Pengunjung Mal Dibatasi 50 Persen, Cilandak Town Square Siap Merugi

Kompas.com - 12/06/2020, 18:54 WIB
Walikota Jakarta Selatan, Marullah Matali melakukan pemantauan di Mall Cilandak Town Square, Jumat (12/6/2020) KOMPAS.COM/WALDA MARISONWalikota Jakarta Selatan, Marullah Matali melakukan pemantauan di Mall Cilandak Town Square, Jumat (12/6/2020)
|

JAKARTA,KOMPAS.com - Direktur Marketing Cilandak Town Square, Artur, mengaku menerima risiko aturan pembatasan jumlah pengunjung hingga 50 persen.

Meskipun, dia tidak memungkiri pihaknya akan merugi akibat regulasi tersebut.

"Ya ada (rugi), tapi kan di sini kita membicarakan tentang jangka panjang ya. Kita harus mendukung aturan pemerintah. Dari mal dan juga tenant kita semua bertanggung jawab menjaga kesehatan masyarakat," kata dia, Jumat (12/6/2020).

Tidak hanya mengikuti aturan pembatasan jumlah pengunjung, pihaknya juga sudah mempersiapkan fasilitas dan protokol kesehatan sesuai dengan ketentuan PSBB.

Dia yakin tanggal 15 Juni nanti, Cilandak Town Square sudah siap beroperasi sesuai standard peraturan pemerintah.

Baca juga: Wali Kota Jaksel: Tenant Mal yang Langgar Peraturan PSBB Bisa Ditutup

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jadi hal-hal standar seperti thermo gun, semua tenant beroperasi 50 persen kapasitas, dicek suhu tubuhnya, cuci tangan, itu semua sudah kita lakukan untuk menyambut pembukaan kembali mal ini," tutup Artur.

Sebelumnya, Wali Kota Jakarta Selatan, Marullah Matali mengatakan setiap pusat perbelanjaan hanya diperbolehkan menerima 50 persen jumlah pengunjung pada saat pembukaan nanti.

"Kita terapkan 50 persen dulu. Jadi yang masuk 50 persen dari kapasitas mall. Ini saya juga sudah diskusikan dengan pengelola nanti kapasitas yang tahu beliau," kata Marullah ketika memeriksa kesiapan mal Cilandak Town Square sebelum kembali buka pada 15 Juni mendatang, Jumat.

Jika jumlah pengunjung sudah mencapai 50 persen dari kapasitas mal, petugas akan melarang pengunjung untuk masuk ke dalam.

"Nanti kita nilai kalau sudah melampaui 50 persen nanti kita minta pengunjung ke tempat yang lain," kata Marullah.

Baca juga: Mulai Beroperasi 15 Juni, Mal di Jakarta Dilarang Gelar Kegiatan Publik

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hari Ini, 10.000 Buruh Gelar Unjuk Rasa Tagih Janji Anies Naikkan UMP

Hari Ini, 10.000 Buruh Gelar Unjuk Rasa Tagih Janji Anies Naikkan UMP

Megapolitan
Wali Kota Jakut: Tanggul Kawasan Dermaga dan Muara Perlu Ditinggikan

Wali Kota Jakut: Tanggul Kawasan Dermaga dan Muara Perlu Ditinggikan

Megapolitan
KNKT Turun Tangan Setelah 500-an Kecelakaan Bus Transjakarta...

KNKT Turun Tangan Setelah 500-an Kecelakaan Bus Transjakarta...

Megapolitan
Periode Natal dan Tahun Baru 2022, Polres Tangsel Gelar Razia Prokes Covid-10

Periode Natal dan Tahun Baru 2022, Polres Tangsel Gelar Razia Prokes Covid-10

Megapolitan
Mobil Honda HRV Hangus Terbakar di Tol Dalam Kota Slipi

Mobil Honda HRV Hangus Terbakar di Tol Dalam Kota Slipi

Megapolitan
Dua Rumah Terbakar di Tamansari dan Tambora, Diduga akibat Korsleting Listrik

Dua Rumah Terbakar di Tamansari dan Tambora, Diduga akibat Korsleting Listrik

Megapolitan
Duduk Perkara Pebalap Liar Keroyok Polisi di Pondok Indah

Duduk Perkara Pebalap Liar Keroyok Polisi di Pondok Indah

Megapolitan
Bunga Bangkai Tumbuh di Joglo Kembangan, Lurah: Buat Edukasi Anak Sekolah

Bunga Bangkai Tumbuh di Joglo Kembangan, Lurah: Buat Edukasi Anak Sekolah

Megapolitan
Polda Metro Jaya Janji Usut Dugaan Pengaturan Skor Perserang di Liga 2

Polda Metro Jaya Janji Usut Dugaan Pengaturan Skor Perserang di Liga 2

Megapolitan
Kondisi Briptu Irwan yang Dikeroyok Dekat Bundaran Pondok Indah Membaik

Kondisi Briptu Irwan yang Dikeroyok Dekat Bundaran Pondok Indah Membaik

Megapolitan
Polres Jaksel Buru Geng Motor Pengeroyok Polisi di Pondok Indah

Polres Jaksel Buru Geng Motor Pengeroyok Polisi di Pondok Indah

Megapolitan
Masih Diperiksa, Ipda OS Belum Ditahan Usai Jadi Tersangka Penembakan di Exit Tol Bintaro

Masih Diperiksa, Ipda OS Belum Ditahan Usai Jadi Tersangka Penembakan di Exit Tol Bintaro

Megapolitan
Polisi Tegaskan Penembakan yang Dilakukan Ipda OS Tak Dibenarkan meski Bela Diri

Polisi Tegaskan Penembakan yang Dilakukan Ipda OS Tak Dibenarkan meski Bela Diri

Megapolitan
Polisi: Korban Penembakan di Exit Tol Bintaro Mengaku Wartawan yang Sedang Investigasi

Polisi: Korban Penembakan di Exit Tol Bintaro Mengaku Wartawan yang Sedang Investigasi

Megapolitan
Pemprov DKI Upayakan Proyek Tanggul NCICD Berlanjut demi Cegah Banjir Rob

Pemprov DKI Upayakan Proyek Tanggul NCICD Berlanjut demi Cegah Banjir Rob

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.