Kompas.com - 05/06/2020, 17:56 WIB
Pasar Ciputat, Tangerang Selatan. KOMPAS.com/ANDRI DONNAL PUTERAPasar Ciputat, Tangerang Selatan.

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tangerang Selatan Maya Mardiana mengatakan, 660 pedagang Pasar Ciputat yang direlokasi sementara ke Plaza Ciputat akan dilakukan secara bertahap.

Upaya itu dilakukan demi menghindari kerumunan di tengah pandemi Covid-19.

"Kemudian nanti pada saat relokasi atau pindahnya juga harus melakukan tahap tahapan. Kita bagi dulu agar tidak crowded karena saat ini pandemi Covid-19," ujar Maya saat dikonfirmasi, Jumat (5/6/2020).

Karena itu, pada tahap awal Pemerintah Kota Tangerang Selatan akan lebih dulu merelokasi setengah dari total pedagang yang terdata pada pertengahan Juni 2020.

Baca juga: Pasar Ciputat Bakal Direvitalisasi, 660 Pedagang Direlokasi Pertengahan Juni 2020

"Pindahnya secara bertahap. Misal, harus berapa pedagang toko dulu atau beberapa los dulu, jadi dikasih jadwal sampai selesai," ucapnya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Maya menegaskan, para pedagang juga akan diberikan keringanan dengan tidak membayar uang sewa selama menempati kios baru.

"Tidak (bayar sewa) selama di relokasi sementara. Mereka hanya pindah saja. Untuk ukuran kios juga akan disesuaikan dengan jenis dagangan mereka. Misal kios emas itu harus kita sesuaikan.

Baca juga: Lama Mandek, Pemkot Tangsel Ungkap Kendala Revitalisasi Pasar Ciputat

Sebelumnya, sekira 660 pedagang baik yang ada di kios maupun lapak Pasar Ciputat akan direlokasi sementara di Plaza Ciputat pada pertengahan Juni 2020, mendatang.

Relokasi itu dilakukan setelah Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan berencana merevitalisasi Pasar Ciputat karena kondisinya yang dinilai sudah tak laik untuk aktivitas jual beli.

Sosialisasi terus dilakukan guna merealisasikan perbaikan pasar yang sudah diwacanakan sejak beberapa tahun lalu.

Baca juga: Rencana Revitalisasi Pasar Ciputat, dari Anggaran Rp 250 Miliar hingga Ingin seperti Blok M

Pada 2018 lalu, anggaran yang dibutuhkan untuk merevitalisasi Pasar Ciputat itu mencapai Rp 250 miliar.

Pemkot Tangerang Selatan melalui skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) berupaya mencari investor untuk membiayai revitalisasi pasar tersebut.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Presiden Jokowi Bakal Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Puspemkot Tangerang

Presiden Jokowi Bakal Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Puspemkot Tangerang

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Massal di Stadion Patriot Akan Terbuka bagi Warga KTP Non-Bekasi

Vaksinasi Covid-19 Massal di Stadion Patriot Akan Terbuka bagi Warga KTP Non-Bekasi

Megapolitan
Banjir Surut, Warga Payung Mas Ciputat Mulai Bersihkan Rumah dan Kendaraan

Banjir Surut, Warga Payung Mas Ciputat Mulai Bersihkan Rumah dan Kendaraan

Megapolitan
Jokowi Datang, Wali Kota Bekasi Minta Ratusan Ribu Vaksin Covid-19

Jokowi Datang, Wali Kota Bekasi Minta Ratusan Ribu Vaksin Covid-19

Megapolitan
12.000 Anak di Jakarta Dilaporkan Positif Covid-19

12.000 Anak di Jakarta Dilaporkan Positif Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Jabodetabek Melonjak, PGRI Minta Sekolah Tatap Muka Ditunda

Kasus Covid-19 di Jabodetabek Melonjak, PGRI Minta Sekolah Tatap Muka Ditunda

Megapolitan
Minta Anies Tak Tarik Rem Darurat, Anggota DPRD: Ekonomi Bisa Layu

Minta Anies Tak Tarik Rem Darurat, Anggota DPRD: Ekonomi Bisa Layu

Megapolitan
Gelar Vaksinasi Covid-19 Massal di Stadion, Wali Kota Bekasi: Presiden Bangga

Gelar Vaksinasi Covid-19 Massal di Stadion, Wali Kota Bekasi: Presiden Bangga

Megapolitan
24.878 Orang Ditangkap Terkait Kasus Narkoba di Indonesia sejak Januari 2021

24.878 Orang Ditangkap Terkait Kasus Narkoba di Indonesia sejak Januari 2021

Megapolitan
77 Kendaraan di Perumahan Payung Mas Terendam Banjir Imbas Longsor di Ciputat

77 Kendaraan di Perumahan Payung Mas Terendam Banjir Imbas Longsor di Ciputat

Megapolitan
Permudah Masyarakat, Dinas Pendidikan Kota Bekasi Buka Posko PPDB di 12 Kecamatan

Permudah Masyarakat, Dinas Pendidikan Kota Bekasi Buka Posko PPDB di 12 Kecamatan

Megapolitan
Kasus Naik, Keterpakaian Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Kota Tangerang Capai 77,65 Persen

Kasus Naik, Keterpakaian Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Kota Tangerang Capai 77,65 Persen

Megapolitan
Seberapa Genting Lonjakan Covid-19 di Jakarta? Ini Fakta dan Datanya...

Seberapa Genting Lonjakan Covid-19 di Jakarta? Ini Fakta dan Datanya...

Megapolitan
Kapolri Minta Jajarannya Buat Kampung Tangguh Narkoba di Seluruh Indonesia

Kapolri Minta Jajarannya Buat Kampung Tangguh Narkoba di Seluruh Indonesia

Megapolitan
Dinas Pendidikan Kota Bekasi Siapkan Kuota 5 Persen untuk Warga Luar Kota

Dinas Pendidikan Kota Bekasi Siapkan Kuota 5 Persen untuk Warga Luar Kota

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X