Kompas.com - 09/06/2020, 16:23 WIB
Paket bansos dari Pemprov DKI yang diterima warga di Kelurahan Gedong, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Kamis (14/5/2020). Ia merasa tidak layak menerima paket sembako tersebut. IstimewaPaket bansos dari Pemprov DKI yang diterima warga di Kelurahan Gedong, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Kamis (14/5/2020). Ia merasa tidak layak menerima paket sembako tersebut.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bakal menyalurkan bantuan sosial kepada warga miskin dan rentan miskin yang terdampak Covid-19 di DKI Jakarta hingga Desember 2020 mendatang.

Hal ini sesuai dengan langkah Pemerintah Pusat yang telah terlebih dahulu memperpanjang penyaluran bansos ini.

"Sesuai arahan dari pimpinan bahwa DKI Jakarta juga tetap memberikan bansos sejalan dengan Pemerintah Pusat sampai bulan Desember," ucap Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta Irmansyah saat dikonfirmasi, Selasa (9/6/2020).

Baca juga: Dinsos Tangsel: Ada Kesalahan Pengiriman Paket Bansos ke Warga Pesona Serpong

Adapun anggaran untuk penyaluran bansos hingga Desember 2020 ini secara keseluruhan dialokasikan sebesar Rp 5,3 triliun.

Mengenai anggaran yang mesti digelontorkan untuk perpanjangan Bansos ini. Irmansyah mengaku masih melakukan pembahasan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tetapi yang jelas anggaran yang disediakan akan diambil dari biaya bantuan sosial Covid-19 DKI Jakarta yang secara keseluruhan mencapai Rp 5,3 triliun

"Kami belum tahu persis. Tapi tadi sudah disampaikan bahwa kita sudah menyiapkan dana keseluruhannya itu kurang lebih Rp 5,3 triliunan," tuturnya.

Meski demikian, teknis penyaluran bansos itu masih dibahas oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Pemprov DKI Jakarta pun kini masih mengomunikasikan penyaluran ini kepada Pemerintah Pusat supaya distribusi bansos itu tak tumpang tindih.

Baca juga: Video Viral Warga Pesona Serpong Protes Wilayahnya Hanya Dapat 1 Paket Bansos, Ini Kata Ketua RW

"Yang pasti sekarang yang kita lakukan ini, kalau di Kemsos 6 yah, kita masuk, berarti kita tahapnya 5, itu selesai. Setelah itu, berarti kita akan bahas lagi, apakah tahapan dilakukan per bulan kah atau seperti apa, nanti kita bahas lebih jauh lagi dengan kemensos," kata dia.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ancol Sediakan Kantong Parkir untuk Pengunjung dengan Pelat Kendaraan Tak Sesuai Ganjil Genap

Ancol Sediakan Kantong Parkir untuk Pengunjung dengan Pelat Kendaraan Tak Sesuai Ganjil Genap

Megapolitan
Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Ancol, Jumlah Pengunjung Meningkat

Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Ancol, Jumlah Pengunjung Meningkat

Megapolitan
Tak Sejalan dengan Dishub DKI, Polisi Tetapkan Motor Kena Aturan Ganjil Genap di Tempat Wisata

Tak Sejalan dengan Dishub DKI, Polisi Tetapkan Motor Kena Aturan Ganjil Genap di Tempat Wisata

Megapolitan
Boleh Masuk Ancol, Anak-anak Asyik Bermain Pasir dan Berlarian di Kawasan Pantai

Boleh Masuk Ancol, Anak-anak Asyik Bermain Pasir dan Berlarian di Kawasan Pantai

Megapolitan
Pemkot Belum Setor Naskah Akademik, Perda Kota Religius Depok Terancam Ditunda Pembahasannya

Pemkot Belum Setor Naskah Akademik, Perda Kota Religius Depok Terancam Ditunda Pembahasannya

Megapolitan
Taman Margasatwa Ragunan Kembali Dibuka, Pengunjung Capai 4.901 Orang

Taman Margasatwa Ragunan Kembali Dibuka, Pengunjung Capai 4.901 Orang

Megapolitan
Tak Sesuai Aturan Dishub, Motor Juga Kena Ganjil Genap di Kawasan Ancol

Tak Sesuai Aturan Dishub, Motor Juga Kena Ganjil Genap di Kawasan Ancol

Megapolitan
Satpol PP Gerebek Rumah Kos dan Hotel di Tangerang, 4 Perempuan dan 4 Pasangan Bukan Suami Terjaring Razia

Satpol PP Gerebek Rumah Kos dan Hotel di Tangerang, 4 Perempuan dan 4 Pasangan Bukan Suami Terjaring Razia

Megapolitan
Naskah Akademik Tak Kunjung Disetor ke DPRD, Pemkot Depok Sembunyi-sembunyi soal Perda Kota Religius?

Naskah Akademik Tak Kunjung Disetor ke DPRD, Pemkot Depok Sembunyi-sembunyi soal Perda Kota Religius?

Megapolitan
Keceriaan dan Senyum Lebar Pedagang Kelinci Sambut Wisata Ragunan Dibuka Lagi...

Keceriaan dan Senyum Lebar Pedagang Kelinci Sambut Wisata Ragunan Dibuka Lagi...

Megapolitan
Hari Pertama Dibuka, Ragunan Dikunjungi Ribuan Warga, Banyak Orangtua Bawa Anaknya Berwisata

Hari Pertama Dibuka, Ragunan Dikunjungi Ribuan Warga, Banyak Orangtua Bawa Anaknya Berwisata

Megapolitan
Mayat Tanpa Identitas Terbungkus Kain Ditemukan di Bantaran KBT Cilincing

Mayat Tanpa Identitas Terbungkus Kain Ditemukan di Bantaran KBT Cilincing

Megapolitan
Polisi Akan Selidiki Keterlibatan Pihak Lain dalam Kasus Rachel Vennya Kabur dari Karantina

Polisi Akan Selidiki Keterlibatan Pihak Lain dalam Kasus Rachel Vennya Kabur dari Karantina

Megapolitan
Polisi Panggil Rachel Vennya Terkait Nopol RFS Senin 25 Oktober

Polisi Panggil Rachel Vennya Terkait Nopol RFS Senin 25 Oktober

Megapolitan
Polisi: Volume Kendaraan ke Arah Mal Lebih Tinggi Dibandingkan ke Tempat Wisata

Polisi: Volume Kendaraan ke Arah Mal Lebih Tinggi Dibandingkan ke Tempat Wisata

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.