Penumpang MRT Jakarta Ditargetkan 70 Ribu per Hari

Kompas.com - 12/06/2020, 11:19 WIB
Direktur Utama PT MRT Jakarta William P Sabandar saat pemaparan di Kantor PT MRT Jakarta, Gedung Wisma Nusantara, Jakarta Pusat, Kamis (27/2/2020) KOMPAS.COM/RYANA ARYADITA UMASUGIDirektur Utama PT MRT Jakarta William P Sabandar saat pemaparan di Kantor PT MRT Jakarta, Gedung Wisma Nusantara, Jakarta Pusat, Kamis (27/2/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta William P Sabandar menargetkan penumpang kereta MRT Jakarta bisa mencapai 70 ribu per hari jika seluruh sektor telah beroperasi normal.

PT MRT Jakarta tak menargetkan penumpang bisa mencapai 100 ribu per hari seperti sebelumnya karena masih dalam masa transisi pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sehingga harus berjaga jarak.

"Ketika kegiatan-kegiatan mulai beraktivigtas kembali kita merencanakan naik sampai 60 hingga 70 ribu penumpang per hari. Pertanyaannya apa bisa 100 ribu? Jawabannya akan sulit dicapai karena sepanjang pembatasan sosial diberlakukan maka kapasitas kereta MRT tidak akan bisa menampung penuh," kata William dalam diskusi virtual MRT, Kamis (11/6/2020).

Baca juga: MRT Dorong Penumpang Gunakan QR Code untuk Beli Tiket

Sejak aktivitas perkantoran secara bertahap mulai dibuka lagi walau masih masa transisi PSBB, ada peningkatan jumlah penumpang transportasi tersebut.

Jumlah penumpang mulai mencapau angka 13 ribu pada Rabu lalu.

"Senin seluruh stasiun dibuka kembali. Jumlah penumpang kami mulai secara perlahan naik. Per kemarin (Rabu) jumlah penumpang mencapai 13.308 penumpang," kata dia.

William menyebut, jam operasional MRT Jakarta tidak sampai jam 24.00 WIB. Saat ini MRT Jakarta beroperasi mulai pukul 05.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB.

Selang waktu perjalanan antar kereta (headway) sudah kembali normal, yakni tiap 5 menit di jam sibuk dan tiap 10 menit di luar jam sibuk.

"Memang sudah kembali dengan menggunakan 7 dan 14 rangkaian kereta pada jam sibuk. Kalau kita lihat sudah naik 6 atau 5 kali lipat dibandingkan minggu lalu. Memang belum naik signifikan karena mal-mal belum buka," tuturnya.

Baca juga: MRT Jakarta Tiadakan Gerbong Khusus Wanita Saat Masa Transisi PSBB

Semua stasiun MRT sudah beroperasi penuh selama PSBB transisi yakni Stasiun Bendungan Hilir, Stasiun Senayan, Stasiun Haji Nawi, Blok A, ASEAN, Stasiun Istora Mandiri, dan Stasiun Setiabudi Astra Lebak Bulus Grab, Fatmawati, Cipete Raya, Blok M BCA, Dukuh Atas BNI, dan Bundaran HI.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 17 Januari: Bertambah di Inggris dan Kuwait, Total 2.816 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri

UPDATE 17 Januari: Bertambah di Inggris dan Kuwait, Total 2.816 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri

Megapolitan
Saat Kematian Akibat Covid-19 Meningkat Karena Faskes Penuh . . .

Saat Kematian Akibat Covid-19 Meningkat Karena Faskes Penuh . . .

Megapolitan
Tempat Tidur ICU di RS Rujukan Covid-19 Jakarta Tersisa 63

Tempat Tidur ICU di RS Rujukan Covid-19 Jakarta Tersisa 63

Megapolitan
Tangis Tak Henti dan Kenangan Rekan Sejawat di Pemakaman Pramugari Nam Air Isti Yudha Prastika

Tangis Tak Henti dan Kenangan Rekan Sejawat di Pemakaman Pramugari Nam Air Isti Yudha Prastika

Megapolitan
Warga Depok Meninggal di Taksi Online Usai Ditolak 10 RS Covid-19, Bukti Pandemi Makin Gawat

Warga Depok Meninggal di Taksi Online Usai Ditolak 10 RS Covid-19, Bukti Pandemi Makin Gawat

Megapolitan
Penghuni Indekos Kaget Motornya Terbakar di Pinggir Jalan, Diduga Hendak Dicuri

Penghuni Indekos Kaget Motornya Terbakar di Pinggir Jalan, Diduga Hendak Dicuri

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Tangis Keluarga Sambut Pramugari Korban Sriwijaya Air | Fakta Gugatan Terhadap Raffi Ahmad

[POPULER JABODETABEK] Tangis Keluarga Sambut Pramugari Korban Sriwijaya Air | Fakta Gugatan Terhadap Raffi Ahmad

Megapolitan
UPDATE: Total 298 Kantong Berisi Bagian Tubuh Korban Sriwijaya Air Diserahkan ke DVI Polri

UPDATE: Total 298 Kantong Berisi Bagian Tubuh Korban Sriwijaya Air Diserahkan ke DVI Polri

Megapolitan
UPDATE 16 Januari: Ada 4.275 Kasus Covid-19 di Tangsel, Tambah 37

UPDATE 16 Januari: Ada 4.275 Kasus Covid-19 di Tangsel, Tambah 37

Megapolitan
UPDATE: Tim SAR Pencarian Sriwijaya Air SJ 182 Terima 9 Kantong Temuan dari Bakamla dan KRI Kurau

UPDATE: Tim SAR Pencarian Sriwijaya Air SJ 182 Terima 9 Kantong Temuan dari Bakamla dan KRI Kurau

Megapolitan
Diduga Korsleting, Mobil Terbakar di Jalan Tol Layang Wiyoto Wiyono

Diduga Korsleting, Mobil Terbakar di Jalan Tol Layang Wiyoto Wiyono

Megapolitan
UPDATE Sabtu Sore: Basarnas Terima 17 Kantong Jenazah Potongan Tubuh dan Sekantong Barang Pribadi Korban Sriwijaya Air

UPDATE Sabtu Sore: Basarnas Terima 17 Kantong Jenazah Potongan Tubuh dan Sekantong Barang Pribadi Korban Sriwijaya Air

Megapolitan
3.536 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, Tertinggi Selama Pandemi

3.536 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, Tertinggi Selama Pandemi

Megapolitan
KPAI Minta Pelaku Pencabulan Anak Tiri di Jakarta Barat Dihukum Berat

KPAI Minta Pelaku Pencabulan Anak Tiri di Jakarta Barat Dihukum Berat

Megapolitan
Pramugari Korban Sriwijaya Air Dikenang Rekannya sebagai Sosok yang Mengayomi dan Humoris

Pramugari Korban Sriwijaya Air Dikenang Rekannya sebagai Sosok yang Mengayomi dan Humoris

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X