Setelah Ditunda, Jakarta Fair Kemungkinan Digelar pada Desember 2020

Kompas.com - 17/06/2020, 15:07 WIB
Marketing Director PT Jakarta International Expo (JIExpo) Ralph Scheunemann di Media Center JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (12/6/2019) KOMPAS.com/Ryana AryaditaMarketing Director PT Jakarta International Expo (JIExpo) Ralph Scheunemann di Media Center JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (12/6/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Jakarta International Expo (JIExpo) berencana untuk menggeser waktu penyelenggaraan Jakarta Fair 2020 atau Pekan Raya Jakarta 2020 ke akhir tahun ini.

Marketing Director PT JIExpo Ralph Scheunemann menjelaskan, pihaknya sudah melakukan sejumlah persiapan dan membahas waktu penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Namun, pelaksanaan tetap harus menunggu hasil pemantauan perkembangan kondisi di Jakarta selama masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi yang diterapkan untuk mengatasi wabah Covid-19.

"Dari kami sih sudah ada ancer-ancer ya. Tapi ancer-ancernya kami juga sangat tergantung daripada kebijaksanaan pemerintah, khusunya DKI," ujar Ralph Scheunemann.

Baca juga: Imbas Covid-19, Jakarta Fair Kemayoran 2020 Ditunda

Ralph mengatakan, pada Juli mendatang pihaknya akan memberikan informasi lebih lanjut terkait kelanjutan pelaksanaan Jakarta Fair 2020.

Jika pandemi Covid-19 semakin terkendali dan situasi memungkinkan, kegiatan tersebut akan digelar pada Desember mendatang.

"Tapi pihak manajemen berpikir kalau memang situasi berjalan baik ya kemungkinan akan diselenggarakan pada bulan Desember sampai Januari," pungkasnya.

sebelumnya diberitakan, PT JIExpo memutuskan untuk menunda penyelenggaraan Jakarta Fair Kemayoran 2020 di Kemayoran karena ada pandemi Covid-19.

Festival dan pameran multiproduk yang menurut rencana akan digelar pada 14 Mei sampai 28 Juni 2020 itu ditunda sampai situasi Jakarta aman dari penyebaran virus corona tipe 2 (SARS-CoV-2) penyebab Covid-19.

Baca juga: Pandemi Covid-19 Belum Berakhir, HUT ke-493 DKI Tanpa Jakarta Fair

PT JIExpo menunda acara tersebut setelah berkoordinasi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan berbagai pihak terkait lainnya.

PT JIExpo memohon maaf kepada semua pihak yang terlibat dalam persiapan penyelenggaraan Jakarta Fair Kemayoran 2020. PT JIExpo nantinya akan menginformasikan waktu pelaksanaan kegiatan yang tertunda itu setelah wabah Covid-19 berlalu.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sekelompok Pemuda Tawuran di Johar Baru, Kocar-kacir Saat Dibubarkan Polisi

Sekelompok Pemuda Tawuran di Johar Baru, Kocar-kacir Saat Dibubarkan Polisi

Megapolitan
Dugaan Pungli Bansos oleh Ketua RT, Lurah Pluit: Warga Sukarela dan Terpaksa Beri Uang

Dugaan Pungli Bansos oleh Ketua RT, Lurah Pluit: Warga Sukarela dan Terpaksa Beri Uang

Megapolitan
Wajah Baru Halte Senen, Dilengkapi Lift dan Ruang Ramah Perempuan dan Anak

Wajah Baru Halte Senen, Dilengkapi Lift dan Ruang Ramah Perempuan dan Anak

Megapolitan
Memasuki Akhir Tahun, PAD Kota Bekasi Belum Capai Target

Memasuki Akhir Tahun, PAD Kota Bekasi Belum Capai Target

Megapolitan
Rapid Test Massal di Petamburan Tak Diperpanjang

Rapid Test Massal di Petamburan Tak Diperpanjang

Megapolitan
Jika Terbukti Bersalah Lakukan Pungli Bansos, Ketua RT 02 Muara Angke Akan Diberhentikan

Jika Terbukti Bersalah Lakukan Pungli Bansos, Ketua RT 02 Muara Angke Akan Diberhentikan

Megapolitan
3 Orang Reaktif Covid-19 di Petamburan Kabur Saat Menunggu Swab Antigen

3 Orang Reaktif Covid-19 di Petamburan Kabur Saat Menunggu Swab Antigen

Megapolitan
Sempat Ikut Maulid Nabi dan Kontak dengan Jemaah, 120 Warga Tebet Timur Non-reaktif Covid-19

Sempat Ikut Maulid Nabi dan Kontak dengan Jemaah, 120 Warga Tebet Timur Non-reaktif Covid-19

Megapolitan
Anies: Sudah Ada 9.000 Titik Wifi Gratis di Jakarta

Anies: Sudah Ada 9.000 Titik Wifi Gratis di Jakarta

Megapolitan
Penerimaan Pajak Restoran di Kota Bekasi Rp 198 Miliar, Terbesar di Sektor Pariwisata

Penerimaan Pajak Restoran di Kota Bekasi Rp 198 Miliar, Terbesar di Sektor Pariwisata

Megapolitan
Lurah Pluit Ikut Diperiksa Polisi terkait Dugaan Pungli Bansos oleh Ketua RT

Lurah Pluit Ikut Diperiksa Polisi terkait Dugaan Pungli Bansos oleh Ketua RT

Megapolitan
Sekjen AMAN: Kirim Karangan Bunga Bukan Budaya Kami

Sekjen AMAN: Kirim Karangan Bunga Bukan Budaya Kami

Megapolitan
Anies Berencana Sederhanakan Proses Perizinan Pembangunan di DKI

Anies Berencana Sederhanakan Proses Perizinan Pembangunan di DKI

Megapolitan
Pemilik Akun Instagram yang Hina Brimob Kacung China Jadi Tersangka

Pemilik Akun Instagram yang Hina Brimob Kacung China Jadi Tersangka

Megapolitan
Pemasukan Pajak Tempat Hiburan di Kota Bekasi Tahun 2020 Hanya Rp 22 Miliar

Pemasukan Pajak Tempat Hiburan di Kota Bekasi Tahun 2020 Hanya Rp 22 Miliar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X