Pasien Positif Klaster Mitra 10 Bogor Bertambah, Kini 12 Orang Terkonfirmasi

Kompas.com - 22/06/2020, 12:14 WIB
Seorang petugas sekuriti di Toko Mitra 10, Jalan Raya Sholeh Iskandar, sedang menutup pintu gerbang area toko dengan spanduk, Kamis (18/6/2020). Seluruh karyawan Toko Mitra 10 Bogor yang berstatus ODP menjalani tes swab setelah tiga orang karyawan di sana dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. KOMPAS.COM/RAMDHAN TRIYADI BEMPAHSeorang petugas sekuriti di Toko Mitra 10, Jalan Raya Sholeh Iskandar, sedang menutup pintu gerbang area toko dengan spanduk, Kamis (18/6/2020). Seluruh karyawan Toko Mitra 10 Bogor yang berstatus ODP menjalani tes swab setelah tiga orang karyawan di sana dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

BOGOR, KOMPAS.com - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bogor mencatat terjadinya penambahan kasus pasien positif dari klaster toko bahan bangunan dan perlengkapan rumah Mitra 10 Bogor, Jawa Barat.

Total jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dalam kasus itu menjadi 12 orang.

Rinciannya, 12 orang itu terdiri dari 10 pegawai toko dan dua orang merupakan anggota keluarga karyawan tersebut.

Baca juga: Pasien Positif Covid-19 dari Klaster Mitra 10 Bogor Bertambah 1 Orang

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengungkapkan, penambahan kasus positif diketahui setelah petugas Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor melakukan tes swab terhadap 73 karyawan toko yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP) dan 12 orang anggota keluarga karyawan, pada Kamis (18/6/2020).

"Hasilnya, 12 orang positif. Kita akan terus pantau dan lacak orang-orang yang sempat melakukan kontak dengan karyawan itu," kata Bima, Senin (22/6/2020).

Bima menambahkan, pasien yang terpapar dari klaster Mitra 10 saat ini sedang menjalani perawatan di rumah sakit.

Baca juga: 3 Pekerja Positif Covid-19, Bima Arya Minta Mitra 10 di Bogor Tutup

Masih kata Bima, Pemkot Bogor juga telah membentuk tim detektif Covid-19 untuk melakukan penelusuran dan pelacakan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona.

Ia juga meminta pengunjung Toko Mitra 10 Bogor yang merasa sempat datang dan berinteraksi dengan karyawan toko agar segera mengecek kesehatannya dan melapor ke petugas kesehatan.

"Kami juga sedang memperluas penelusuran dari karyawan yang positif ke pengunjung Mitra 10 dalam 14 hari belakang," sebutnya.

Baca juga: Jumlah ODP dari Kasus Mitra 10 Bogor Bertambah Jadi 86 Orang

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno menyebutkan, dari 12 orang positif itu, tujuh orang merupakan warga Kota Bogor. Sementara, lima orang lagi berasal dari Kabupaten Bogor.

Retno mengaku telah menyampaikan hasil tersebut kepada petugas kesehatan di wilayah Kabupaten Bogor untuk melakukan perawatan intensif terhadap lima warga asal kabupaten itu.

"Dari hasil tes swab itu, ditemukan tujuh orang positif warga Kota Bogor dan lima orang positif warga Kabupaten Bogor. Untuk lima orang warga Kabupaten Bogor sudah dikoordinasikan dengan Dinas Kesehatan setempat," tutupnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE: Total 298 Kantong Berisi Bagian Tubuh Korban Sriwijaya Air Diserahkan ke DVI Polri

UPDATE: Total 298 Kantong Berisi Bagian Tubuh Korban Sriwijaya Air Diserahkan ke DVI Polri

Megapolitan
UPDATE 16 Januari: Ada 4.275 Kasus Covid-19 di Tangsel, Tambah 37

UPDATE 16 Januari: Ada 4.275 Kasus Covid-19 di Tangsel, Tambah 37

Megapolitan
UPDATE: Tim SAR Pencarian Sriwijaya Air SJ 182 Terima 9 Kantong Temuan dari Bakamla dan KRI Kurau

UPDATE: Tim SAR Pencarian Sriwijaya Air SJ 182 Terima 9 Kantong Temuan dari Bakamla dan KRI Kurau

Megapolitan
Diduga Korsleting, Mobil Terbakar di Jalan Tol Layang Wiyoto Wiyono

Diduga Korsleting, Mobil Terbakar di Jalan Tol Layang Wiyoto Wiyono

Megapolitan
UPDATE Sabtu Sore: Basarnas Terima 17 Kantong Jenazah Potongan Tubuh dan Sekantong Barang Pribadi Korban Sriwijaya Air

UPDATE Sabtu Sore: Basarnas Terima 17 Kantong Jenazah Potongan Tubuh dan Sekantong Barang Pribadi Korban Sriwijaya Air

Megapolitan
3.536 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, Tertinggi Selama Pandemi

3.536 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, Tertinggi Selama Pandemi

Megapolitan
KPAI Minta Pelaku Pencabulan Anak Tiri di Jakarta Barat Dihukum Berat

KPAI Minta Pelaku Pencabulan Anak Tiri di Jakarta Barat Dihukum Berat

Megapolitan
Pramugari Korban Sriwijaya Air Dikenang Rekannya sebagai Sosok yang Mengayomi dan Humoris

Pramugari Korban Sriwijaya Air Dikenang Rekannya sebagai Sosok yang Mengayomi dan Humoris

Megapolitan
Positif Covid-19, 79 Penghuni Panti Yayasan Tri Asih di Kebon Jeruk Jalani Isolasi Mandiri

Positif Covid-19, 79 Penghuni Panti Yayasan Tri Asih di Kebon Jeruk Jalani Isolasi Mandiri

Megapolitan
Ajakan Terbang Bareng yang Tak Pernah Terwujud...

Ajakan Terbang Bareng yang Tak Pernah Terwujud...

Megapolitan
Tangis Haru dan Kumandang Salawat Sambut Jenazah Pramugari Korban Sriwijaya Air

Tangis Haru dan Kumandang Salawat Sambut Jenazah Pramugari Korban Sriwijaya Air

Megapolitan
Kisah Perjuangan Pedagang Tanaman Hias di Depok hingga Dapat Barter Rumah Rp 500 Juta

Kisah Perjuangan Pedagang Tanaman Hias di Depok hingga Dapat Barter Rumah Rp 500 Juta

Megapolitan
Masuk Hari Ke-8, Tim SAR Fokus Cari 3 Obyek Pencarian Sriwijaya Air 182

Masuk Hari Ke-8, Tim SAR Fokus Cari 3 Obyek Pencarian Sriwijaya Air 182

Megapolitan
Tangis Keluarga Pramugari Korban Sriwijaya Air, Sang Ayah Terus Pandangi Peti Jenazah Putrinya

Tangis Keluarga Pramugari Korban Sriwijaya Air, Sang Ayah Terus Pandangi Peti Jenazah Putrinya

Megapolitan
5.563 KK di Kepulauan Seribu Akan Terima BST Rp 300.000 Mulai 25 Januari

5.563 KK di Kepulauan Seribu Akan Terima BST Rp 300.000 Mulai 25 Januari

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X