Gangguan Jiwa, Seorang Pemuda Bakar Rumahnya di Bekasi

Kompas.com - 11/06/2020, 12:22 WIB
Ilustrasi kebakaran ShutterstockIlustrasi kebakaran
Penulis Cynthia Lova
|

BEKASI, KOMPAS.com - Seorang pemuda berinisial R (30) membakar rumahnya sendiri di kawasan Bekasi Mede, Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Rabu (10/6/2020) malam.

Akibatnya, rumah dan sepeda motornya terbakar. Sementara R mengalami luka bakar.

Kapolsek Bekasi Timur Kompol Sutoyo mengatakan, R awalnya mengamuk di dalam rumahnya yang kala itu sedang terkunci.

"R diketahui telah stres bertahun-tahun sedang mengamuk di dalam rumahnya yang sudah terkunci," ujar Sutoyo melalui keterangan tertulis, Kamis (11/6/2020).

Baca juga: 51 Pedagang di 6 Pasar Jakarta Positif Covid-19, Berikut Daftarnya

Warga yang kala itu mendengar R mengamuk mencoba memanggil dari luar rumah. Namun, tak ada respons dari R.

Selanjutnya, warga mencoba mencari keluarga R yang kala itu tengah berada di luar rumah.

Sayangnya, seketika rumah R terbakar. Diduga, R menyulut api di dalam rumah.

Beruntung, api yang sudah berkobar tak menyambar ke rumah tetangga lainnya. Warga bersama-sama memadamkan api dengan alat seadanya. 

"Warga juga menyelamatkan R yang saat kejadian ada di pojok salah satu kamar," kata Sutoyo.

Baca juga: Jatuh Lewat Jalanan Tak Rata, Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk Kontainer di Cengkareng

Tak lama kemudian, petugas pemadam kebakaran datang dan langsung memadamkan api.

Sebanyak 20 personel dan enam unit mobil dikerahkan. Sekitar pukul 22.45 WIB, api berhasil dipadamkan.

R kemudian dibawa ke RS Mekar Sari untuk dirawat dengan luka di tubuhnya.

"R sudah dievakuasi dan diobati karena luka bakar di bagian punggung dan wajah," tutur Sutoyo.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PSI Nilai Sikap Anies soal Toa dalam Hadapi Banjir Tak Konsisten dan Coba-coba

PSI Nilai Sikap Anies soal Toa dalam Hadapi Banjir Tak Konsisten dan Coba-coba

Megapolitan
Pemprov DKI Masih Kaji Perlombaan yang Boleh Diadakan Saat 17 Agustus

Pemprov DKI Masih Kaji Perlombaan yang Boleh Diadakan Saat 17 Agustus

Megapolitan
UPDATE 8 Agustus: Tambah 721 Kasus Positif Covid-19, DKI Kembali Catat Lonjakan Tertinggi

UPDATE 8 Agustus: Tambah 721 Kasus Positif Covid-19, DKI Kembali Catat Lonjakan Tertinggi

Megapolitan
Saluran Injeksi Bocor, Sebuah Truk Terbakar di Pinggir Tol Cakung

Saluran Injeksi Bocor, Sebuah Truk Terbakar di Pinggir Tol Cakung

Megapolitan
Sekelompok Warga Datangi Rumah Sakit di Grogol Minta Jenazah Dikeluarkan

Sekelompok Warga Datangi Rumah Sakit di Grogol Minta Jenazah Dikeluarkan

Megapolitan
Bantah Pasar Jaya, Pihak Keluarga Pastikan Satu Pedagang Pasar Mayestik Meninggal karena Covid-19

Bantah Pasar Jaya, Pihak Keluarga Pastikan Satu Pedagang Pasar Mayestik Meninggal karena Covid-19

Megapolitan
Hemat Pengeluaran Kuota Internet, Guru Diminta Manfaatkan Wifi Sekolah

Hemat Pengeluaran Kuota Internet, Guru Diminta Manfaatkan Wifi Sekolah

Megapolitan
Pemprov DKI Sebut Flyover Tapal Kuda Lenteng Agung dan Tanjung Barat Bisa Jadi Ikon Jakarta

Pemprov DKI Sebut Flyover Tapal Kuda Lenteng Agung dan Tanjung Barat Bisa Jadi Ikon Jakarta

Megapolitan
Kisah Surjana, Penjual Bendera Musiman yang Merantau ke Jakarta Sejak Umur 10 Tahun

Kisah Surjana, Penjual Bendera Musiman yang Merantau ke Jakarta Sejak Umur 10 Tahun

Megapolitan
Syarat Jadi Agen Detektif Wanita: Cantik dan Pintar Berkamuflase untuk Uji Kesetiaan Lelaki

Syarat Jadi Agen Detektif Wanita: Cantik dan Pintar Berkamuflase untuk Uji Kesetiaan Lelaki

Megapolitan
Pemkot Bekasi Bagikan Ribuan Paket Sembako kepada Korban PHK Selama Pandemi

Pemkot Bekasi Bagikan Ribuan Paket Sembako kepada Korban PHK Selama Pandemi

Megapolitan
Sebuah Gudang di Penjaringan Terbakar, Diduga akibat Korsleting

Sebuah Gudang di Penjaringan Terbakar, Diduga akibat Korsleting

Megapolitan
Jasa Detektif Wanita, Lihai Menggoda Pria-pria Nakal yang Tak Setia

Jasa Detektif Wanita, Lihai Menggoda Pria-pria Nakal yang Tak Setia

Megapolitan
Harga Bendera Merah Putih di Pinggir Jalan, Paling Murah Rp 15.000

Harga Bendera Merah Putih di Pinggir Jalan, Paling Murah Rp 15.000

Megapolitan
Diduga Korsleting, Rumah Dua Lantai di Penjaringan Terbakar

Diduga Korsleting, Rumah Dua Lantai di Penjaringan Terbakar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X