Kompas.com - 16/06/2020, 23:04 WIB
Pelanggar PSBB di Kota Tangerang dikenakan sanksi sosial menyapu jalanan, Senin (18/5/2020) Dok Humas Pemkot TangerangPelanggar PSBB di Kota Tangerang dikenakan sanksi sosial menyapu jalanan, Senin (18/5/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang warga kedapatan tidak memakai masker saat mengendarai mobil di masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) masa transisi oleh petugas Satpol PP Kembangan, Jakarta Barat.

Akibatnya perempuan paruh baya tersebut dihadapkan dua pilihan, dikenakan sanksi berupa kerja sosial dengan menyapu jalanan atau denda uang sebesar Rp 250.000.

Ternyata, warga itu lebih memilih menyapu ketimbang membayar denda.

Kejadian bermula ketika petugas Satpol PP sedang berjaga di Pasar Meruya pada Selasa (16/6/2020).

Baca juga: Tes Massal di Pasar Benhil Jakpus, 7 Orang Reaktif Covid-19

"Dia tidak pakai masker mengendarai mobil kami lagi giat di depan Pasar Meruya supaya orang yang masuk Pasar Meruya pakai masker dan pedagang juga supaya pakai masker. Jadi kami buat pos untuk orang yang melintas pun kami stop supaya pakai masker. Kebetulan ibu mengendarai mobil kami stop tidak pakai masker," kata Kasatpol PP Kembangan S. Siringo-Ringo saat dihubungi Kompas.com, Selasa.

Setelah itu, petugas Satpol PP mengajurkan warga tersebut untuk memakai masker. Namun warga itu tidak ada masker dan akhirnya warga itu memilih menyapu.

"Kami anjurkan pakai masker ibunya bilang tidak ada masker iya jadi kami bilang kalau tidak pakai masker ada aturan denda Rp 250.000 kalau tidak ibu kita bikin kerja sosial menyapu di sekitaran ini. Ibu itu bilang kalau saya denda rugi mending saya nyapu, kan gitu," kata Ringo.

Ketika sudah setuju untuk menyapu jalan, warga tersebut tidak mau mengenakan rompi.

Baca juga: 5 Pedagang di Pasar Jatibaru Diminta Isolasi Mandiri Setelah Hasil Rapid Test Reaktif

Padahal, rompi itu sebagai penanda sebagai warga yang melanggar aturan PSBB transisi.

"Bu enggak bisa bu tandanya nyapu pelanggar PSBB transisi Pergub 51 harus pakai rompi supaya ada tandanya," ucap Ringo sambil meniru percakapan.

Akhirnya, warga tersebut menjalani sanksi dengan menyapu jalanan.

Bentuk penegakan aturan ini rupanya diketahui oleh Kasatpol PP Jakarta Barat Tamo Sijabat

Di kesempatan lain, Tamo mengatakan penegakan aturan bagi pelanggar selama PSBB transisi tidak pandang bulu. Semua orang yang melanggar harus dikenakan sanksi.

"Iya dong semua, kami kenakan kan gitu," ucap Tamo.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Sekolah Tatap Muka di Kota Tangerang, Ribuan Guru Mulai Divaksinasi

Jelang Sekolah Tatap Muka di Kota Tangerang, Ribuan Guru Mulai Divaksinasi

Megapolitan
Warga Jakarta yang Bawa 2 Lansia untuk Vaksinasi Bisa Ikut Disuntik Vaksin Covid-19

Warga Jakarta yang Bawa 2 Lansia untuk Vaksinasi Bisa Ikut Disuntik Vaksin Covid-19

Megapolitan
Pengadaan Mobil Damkar, Pemprov DKI Kelebihan Bayar Rp 6,52 Miliar

Pengadaan Mobil Damkar, Pemprov DKI Kelebihan Bayar Rp 6,52 Miliar

Megapolitan
Vaksin Covid-19 untuk Pendamping Lansia, Mengapa Hanya untuk yang Bawa Dua Orang?

Vaksin Covid-19 untuk Pendamping Lansia, Mengapa Hanya untuk yang Bawa Dua Orang?

Megapolitan
Rizieq Shihab Aktif Cecar Saksi Jaksa, Kuasa Hukum: Ilmu Beliau Lebih Bagus dari Pengacara

Rizieq Shihab Aktif Cecar Saksi Jaksa, Kuasa Hukum: Ilmu Beliau Lebih Bagus dari Pengacara

Megapolitan
Kasus Pria Cabuli Anak-anak, Komnas PA Kritik Pemkot Depok

Kasus Pria Cabuli Anak-anak, Komnas PA Kritik Pemkot Depok

Megapolitan
Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib di Jakarta Hari Ini, Selasa 13 April 2021

Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib di Jakarta Hari Ini, Selasa 13 April 2021

Megapolitan
Modus Ajak Nonton Film Horor, Pria di Depok Cabuli Anak-anak

Modus Ajak Nonton Film Horor, Pria di Depok Cabuli Anak-anak

Megapolitan
TCAB: Rumah Menlu Pertama RI Achmad Soebardjo Masuk Daftar Pengkajian Jadi Cagar Budaya

TCAB: Rumah Menlu Pertama RI Achmad Soebardjo Masuk Daftar Pengkajian Jadi Cagar Budaya

Megapolitan
Pengelola Terminal Pulo Gebang Sebut Jumlah Penumpang Masih Normal pada Awal Ramadhan

Pengelola Terminal Pulo Gebang Sebut Jumlah Penumpang Masih Normal pada Awal Ramadhan

Megapolitan
Preteli Mobil di IRTI Monas, Pencuri Tepergok Petugas Dishub

Preteli Mobil di IRTI Monas, Pencuri Tepergok Petugas Dishub

Megapolitan
Ketika Achmad Soebardjo Memilih Tidur saat Teks Proklamasi yang Ia Rancang Dibacakan

Ketika Achmad Soebardjo Memilih Tidur saat Teks Proklamasi yang Ia Rancang Dibacakan

Megapolitan
Pemkot Depok Klaim Sudah Berencana Perbaiki Jalan yang Ambles di GDC

Pemkot Depok Klaim Sudah Berencana Perbaiki Jalan yang Ambles di GDC

Megapolitan
Polisi Tangkap Pencuri Belasan Ponsel di Rukan Sedayu Cengkareng, Pelaku Diduga Karyawan

Polisi Tangkap Pencuri Belasan Ponsel di Rukan Sedayu Cengkareng, Pelaku Diduga Karyawan

Megapolitan
Kebakaran di Gedung Blok C Pasar Minggu Diduga Disebabkan Korsleting

Kebakaran di Gedung Blok C Pasar Minggu Diduga Disebabkan Korsleting

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X