Penyebaran Covid-19 di Kota Bogor Paling Banyak Terjadi di Rumah Sakit

Kompas.com - 12/06/2020, 17:37 WIB
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto saat menggelar video conference menyampaikan perpanjangan masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Transisi hingga satu bulan ke depan, di Balai Kota Bogor, Kamis (4/6/2020). KOMPAS.COM/RAMDHAN TRIYADI BEMPAHWali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto saat menggelar video conference menyampaikan perpanjangan masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Transisi hingga satu bulan ke depan, di Balai Kota Bogor, Kamis (4/6/2020).

BOGOR, KOMPAS.com - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menyimpulkan sebagian besar penambahan kasus positif Covid-19 di Kota Bogor terpapar di rumah sakit.

Bima mengatakan, mereka yang terpapar virus SARS-Cov-2 adalah tenaga medis dan juga pasien yang sedang menjalani rawat jalan.

Dari data yang diterimanya, kelompok tenaga kesehatan yang terinfeksi virus Corona adalah dokter, perawat, radiografer, bidan dan fisioterapi.

Baca juga: Soal Pengusiran Tenaga Medis di Bogor, Gugus Tugas: Biaya Swab PCR Itu Mahal

Sementara, untuk di luar tenaga kesehatan antara lain orang yang berobat ke rumah sakit, keluarga tenaga kesehatan, pasien yang sedang dirawat, dan teknisi IT di rumah sakit.

"Dalam catatan kami sebagian besar dalam kasus ini, sumbernya adalah terjadi penularan di tiga rumah sakit," ungkap Bima, Jumat (12/6/2020).

Bima menuturkan, atas kondisi itu, ia memerintahkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor untuk melakukan audit protokol kesehatan terhadap seluruh rumah sakit dan fasilitas kesehatan yang ada di Kota Bogor.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bima juga memutuskan ke depan agar seluruh pasien yang menjalani isolasi mandiri dipusatkan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor. Sehingga, pengawasan dan pemantauan pasien bisa lebih ketat.

Baca juga: Ojek Online Belum Boleh Angkut Penumpang di Bogor, Depok, dan Bekasi

"Jangan sampai rumah sakit jadi tempat penularan Covid-19,” sebut Bima.

Dari data Covid-19 Kota Bogor, Rabu (10/6/2020), terjadi penambahan kasus pasien positif yang cukup besar. Tercatat, ada 16 penambahan kasus positif Covid-19.

Sementara, ada 135 pasien yang terkonfirmasi positif di hari itu.

Angka tersebut sekaligus mencatatkan jumlah penambahan kasus positif terbanyak selama wabah pandemi di Kota Bogor.

Baca juga: Tambah 16, Kenaikan Kasus Positif Covid-19 di Bogor Tertinggi Sejak Maret

Sedangkan data per Jumat (12/6/2020), pasien yang terkonfirmasi positif sebanyak 143 orang.

Pasien sembuh sebanyak 69 orang, pasien yang menjalani perawatan berjumlah 59 orang, serta yang meninggal berjumlah 15 orang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

1.317 Pelajar di Jaksel Rekam Data e-KTP, Bakal Dicetak Saat Mereka Berusia 17 Tahun

1.317 Pelajar di Jaksel Rekam Data e-KTP, Bakal Dicetak Saat Mereka Berusia 17 Tahun

Megapolitan
Polda Metro Jaya Tangkap Artis Peran Berinisial JS Terkait Kasus Narkoba

Polda Metro Jaya Tangkap Artis Peran Berinisial JS Terkait Kasus Narkoba

Megapolitan
Polisi Periksa 7 Saksi Terkait Kebakaran di Tambora yang Tewaskan 5 Orang

Polisi Periksa 7 Saksi Terkait Kebakaran di Tambora yang Tewaskan 5 Orang

Megapolitan
Polisi Sebut 5 Orang Tewas karena Terjebak dalam Kebakaran di Tambora

Polisi Sebut 5 Orang Tewas karena Terjebak dalam Kebakaran di Tambora

Megapolitan
Polda Metro Jaya Akan Tertibkan Atribut Ormas di Semua Wilayah

Polda Metro Jaya Akan Tertibkan Atribut Ormas di Semua Wilayah

Megapolitan
Pedagang Kalideres Mengaku Rugi hingga Rp 300 Juta karena Kebakaran, Hanya Ditawari Uang Kerahiman Rp 5.000.000

Pedagang Kalideres Mengaku Rugi hingga Rp 300 Juta karena Kebakaran, Hanya Ditawari Uang Kerahiman Rp 5.000.000

Megapolitan
Dituding Minta Uang Cabut Laporan, Adam Deni Laporkan Kuasa Hukum Jerinx

Dituding Minta Uang Cabut Laporan, Adam Deni Laporkan Kuasa Hukum Jerinx

Megapolitan
Kekecewaan Buruh Terhadap Anies: Sebelumnya Duduk Bareng, Kini Tak Ditemui

Kekecewaan Buruh Terhadap Anies: Sebelumnya Duduk Bareng, Kini Tak Ditemui

Megapolitan
4 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Lalu Lintas di Serpong

4 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Lalu Lintas di Serpong

Megapolitan
Lintasi Jalan Bergelombang, Mobil Boks Terguling di Pondok Indah

Lintasi Jalan Bergelombang, Mobil Boks Terguling di Pondok Indah

Megapolitan
Sepanjang 2021, Jumlah Penumpang KRL Capai Angka Tertinggi pada November

Sepanjang 2021, Jumlah Penumpang KRL Capai Angka Tertinggi pada November

Megapolitan
Duduk Perkara Pemkab Bekasi Beri Info Keliru soal Warga Terpapar Omicron

Duduk Perkara Pemkab Bekasi Beri Info Keliru soal Warga Terpapar Omicron

Megapolitan
Fakta Soal Varian Omicron di Jakarta, Belum Ditemukan dan Kabar yang Sebelumnya Beredar Keliru

Fakta Soal Varian Omicron di Jakarta, Belum Ditemukan dan Kabar yang Sebelumnya Beredar Keliru

Megapolitan
RS Polri Identifikasi 5 Korban Tewas Kebakaran di Tambora lewat DNA

RS Polri Identifikasi 5 Korban Tewas Kebakaran di Tambora lewat DNA

Megapolitan
Sumur Resapan Ambles di Lebak Bulus Diaspal, Kontraktor: Itu Inisiatif Kami, Bukan Program Pemerintah

Sumur Resapan Ambles di Lebak Bulus Diaspal, Kontraktor: Itu Inisiatif Kami, Bukan Program Pemerintah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.