Ratusan Pedagang Pasar Kemiri Akan Swab Test, Lurah Jamin Aktivitas Dagang Tidak Terganggu

Kompas.com - 17/06/2020, 11:07 WIB
Video keramaian aktivitas warga di Pasar Kemiri Kelurahan Kembangan, Jakarta Barat, Sabtu (4/4/2020) Tangkapan Layar VideoVideo keramaian aktivitas warga di Pasar Kemiri Kelurahan Kembangan, Jakarta Barat, Sabtu (4/4/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat melalui Kelurahan Kembangan Utara akan melakukan swab test kepada seluruh pedagang Pasar Kemiri pada Rabu (17/6/2020).

"Rencana 100 orang pedagang Pasar Kemiri, semua pedagang (swab test)," kata Lurah Kembangan Utara Rudi Hariyanto kepada Kompas.com, Rabu.

Meski para pedagang mengikuti pemeriksaan kesehatan dengan metode swab test Covid-19, Rudy menjamin aktivitas perdagangan tetap berjalan normal.

Baca juga: Tes Massal di Pasar Benhil Jakpus, 7 Orang Reaktif Covid-19

Sebab, setelah melakukan swab test, para pedagang di Pasar Kemiri dapat berdagang kembali.

"Kan cuma sebentar waktunya ini, cuma lima menit ambil darah sampel, sudah. Kan bergantian, tidak apa-apa (kembali berdagang)," ucap Rudy.

Delapan petugas kesehatan dari Puskesmas Kembangan dikerahkan dalam melaksananakan swab test.

Rudy mengatakan bahwa seluruh petugas kesehatan dibekali alat pelindung diri (APD) untuk melakukan metode swab test terhadap pedagang Pasar Kemiri,

"Petugas kesehatan dari puskes kecamatan dan kelurahan ini sudah pada datang, ada sekitar delapan orang, pakai APD lengkap," kata Rudy.

Setelah hasil uji kesehatan tersebut keluar, selanjutnya pihak kelurahan dan kecamatan akan berkoordinasi untuk langkah yang akan diambil.

Baca juga: 5 Pedagang di Pasar Jatibaru Diminta Isolasi Mandiri Setelah Hasil Rapid Test Reaktif

Kata Rudy, jika salah satu pedagang ada yang dinyatakan positif, maka pasar akan disemprot disinfektan dan ditutup sementara waktu.

"Setelah itu baru hasilnya kelihatan baru kami disinfektan selama tiga hari, bahkan ditutup untuk pembersihan atau sterilisasi lokasi," ucap Rudy.

Sejauh ini, berdasarkan data Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, hingga Selasa 16 Juni 2020 pukul 09.00 WIB, terdapat 154 orang positif Covid-19 di Kecamatan Kembangan.

Dari jumlah itu, sebanyak 25 orang dirawat, 50 orang menjalani isolasi mandiri, 72 orang dinyatakan sembuh, dan 7 orang meninggal dunia.

Sementara di Kelurahan Kembangan Utara, terdapat 28 orang positif Covid-19. Rinciannya, 4 orang dirawat, 7 orang menjalani isolasi mandiri, 16 orang sembuh, dan 1 ada orang yang meninggal dunia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Remaja Tewas Terlindas Truk Demi Konten, Kak Seto Ingatkan Peran Warga Mengawasi

Kasus Remaja Tewas Terlindas Truk Demi Konten, Kak Seto Ingatkan Peran Warga Mengawasi

Megapolitan
Bentuk Tugu Pamulang Jadi Cibiran, Pemprov Banten Segera Bahas Revitalisasinya dengan Pemkot Tangsel

Bentuk Tugu Pamulang Jadi Cibiran, Pemprov Banten Segera Bahas Revitalisasinya dengan Pemkot Tangsel

Megapolitan
PT KCI Perbolehkan Penumpang Berbuka Puasa di Kereta

PT KCI Perbolehkan Penumpang Berbuka Puasa di Kereta

Megapolitan
Penyebab Kebakaran di Gedung Blok C Pasar Minggu Masih Diselidiki Polisi

Penyebab Kebakaran di Gedung Blok C Pasar Minggu Masih Diselidiki Polisi

Megapolitan
Jadwal Shalat di Jakarta Selama Bulan Ramadhan 2021

Jadwal Shalat di Jakarta Selama Bulan Ramadhan 2021

Megapolitan
Ratusan Pedagang Korban Kebakaran di Pasar Minggu Akan Direlokasi

Ratusan Pedagang Korban Kebakaran di Pasar Minggu Akan Direlokasi

Megapolitan
Menengok Rumah Mantan Menlu Pertama RI Achmad Soebardjo yang Kini Dijual

Menengok Rumah Mantan Menlu Pertama RI Achmad Soebardjo yang Kini Dijual

Megapolitan
Jalan di Grand Depok City Ambles, Kedalaman Diperkirakan 3 Meter

Jalan di Grand Depok City Ambles, Kedalaman Diperkirakan 3 Meter

Megapolitan
Gedung Blok C Pasar Minggu Rawan Runtuh, Pedagang Diimbau Jangan Masuk

Gedung Blok C Pasar Minggu Rawan Runtuh, Pedagang Diimbau Jangan Masuk

Megapolitan
Keterangan Saksi di Sidang Rizieq: Bandara Rugi hingga Alasan Tak Bubarkan Acara di Petamburan

Keterangan Saksi di Sidang Rizieq: Bandara Rugi hingga Alasan Tak Bubarkan Acara di Petamburan

Megapolitan
Ini Syarat Membuat dan Perpanjang SKCK Langsung di Polres atau Polsek

Ini Syarat Membuat dan Perpanjang SKCK Langsung di Polres atau Polsek

Megapolitan
Anies Targetkan 95 Persen Lansia Jakarta Divaksin Sebelum Idul Fitri

Anies Targetkan 95 Persen Lansia Jakarta Divaksin Sebelum Idul Fitri

Megapolitan
Suara Buruh: Tolak THR Dicicil, Minta Diskusi Terbuka jika Pengusaha Beralasan Rugi

Suara Buruh: Tolak THR Dicicil, Minta Diskusi Terbuka jika Pengusaha Beralasan Rugi

Megapolitan
Pemprov Banten Buka-bukaan soal Polemik Tugu Pamulang yang Habiskan Rp 300 Juta

Pemprov Banten Buka-bukaan soal Polemik Tugu Pamulang yang Habiskan Rp 300 Juta

Megapolitan
Catat! Jam Operasional Sentra Vaksinasi di Istora Senayan Berubah Selama Ramadhan

Catat! Jam Operasional Sentra Vaksinasi di Istora Senayan Berubah Selama Ramadhan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X