Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hanya Pemilik KTP Jakarta Boleh Liburan ke Ancol Saat PSBB Transisi

Kompas.com - 19/06/2020, 20:20 WIB
Jimmy Ramadhan Azhari,
Egidius Patnistik

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Taman Impian Jaya Ancol dibuka kembali Sabtu (20/6/2020) besok.

Namun manajemen Taman Impian Jaya Ancol membatasi siapa yang bisa berekreasi ke sana.

Corporate Communication Taman Impian Jaya Ancol Rika Lestari mengatakan, hanya warga ber-KTP DKI Jakarta yang diperkenankan masuk kawasan Ancol.

“Jika kuota tersedia pada tanggal tersebut bisa dipilih dan apabila kuota telah habis maka bisa memilih tanggal lainnya,” kata Rika dalan Keterangan tertulisnya, Jumat (19/6/2020).

Baca juga: Ancol Buka Tanggal 20 Juni, Hanya Atlantis yang Tak Dibuka

Tiket masuk dapat dimiliki warga ber-KTP DKI Jakarta melalui website www.ancol.com.

Untuk validasi dan membatasi jumlah pengunjung, calon pengunjung diwajibkan untuk melakukan reservasi.

Rika mengatakan, hanya unit rekreasi Atlantis Water Adventure yang belum dibuka mulai besok.

Ancol juga tidak dibuka selama 24 jam seperti sebelum ada wabah Covid-19. Gerbang masuk hanya akan dibuka dari pukul 06.00-20.00 WIB.

Unit rekreasi Dufan hanya akan beroperasi dari pukul 10.00-17.00 WIB. Ocean Dream Samudra dan Seaworld Ancol beroperasi kembali pada pukul 09.00-17.00 WIB.

Sementara Allianz Ecopark akan dibuka pada pukul 07.00-17.00 WIB.

Sesuatu aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi yang diterapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, Taman Impian Jaya Ancol melarang anak-anak, ibu hamil, dan lansia memasuki kawasan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ada Kebakaran di Revo Town, Stasiun LRT Bekasi Barat Tetap Layani Penumpang

Ada Kebakaran di Revo Town, Stasiun LRT Bekasi Barat Tetap Layani Penumpang

Megapolitan
HUT Jakarta, Warga Asyik Goyang Diiringi Orkes Dangdut di Monas

HUT Jakarta, Warga Asyik Goyang Diiringi Orkes Dangdut di Monas

Megapolitan
Ada Perayaan HUT Jakarta di Monas, Jalan Medan Merdeka Barat Menuju Thamrin Macet Total

Ada Perayaan HUT Jakarta di Monas, Jalan Medan Merdeka Barat Menuju Thamrin Macet Total

Megapolitan
Revo Town Bekasi Kebakaran, Api Diduga dari Salah Satu Tempat Makan

Revo Town Bekasi Kebakaran, Api Diduga dari Salah Satu Tempat Makan

Megapolitan
Heru Budi Bagi-bagi Kaus Saat Hadiri Perayaan HUT Jakarta di Monas

Heru Budi Bagi-bagi Kaus Saat Hadiri Perayaan HUT Jakarta di Monas

Megapolitan
Ahok: Secara Teori Saya Sulit Maju di Pilkada Jakarta Lagi

Ahok: Secara Teori Saya Sulit Maju di Pilkada Jakarta Lagi

Megapolitan
Warga Padati Monas untuk Rayakan HUT Ke-497 Jakarta

Warga Padati Monas untuk Rayakan HUT Ke-497 Jakarta

Megapolitan
Cerita Keluarga Asal Cipanas yang Rela Menginap untuk Merasakan Euforia HUT Jakarta

Cerita Keluarga Asal Cipanas yang Rela Menginap untuk Merasakan Euforia HUT Jakarta

Megapolitan
Ahok: Sekarang Saya Lebih Siap Jadi Gubernur

Ahok: Sekarang Saya Lebih Siap Jadi Gubernur

Megapolitan
Ketua DPRD DKI: Jangan Sampai Gubernur Baru Tak Teruskan Ide Gubernur Lama

Ketua DPRD DKI: Jangan Sampai Gubernur Baru Tak Teruskan Ide Gubernur Lama

Megapolitan
Cerita Ahok Ingin Reklamasi 17 Pulau di Utara Jakarta Agar Pemprov DKI Bisa Raup Pendapatan Rp 127,5 Triliun

Cerita Ahok Ingin Reklamasi 17 Pulau di Utara Jakarta Agar Pemprov DKI Bisa Raup Pendapatan Rp 127,5 Triliun

Megapolitan
Rayakan HUT Jakarta ke-497, TMII Bagi-bagi Roti Buaya ke Pengunjung

Rayakan HUT Jakarta ke-497, TMII Bagi-bagi Roti Buaya ke Pengunjung

Megapolitan
DPRD DKI Soroti Kemacetan dan Banjir di Jakarta Saat Rapat Paripurna

DPRD DKI Soroti Kemacetan dan Banjir di Jakarta Saat Rapat Paripurna

Megapolitan
Anies dan Ahok Tak Hadiri Rapat Paripurna HUT ke-497 Jakarta

Anies dan Ahok Tak Hadiri Rapat Paripurna HUT ke-497 Jakarta

Megapolitan
Sejarah Pulau Bidadari, Dahulu Tempat Menampung Orang Sakit yang Kini Jadi Destinasi Memesona

Sejarah Pulau Bidadari, Dahulu Tempat Menampung Orang Sakit yang Kini Jadi Destinasi Memesona

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com