak Cepat Pemkot Tangerang, Batalkan PTM 100 Persen Saat Kasus Covid-19 Melonjak

Megapolitan
Kebakaran 9 Kios di Pasar Rebo, Bermula dari Pedagang Tinggalkan Warung Saat Kompor Menyala

Kebakaran 9 Kios di Pasar Rebo, Bermula dari Pedagang Tinggalkan Warung Saat Kompor Menyala

Megapolitan
88 dari 90 Sekolah yang Ditutup akibat Temuan Kasus Covid-19 Sudah Dibuka Kembali

88 dari 90 Sekolah yang Ditutup akibat Temuan Kasus Covid-19 Sudah Dibuka Kembali

Megapolitan
Polda Metro Jaya Pulangkan 98 Karyawan Pinjol Ilegal di PIK

Polda Metro Jaya Pulangkan 98 Karyawan Pinjol Ilegal di PIK

Megapolitan
Wagub DKI Anggap Wajar Studi Banding Panitia Formula E ke Arab Saudi

Wagub DKI Anggap Wajar Studi Banding Panitia Formula E ke Arab Saudi

Megapolitan
Trotoar di Kebayoran Baru Diduga Diubah Tanpa Izin

Trotoar di Kebayoran Baru Diduga Diubah Tanpa Izin

Megapolitan
Ikan Bandeng di Pasar Malam Rawa Belong Dipanen Khusus untuk Perayaan Imlek

Ikan Bandeng di Pasar Malam Rawa Belong Dipanen Khusus untuk Perayaan Imlek

Megapolitan
Tradisi Keluarga Betawi Saat Imlek, Berikan Ikan Bandeng ke Orangtua dan Mertua

Tradisi Keluarga Betawi Saat Imlek, Berikan Ikan Bandeng ke Orangtua dan Mertua

Megapolitan
UPDATE 28 Januari: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 653

UPDATE 28 Januari: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 653

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.