HUT DKI di Tengah Pandemi Covid-19, Apa Alasan Pemilihan Tema Jakarta Tangguh?

Kompas.com - 22/06/2020, 10:36 WIB
Logo Hari Ulang Tahun ke-493 DKI Jakarta dengan tema Jakarta Tangguh. Dok. Pemprov DKI JakartaLogo Hari Ulang Tahun ke-493 DKI Jakarta dengan tema Jakarta Tangguh.

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan alasan pemilihan tema "Jakarta Tangguh" pada HUT DKI ke-493.

Menurut dia, Jakarta Tangguh untuk menggambarkan bahwa di Jakarta terdapat penduduk yang memiliki semangat tinggi dan tangguh untuk menghadapi pandemi Covid-19.

"Dan seakan 22 Juni ini kado bagi masyarakat Jakarta bahwa di saat kita memperingati HUT kota ini pada saat ini juga alhamdulillah pandemi yang pernah besar di Jakarta saat ini sudah terkendali," kata Anies saat upacara HUT DKI di Balai Kota seperti dalam rekaman yang disebarkan Humas Pemprov DKI, Senin (22/6/2020).

Baca juga: HUT ke-493 DKI Jakarta, Anies Akan Zoom Meeting Bersama 40 Warga

Ia juga menjelaskan bahwa pada HUT DKI kali ini semua agenda dan acara dilakukan dengan metode virtual. Perayaan seperti festival dan yang berkerumun untuk saat ini ditiadakan.

"Upacara kita selenggarakan di sini dengan jumlah yang amat kecil dan dengan menjaga protokol kesehatan anda lihat sendiri pesertanya hanya sekitar 150 orang," kata dia.

Tak hanya di Balai Kota, Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini mengungkapkan bahwa upacara di kantor kelurahan, kecamatan, juga seluruhnya menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Tahun Ini, HUT DKI Jakarta Tanpa Ingar Bingar Jakarta Fair di Kemayoran

Anies berujar, perayaan HUT DKI kali ini bakal memberikan pengalaman baru dan berbeda dari sebelum sebelumnya.

"Mudah-mudahan ini memberikan pengalaman baru bagi masyarakat bahwa memanfaatkan teknologi secara optimal untuk kegiatan,kegiatan interaksi sosial ekonomi budaya termasuk pengalaman tour kota menggunakan metode virtual," tutupnya.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tersangka Dugaan Korupsi Damkar Depok Tak Kunjung Diungkap, Kejaksaan Dipertanyakan

Tersangka Dugaan Korupsi Damkar Depok Tak Kunjung Diungkap, Kejaksaan Dipertanyakan

Megapolitan
Insiden di Pamulang, Polisi: Sopir Ambulans Bohong Jemput Pasien Kritis

Insiden di Pamulang, Polisi: Sopir Ambulans Bohong Jemput Pasien Kritis

Megapolitan
PPKM Level 4 Diperpanjang, Penjual Alat Listrik Kian Sulit Cari Barang Dagangan

PPKM Level 4 Diperpanjang, Penjual Alat Listrik Kian Sulit Cari Barang Dagangan

Megapolitan
Polisi Tangkap 4 Tersangka Kasus Narkotika, 3 Kg Sabu dan 9.984 Ekstasi Diamankan

Polisi Tangkap 4 Tersangka Kasus Narkotika, 3 Kg Sabu dan 9.984 Ekstasi Diamankan

Megapolitan
Sudin LH Jaksel Tangkap Tangan Pembuang Limbah Septic Tank ke Saluran Air

Sudin LH Jaksel Tangkap Tangan Pembuang Limbah Septic Tank ke Saluran Air

Megapolitan
Besok Vaksinasi Anak di Kota Bekasi Dimulai, Catat Lokasinya

Besok Vaksinasi Anak di Kota Bekasi Dimulai, Catat Lokasinya

Megapolitan
Anak Akidi Tio Dilaporkan atas Dugaan Penipuan ke Polda Metro Sebelum Heboh Sumbangan Rp 2 Triliun

Anak Akidi Tio Dilaporkan atas Dugaan Penipuan ke Polda Metro Sebelum Heboh Sumbangan Rp 2 Triliun

Megapolitan
Kasus Dugaan Ambulans Dihalangi di Pamulang, Polisi Pastikan Pengendara Sedan Tak Bersalah

Kasus Dugaan Ambulans Dihalangi di Pamulang, Polisi Pastikan Pengendara Sedan Tak Bersalah

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 untuk Anak di Kota Bekasi Dibagi Menjadi 6 Waktu

Vaksinasi Covid-19 untuk Anak di Kota Bekasi Dibagi Menjadi 6 Waktu

Megapolitan
Saat Tetangga Bantu Daftarkan Pasien Covid-19 agar Dapat Suplai Makanan Saat Isolasi Mandiri

Saat Tetangga Bantu Daftarkan Pasien Covid-19 agar Dapat Suplai Makanan Saat Isolasi Mandiri

Megapolitan
Mayat Bayi Ditemukan di Kali Cipinang Lontar, Petugas Awalnya Mengira Bangkai Kucing

Mayat Bayi Ditemukan di Kali Cipinang Lontar, Petugas Awalnya Mengira Bangkai Kucing

Megapolitan
Anies: Meski Sudah Divaksin Dua Kali, Harus Tetap Jaga Protokol Kesehatan

Anies: Meski Sudah Divaksin Dua Kali, Harus Tetap Jaga Protokol Kesehatan

Megapolitan
Pengawasan Perseorangan Wajib Sudah Divaksin di Jakarta Akan Jadi Beban Pengelola Usaha

Pengawasan Perseorangan Wajib Sudah Divaksin di Jakarta Akan Jadi Beban Pengelola Usaha

Megapolitan
Mahasiswa Kuliah Online, Mes UBM di Pademangan Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Mahasiswa Kuliah Online, Mes UBM di Pademangan Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Megapolitan
Polisi Panggil Satpam GBK yang Diduga Keroyok Mahasiswa

Polisi Panggil Satpam GBK yang Diduga Keroyok Mahasiswa

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X