Satpol PP Jakpus Akan Patroli di Pasar-pasar untuk Awasi Penerapan Protokol Kesehatan

Kompas.com - 11/06/2020, 13:40 WIB
Warga berbelanja kebutuhan lebaran di Pasar Klender, Jakarta Timur, Jumat (22/5/2020). Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H, pasar tradisional ramai dikunjungi warga meskipun dalam masa pandemi COVID-19, tanpa memperhatikan protokol kesehatan seperti memakai masker dan menjaga jarak. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGWarga berbelanja kebutuhan lebaran di Pasar Klender, Jakarta Timur, Jumat (22/5/2020). Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H, pasar tradisional ramai dikunjungi warga meskipun dalam masa pandemi COVID-19, tanpa memperhatikan protokol kesehatan seperti memakai masker dan menjaga jarak.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Satpol PP Jakarta Pusat bakal menggencarkan patroli di pasar-pasar untuk memastikan protokol kesehatan dijalankan dengan baik oleh pedagang maupun pengunjung.

Kepala Seksi Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol PP Jakarta Pusat Gatra Pratama mengatakan, pihaknya memusatkan pengawasan di area pasar yang selama ini menjadi salah satu titik keramaian.

Apalagi di sana masih banyak warga yang lalai menjalankan protokol kesehatan saat beraktivitas di pasar, seperti menjaga jarak fisik dan menggunakan masker.

"Pasar ini salah satu pusat berkumpul orang dan keramaian. Oleh karena itu kita pusatkan tempat-tempat keramaian yang mana orang itu kan biasanya suka lupa dan lalai," ujarnya Kamis (11/6/2020).

Baca juga: 51 Pedagang di 6 Pasar Jakarta Positif Covid-19, Berikut Daftarnya

Pada masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi, kata Gatra, petugas akan terus memberikan imbauan kepada masyarakat untuk menjalankan protokol.

Namun, petugas juga dapat memberikan sanksi tegas berupa teguran tertulis, kerja sosial sampai denda administratif kepada warga yang tidak menggunakan masker.

Menurut Gatra, penindakan yang dilakukan itu sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 51 Tahun 2020 tentang PSBB Transisi.

"Massa transisi ini bukan berati bebas sebebas-bebasnya, tapi masker itu dijadikan gaya hidup dan mode untuk mencegah penyebaran virus covid-19," ungkapnya.

Diketahui, kawasan pasar menjadi salah satu lokasi yang berpotensi menjadi tempat penyebaran Covid-19.

Kondisi ini terlihat dengan ditemukannya sejumlah pedagang di pasar wilayah Jakarta yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Baca juga: Dari Pedagang hingga Sekuriti Jalani Rapid Test di Pasar Slipi Palmerah

Berdasarkan data Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI), ada 51 pedagang di enam pasar wilayah Jakarta yang terkonfirmasi positif Covid-19 per Kamis (11/6/2020) pukul 10.00 WIB

Para pedagang pasar tersebut dinyatakan terpapar SARS-CoV-2 berdasarkan hasil pemeriksaan swab yang sudah dilakukan.

Berikut rinciannya berdasarkan data IKAPPI:

1. Pasar Perumnas Klender: 20 pedagang

2. Pasar Mester Jatinegara: 1 pedagang

3. Pasar Serdang Kemayoran: 9 pedagang

4. Pasar Kedip, Kebayoran Lama: 2 pedagang

5. Pasar Rawa Kerbau, Cempaka Putih: 14 pedagang

6. Pasar Induk Kramat Jati: 5 pedagang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kecelakaan Ojol dengan Truk Tangki di Kebon Jeruk, Saksi: Helm Utuh, Korban Tewas

Kecelakaan Ojol dengan Truk Tangki di Kebon Jeruk, Saksi: Helm Utuh, Korban Tewas

Megapolitan
Laka Lantas Libatkan Motor dan Truk Tangki di Kebon Jeruk, Seorang Penumpang Ojol Tewas

Laka Lantas Libatkan Motor dan Truk Tangki di Kebon Jeruk, Seorang Penumpang Ojol Tewas

Megapolitan
2 Pemuda Penabrak Tim Patroli Presisi Polda Metro Jaya di Tanjung Priok Kedapatan Bawa Sabu

2 Pemuda Penabrak Tim Patroli Presisi Polda Metro Jaya di Tanjung Priok Kedapatan Bawa Sabu

Megapolitan
Beratnya Jadi Pejalan Kaki di Jakarta, Kota yang Tidak Dirancang untuk Manusia

Beratnya Jadi Pejalan Kaki di Jakarta, Kota yang Tidak Dirancang untuk Manusia

Megapolitan
Pertahakan Motor dari Rampasan Begal, Seorang Remaja di Tapos Dibacok

Pertahakan Motor dari Rampasan Begal, Seorang Remaja di Tapos Dibacok

Megapolitan
Banjir di Tegal Alur Surut, Tinggal Permukiman di Bantaran Kali Semongol Masih Tergenang

Banjir di Tegal Alur Surut, Tinggal Permukiman di Bantaran Kali Semongol Masih Tergenang

Megapolitan
Mulanya Hendak Diberhentikan, 2 Remaja Justru Tabrak Anggota Patroli Presisi Polda Metro di Tanjung Priok

Mulanya Hendak Diberhentikan, 2 Remaja Justru Tabrak Anggota Patroli Presisi Polda Metro di Tanjung Priok

Megapolitan
Ibu Hamil di Depok Mau Jual Ginjal, Akui Tak Sanggup Lagi Gali Lubang Tutup Lubang

Ibu Hamil di Depok Mau Jual Ginjal, Akui Tak Sanggup Lagi Gali Lubang Tutup Lubang

Megapolitan
Sopir Mobil Mabuk Tabrak Pemotor di Jalan Sudirman, Lalu Kabur dan Tabrak 3 Kendaraan Lain

Sopir Mobil Mabuk Tabrak Pemotor di Jalan Sudirman, Lalu Kabur dan Tabrak 3 Kendaraan Lain

Megapolitan
Jalan Green Boulevard BSD City Direncanakan Jadi Lokasi 'Street Race'

Jalan Green Boulevard BSD City Direncanakan Jadi Lokasi "Street Race"

Megapolitan
Sopir Mobil Diduga Mabuk Tabrak 4 Kendaraan di Jalan Jenderal Sudirman

Sopir Mobil Diduga Mabuk Tabrak 4 Kendaraan di Jalan Jenderal Sudirman

Megapolitan
Ibu Hamil di Depok Ingin Jual Ginjal, Apakah Jual Beli Organ Tubuh Dibolehkan?

Ibu Hamil di Depok Ingin Jual Ginjal, Apakah Jual Beli Organ Tubuh Dibolehkan?

Megapolitan
Ibu Hamil di Depok Mau Jual Ginjal, Mulanya Rugi Nyaris Rp 1 Miliar dari Bisnis Minyak Goreng

Ibu Hamil di Depok Mau Jual Ginjal, Mulanya Rugi Nyaris Rp 1 Miliar dari Bisnis Minyak Goreng

Megapolitan
Jadi TNI Gadungan Untuk Nikahi Kekasih, Seorang Pria Ditangkap Polisi di Jatinegara

Jadi TNI Gadungan Untuk Nikahi Kekasih, Seorang Pria Ditangkap Polisi di Jatinegara

Megapolitan
Hendak Antar Pesanan, Kurir Makanan Diduga Dikeroyok Dua Pria di Ciledug Raya

Hendak Antar Pesanan, Kurir Makanan Diduga Dikeroyok Dua Pria di Ciledug Raya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.