Mandiri di Tengah Covid-19, Kampung Anggur Kota Tangerang Produksi Masker dan Bahan Pangan Sendiri

Kompas.com - 15/06/2020, 20:20 WIB
Warga menjemur masker berbahan kain di Kampung Anggur, Kelurahan Uwung Jaya, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Banten, Kamis (9/4/2020). Untuk menanggulangi penyebaran virus Covid-19, warga kampung anggrek secara swadaya memproduksi masker dan dibagikan kepada masyarakat sekitar. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGWarga menjemur masker berbahan kain di Kampung Anggur, Kelurahan Uwung Jaya, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Banten, Kamis (9/4/2020). Untuk menanggulangi penyebaran virus Covid-19, warga kampung anggrek secara swadaya memproduksi masker dan dibagikan kepada masyarakat sekitar.
|

TANGERANG, KOMPAS.com - Tidak semua wilayah di Kota Tangerang hanya menengadah tangan menunggu bantuan di tengah Covid-19.

Warga Kampung Anggur yang terletak di RW 03 Kelurahan Uwung Jaya, Cibodas Kota Tangerang memberdayakan diri dengan memproduksi belasan ribu masker.

Ketua RW 03 Uwung Jaya Kecamatan Cibodas Kota Tangerang Budi Santoso mengatakan masker itu sebagian untuk dijual dan sebagian lagi dibagikan gratis.

"Sudah 12.000 masker hampir 70 persen kita bagikan secara gratis," kata dia dalam keterangan diterima Kompas.com, Senin (15/6/2020).

Baca juga: Warga di Zona Merah Covid-19 Kota Tangerang Wajib Urus SPKM jika Bepergian

Tidak hanya masker, Budi mengatakan, kampung yang merupakan binaan dari Polsek Jatiuwung dan Pemkot Tangerang tersebut sudah berhasil membudidayakan lebah trigona dan ikan lele.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Madu yang dihasilkan dari trigona sendiri sudah dinikmati dan dikirim ke berbagai daerah.

"Sudah keluar Tangerang jadi beberapa ke Banyuwangi, Tegal bahkan ke Riau," tutur dia.

Budi mengatakan, penamaan Kampung Anggur sendiri didasari dari singkatan Anggota Masyarakat Bersyukur (Anggur) dan juga pohon anggur di tengah kampung sebagai simbol Kampung Anggur.

Baca juga: Ini Daftar 22 RW Zona Merah di Kota Tangerang yang Wajib Terapkan PSBL

Kampung binaan Polsek Jatiuwung tersebut diapresiasi oleh Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Sugeng Hariyanto karena berhasil mewujudkan ketahanan pangan tingkat lokal.

Dia mengatakan, masyarakat Kampung Anggur terlihat sangat siap dengan krisis pasar apabila terjadi akibat Covid-19 karena mampu memproduksi beragam produk sendiri tanpa harus bergantung suplai di luar kampung.

"Masyarakat di sini sudah siap," ujar dia.

Selain bisa menghasilkan produk sendiri, Kampung Anggur juga menyiapkan protokol kesehatan yang memadai seperti penyediaan alat cuci tangan di banyak tempat hingga budaya menggunakan masker.

"Ini kita gelorakan terus agar masyarakat jadi budaya hidup sehat selalu dilakukan," kata dia.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disdik DKI: 6 Sekolah yang Gelar PTM Ditutup karena Ada Temuan Kasus Covid-19

Disdik DKI: 6 Sekolah yang Gelar PTM Ditutup karena Ada Temuan Kasus Covid-19

Megapolitan
Kasudin PPKUKM Jakarta Pusat Optimistis Bazzar Kecamatan Buka Peluang Usaha

Kasudin PPKUKM Jakarta Pusat Optimistis Bazzar Kecamatan Buka Peluang Usaha

Megapolitan
43 Anggota Ditlantas Polda Metro Jaya Gugur akibat Covid-19

43 Anggota Ditlantas Polda Metro Jaya Gugur akibat Covid-19

Megapolitan
Pemprov Banten Umumkan Desain Baru Tugu Pamulang, Wali Kota Tangsel: Jangan Bagus di Gambar Saja

Pemprov Banten Umumkan Desain Baru Tugu Pamulang, Wali Kota Tangsel: Jangan Bagus di Gambar Saja

Megapolitan
Bahas APBD Perubahan, Pemkot Bekasi Anggarkan Rp 458 Miliar untuk Penanganan Covid-19

Bahas APBD Perubahan, Pemkot Bekasi Anggarkan Rp 458 Miliar untuk Penanganan Covid-19

Megapolitan
Simpang Mampang Sering Banjir, Wawalkot Depok: Karena Warga Masih Buang Sampah ke Kali

Simpang Mampang Sering Banjir, Wawalkot Depok: Karena Warga Masih Buang Sampah ke Kali

Megapolitan
Lokasi Ganjil Genap Jakarta Selama PPKM Level 3

Lokasi Ganjil Genap Jakarta Selama PPKM Level 3

Megapolitan
Pemprov DKI Tak Lanjutkan Penyaluran Bansos Tunai

Pemprov DKI Tak Lanjutkan Penyaluran Bansos Tunai

Megapolitan
Pemprov DKI Bangun Monumen Pahlawan Bangsa di TPU Karet Bivak

Pemprov DKI Bangun Monumen Pahlawan Bangsa di TPU Karet Bivak

Megapolitan
Tangsel Catat 73 Kasus Kekerasan Anak sejak Januari 2021, Mayoritas Pelaku Orang Terdekat Korban

Tangsel Catat 73 Kasus Kekerasan Anak sejak Januari 2021, Mayoritas Pelaku Orang Terdekat Korban

Megapolitan
Semula Rp 85.000, Tarif Tes Antigen di Stasiun KA Turun Jadi Rp 45.000

Semula Rp 85.000, Tarif Tes Antigen di Stasiun KA Turun Jadi Rp 45.000

Megapolitan
Puslabfor Polri Olah TKP Kebakaran Cahaya Swalayan di Cilandak KKO

Puslabfor Polri Olah TKP Kebakaran Cahaya Swalayan di Cilandak KKO

Megapolitan
Kapan Monas Dibuka Kembali untuk Umum?

Kapan Monas Dibuka Kembali untuk Umum?

Megapolitan
Operasi Patuh Jaya 2021 Digelar, Polisi Sebut 400-500 Pelanggar Ditindak Per Hari

Operasi Patuh Jaya 2021 Digelar, Polisi Sebut 400-500 Pelanggar Ditindak Per Hari

Megapolitan
Pemkot: Belasan Situ Berubah Jadi Perumahan Saat Depok Masih Bagian Kabupaten Bogor

Pemkot: Belasan Situ Berubah Jadi Perumahan Saat Depok Masih Bagian Kabupaten Bogor

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.