Lagi Istirahat di Depan Rumah, Dua Pria di Bekasi Diduga Ditusuk Tetangga

Kompas.com - 12/06/2020, 12:21 WIB
Ilustrasi WWW.PEXELS.COMIlustrasi
Penulis Cynthia Lova
|

BEKASI, KOMPAS.com - Dua orang pria diduga ditusuk tetangganya di Komplek Pura Melati Indah, Pondok Gede Kota Bekasi, Jumat (12/6/2020) sekitar pukul 05.00 WIB.

Peristiwa itu dikonfirmasi Kapolsek Pondok Gede Bekasi Kompol Hersiantory.

“Iya betul (ada penusukan), masih dalam penyelidikan,” ujar Hersiantory saat dihubungi, Jumat ini.

Baca juga: Ibu yang Baru Melahirkan di Kramat Jati Positif Covid-19, Bayinya Negatif

Hersiantory mengatakan, peristiwa penusukan tersebut terjadi ketika VT, korban pertama dan DR, temannya pulang ke rumah setelah beraktivitas di luar.

Kerena sudah larut malam, pintu rumahnya sudah dikunci. VT dan DR memilih beristirahat di depan rumahnya karena tak mau menganggu orang rumah.

“Info awal ini baru yang saya dapat, jadi korban, ya itu pulang larut nah enggak dibukakan pintu. Ini info awal demikian, dia tidak bisa masuk rumah berdua sama temannya, sehingga nongkronglah di depan rumah,” ucap Hersiantory.

Baca juga: 117 Karyawan di Kota Bekasi Kena PHK Akibat Pandemi Covid-19

Ketika VT dan DR berisirahat, tiba-tiba saja ada tetangga rumahnya yang menghampiri mereka.

VT dan DR sempat ditanyakan beberapa pertanyaan, lalu cek-cok hingga akhirnya tetangganya tersebut menusuk mereka dengan pisau.

“Iya tetangganya (yang menusuk), makanya sekarang kita lagi nanyain bagaimana kronologinya yang asli,” kata Hersiantory.

Ia mengatakan, pihaknya kini masih mendalami kasus tersebut.

“Korban lagi di sini (Polsek), kita sedang tanya-tanyain bagaimana kejadiannya. Kita masih dalami, perkembangannya nanti saya sampaikan,” tutur dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral Video Pengemudi Ojol Dibegal di Klender, Polisi Lakukan Penyelidikan

Viral Video Pengemudi Ojol Dibegal di Klender, Polisi Lakukan Penyelidikan

Megapolitan
Debat Pilkada Depok: Pradi Janjikan Dana RW, Imam Dana Kelurahan

Debat Pilkada Depok: Pradi Janjikan Dana RW, Imam Dana Kelurahan

Megapolitan
Debat Kandidat Pilkada Depok: Imam Tanya soal Kesehatan, Pradi Malah Bahas UMKM

Debat Kandidat Pilkada Depok: Imam Tanya soal Kesehatan, Pradi Malah Bahas UMKM

Megapolitan
Polisi Tangkap Spesialis Pencuri Sepeda MTB di Jakarta

Polisi Tangkap Spesialis Pencuri Sepeda MTB di Jakarta

Megapolitan
Pradi: Kami Akan Jaga Pertumbuhan Ekonomi Depok Tanpa Korbankan Kesehatan Warga

Pradi: Kami Akan Jaga Pertumbuhan Ekonomi Depok Tanpa Korbankan Kesehatan Warga

Megapolitan
Imam Sebut 1.000 Kios Sudah Dibangun di Depok, Afifah: Lihat Kenyataan di Lapangan

Imam Sebut 1.000 Kios Sudah Dibangun di Depok, Afifah: Lihat Kenyataan di Lapangan

Megapolitan
Atasi Masalah Generasi Muda, Idris-Imam Janji Bangun Alun-alun hingga Depok Creative Hub

Atasi Masalah Generasi Muda, Idris-Imam Janji Bangun Alun-alun hingga Depok Creative Hub

Megapolitan
Imam Pamer Alpukat dan Belimbing Saat Debat Kandidat Pilkada Depok

Imam Pamer Alpukat dan Belimbing Saat Debat Kandidat Pilkada Depok

Megapolitan
Debat Kandidat Pilkada Depok, Imam Budi Janji Manfaatkan Lahan Tidur untuk Urban Farming

Debat Kandidat Pilkada Depok, Imam Budi Janji Manfaatkan Lahan Tidur untuk Urban Farming

Megapolitan
Pradi-Afifah Janji Batasi Izin Pendirian Pasar Modern jika Menang Pilkada Depok

Pradi-Afifah Janji Batasi Izin Pendirian Pasar Modern jika Menang Pilkada Depok

Megapolitan
UPDATE 30 November: Ada 2.909 Kasus Covid-19 di Kota Tangerang, Terbanyak di Karawaci

UPDATE 30 November: Ada 2.909 Kasus Covid-19 di Kota Tangerang, Terbanyak di Karawaci

Megapolitan
Rizieq Shihab Diperiksa Besok, Polisi Imbau Simpatisannya Tak Datang ke Polda Metro Jaya

Rizieq Shihab Diperiksa Besok, Polisi Imbau Simpatisannya Tak Datang ke Polda Metro Jaya

Megapolitan
Debat Pilkada Depok, Imam Budi Sendirian Hadapi Pradi-Afifah

Debat Pilkada Depok, Imam Budi Sendirian Hadapi Pradi-Afifah

Megapolitan
PSI: Jika LRT Velodrome-Dukuh Atas Dihapus, Pemprov DKI Berpotensi Kehilangan Rp 248,6 Miliar Per Tahun

PSI: Jika LRT Velodrome-Dukuh Atas Dihapus, Pemprov DKI Berpotensi Kehilangan Rp 248,6 Miliar Per Tahun

Megapolitan
KPU Tangsel Ajukan Pergantian 1.889 Surat Suara yang Rusak dan Kurang

KPU Tangsel Ajukan Pergantian 1.889 Surat Suara yang Rusak dan Kurang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X