Tempat Spa hingga Karaoke Diperbolehkan Beroperasi, Pemkot Bekasi Kejar Target PAD?

Kompas.com - 06/06/2020, 08:50 WIB
tempat spa KARAKSA MEDIAtempat spa

BEKASI, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Bekasi mempersilakan sejumlah tempat hiburan dan tempat wisata untuk beroperasi kembali pada masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) proporsional atau adaptasi new normal.

Jenis usaha tempat hiburan dan beroperasi yang diperbolehkan beroperasi mulai dari tempat karaoke, kelab malam, kafe, panti pijat, spa, tempat wisata, hingga bioskop.

Ketentuan itu tercantum dalam Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bekasi Nomor 556/598-SET. COVID-19 yang diteken Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi pada Kamis (4/6/2020).

Baca juga: APBD Kota Bekasi 2020 Diperkirakan Anjlok 50 Persen

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, aktivitas ekonomi yang sebelumnya dilarang beroperasi, kini diperbolehkan asal menerapkan protokol Covid-19.

Misalnya, dengan menerapkan wajib masker untuk pengunjung maupun karyawannya, menyiapkan alat pengukur suhu, dan jaga jarak fisik (physical distanting).

“Ya tentunya yang tidak diperbolehkan sama sekali sekarang sudah mulai dilakukan penyesuaian, diperbolehkan untuk melakukan melakukan terbatas (pengunjungnya). Umpamanya kapasitas 20 saat ini 10,” ucap Rahmat di Bekasi, Jumat (5/6/2020).

Selain itu, Rahmat juga mengatakan, karyawan maupun pelaku usaha tempat hiburan dan pariwisata ini harus bebas dari Covid-19.

Baca juga: Tempat Spa di Bekasi Boleh Beroperasi, Terapis Wajib Jalani Rapid Test

Sehingga dipastikan karyawan yang bekerja di tempat hiburan dan tempat pariwisata dalam keadaan sehat.

“Minimal mereka (karyawan) harus rapid test terlebih dahulu. Kalau reaktif, diswab, kalau ditemukan yang positif Covid-19 kita bawa,” ucap dia.

Kepala Disparbud Kota Bekasi Tedi Hafni menambahkan, setelah rapid test, pengelola tempat hiburan dan pariwisata itu langsung mengajukan permohonannya ke Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bekasi dengan membawa bukti hasil rapid test.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satpol PP Jagakarsa Bahas Sanksi untuk Pusat Kuliner yang Tepergok Layanani Pembeli Makan di Tempat

Satpol PP Jagakarsa Bahas Sanksi untuk Pusat Kuliner yang Tepergok Layanani Pembeli Makan di Tempat

Megapolitan
Ini Kata Pemilik soal Kafe Broker yang Disegel Setelah Foto Kerumunan Pengunjung Viral

Ini Kata Pemilik soal Kafe Broker yang Disegel Setelah Foto Kerumunan Pengunjung Viral

Megapolitan
Calon Wali Kota Tangsel Muhamad Sakit, Rahayu Saraswati Kampanye Virtual Hari Ini

Calon Wali Kota Tangsel Muhamad Sakit, Rahayu Saraswati Kampanye Virtual Hari Ini

Megapolitan
Ahok Akan Cabut Laporan Kasus Pencemaran Nama Baiknya di Polda Metro Jaya

Ahok Akan Cabut Laporan Kasus Pencemaran Nama Baiknya di Polda Metro Jaya

Megapolitan
Pusat Kuliner di Jagakarsa Sembunyikan Pembeli, Satpol PP Merasa Kecolongan

Pusat Kuliner di Jagakarsa Sembunyikan Pembeli, Satpol PP Merasa Kecolongan

Megapolitan
Dinsos Salurkan 198 Alat Bantu Fisik bagi Penyandang Disabilitas di DKI

Dinsos Salurkan 198 Alat Bantu Fisik bagi Penyandang Disabilitas di DKI

Megapolitan
Sering Didatangi Warga Selama PSBB, Taman Spot Budaya Dukuh Atas Dipasang Garis Pembatas

Sering Didatangi Warga Selama PSBB, Taman Spot Budaya Dukuh Atas Dipasang Garis Pembatas

Megapolitan
Pemprov DKI Sediakan 3 Tempat Isolasi Mandiri Baru untuk Pasien Covid-19

Pemprov DKI Sediakan 3 Tempat Isolasi Mandiri Baru untuk Pasien Covid-19

Megapolitan
Pencuri Kabel Bus Transjakarta Ditangkap

Pencuri Kabel Bus Transjakarta Ditangkap

Megapolitan
Dua Pekan PSBB, Landainya Kasus Aktif Covid-19 Tak Berbanding Lurus dengan Angka Penyebarannya

Dua Pekan PSBB, Landainya Kasus Aktif Covid-19 Tak Berbanding Lurus dengan Angka Penyebarannya

Megapolitan
Warga Jakarta Cari Hiburan ke Bekasi Selama PSBB, Wali Kota: Asal Protokol Kesehatan Dijaga

Warga Jakarta Cari Hiburan ke Bekasi Selama PSBB, Wali Kota: Asal Protokol Kesehatan Dijaga

Megapolitan
Polisi Buru Pebalap Liar yang Aksinya Tersebar di Media Sosial

Polisi Buru Pebalap Liar yang Aksinya Tersebar di Media Sosial

Megapolitan
Distribusi Bansos Tahap VII di Jakarta Timur Molor

Distribusi Bansos Tahap VII di Jakarta Timur Molor

Megapolitan
Mengenang 28 September 2016

Mengenang 28 September 2016

Megapolitan
Berulang Kali Langgar Protokol Kesehatan, Warnet dan 4 Kafe di Bekasi Disegel Tiga Hari

Berulang Kali Langgar Protokol Kesehatan, Warnet dan 4 Kafe di Bekasi Disegel Tiga Hari

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X