Tes Swab Massal di Pasar Jatibaru, 3 PPSU dan 1 Ibu Rumah Tangga Positif Covid-19

Kompas.com - 22/06/2020, 13:11 WIB
Petugas PPSU Kelurahan Setu saat memasang guard rail di Jalan Raya Pagelarang, Setu, Jakarta Timur, Jumat (31/1/2020). Dokumentasi Kelurahan SetuPetugas PPSU Kelurahan Setu saat memasang guard rail di Jalan Raya Pagelarang, Setu, Jakarta Timur, Jumat (31/1/2020).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Ikut tes massal di kawasan Pasar Binaan Jatibaru Tanah Abang, sebanyak tiga pekerja Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) dinyatakan positif Covid-19.

Camat Tanah Abang Yassin Passarribu menjelaskan, dalam pemeriksaan massal yang dilakukan pekan lalu terdapat ada empat orang yang dinyatakan positif Covid-19.

"Yang tiga positif itu PPSU, satu lagi ibu rumah tangga. Bukan pedagang," ujarnya, Senin (22/6/2020).

Dihubungi secara terpisah Kepala Puskesmas Tanah Abang Sari Ulfa menjelaskan, 3 petugas PPSU dan 1 warga itu telah lebih dulu dinyatakan reaktif Covid-19 berdasarkan tes cepat.

Baca juga: Pasar Tanah Abang Tetap Beroperasi, Informasi 13 Pedagang Positif Covid-19 Dianggap Simpang Siur

Mereka kemudian diperiksa lebih lanjut dengan uji swab untuk memastikannya negatif atau positif Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Hasil swab keluar 18 Juni 2020, ada 4 yang positif. Tiga orang (merupakan) petugas kebersihan, satu warga," kata Ulfa.

Meski ditemukan kasus positif Covid-19, Pasar Binaan Jatibaru Tanah Abang, Jakarta Pusat tidak ditutup sementara.

Yassin menjelaskan bahwa penutupan sementara kawasan pasar tidak dilakukan apabila tidak ada pedagang yang terkonfirmasi positif Covid-19.

"Bukan berarti nanti swab di pasar, ketemu positif, langsung ditutup. Dilihat dulu, dia sebagai apa, pedagang atau pembeli, atau memang PPSU," ungkapnya.

Baca juga: Dua Pekan PSBB Transisi, Kasus Baru Positif Covid-19 di Tanah Abang Diklaim Menurun

"Kalau hasilnya pedagang (positif Covid-19), terpaksa pasarnya kita tutup dulu. Tapi kalau pengunjungnya, enggak," lanjut Yassin.

Saat ini, empat orang tersebut sudah di bawa ke Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran untuk menjalani isolasi.

Sementara itu, pihak keluarga dan kerabat yang sempat berinteraksi dengan para pasien positif itu juga sudah dilakukan pemeriksaan.

"Sudah diperiksa untuk memastikannya tertular juga atau enggak, hasilnya masih menunggu, belum keluar," pungkasnya.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Koalisi Masyarakat Tolak Penambahan Sanksi Pidana dan Kewenangan Satpol PP dalam Draf Revisi Perda Covid-19

Koalisi Masyarakat Tolak Penambahan Sanksi Pidana dan Kewenangan Satpol PP dalam Draf Revisi Perda Covid-19

Megapolitan
APLI Gelar Vaksinasi Covid-19 dan Beri Penghargaan untuk Nakes

APLI Gelar Vaksinasi Covid-19 dan Beri Penghargaan untuk Nakes

Megapolitan
5 Persen dari Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Bergejala Berat dan Kritis

5 Persen dari Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Bergejala Berat dan Kritis

Megapolitan
Anies Klaim Pengendalian Wabah Covid-19 di Jakarta Sudah Membaik

Anies Klaim Pengendalian Wabah Covid-19 di Jakarta Sudah Membaik

Megapolitan
Draf Revisi Perda Covid-19 yang Jadikan Pemindaan sebagai Penanggulangan Utama Pandemi Covid-19 Dinilai Berbahaya

Draf Revisi Perda Covid-19 yang Jadikan Pemindaan sebagai Penanggulangan Utama Pandemi Covid-19 Dinilai Berbahaya

Megapolitan
Anies Sebut Kapasitas RS yang Terlampaui Berkontribusi terhadap Kasus Pasien Covid-19 Meninggal Saat Isoman

Anies Sebut Kapasitas RS yang Terlampaui Berkontribusi terhadap Kasus Pasien Covid-19 Meninggal Saat Isoman

Megapolitan
Tren Positivity Rate Turun, Anies: Jangan Cepat Menyimpulkan Covid-19 Segera Berakhir

Tren Positivity Rate Turun, Anies: Jangan Cepat Menyimpulkan Covid-19 Segera Berakhir

Megapolitan
Jakarta PPKM Level 4, Wagub Minta Perusahaan Beri Keringanan kepada Karyawan Hamil

Jakarta PPKM Level 4, Wagub Minta Perusahaan Beri Keringanan kepada Karyawan Hamil

Megapolitan
JRMK: Isi Draf Revisi Perda Covid-19 Akan Bikin Warga Miskin Kota Tambah Sengara

JRMK: Isi Draf Revisi Perda Covid-19 Akan Bikin Warga Miskin Kota Tambah Sengara

Megapolitan
Anies Targetkan DKI Jakarta Vaksinasi 100.000 Warga dalam Sehari

Anies Targetkan DKI Jakarta Vaksinasi 100.000 Warga dalam Sehari

Megapolitan
Ombudsman Soroti Longgarnya Pengawasan Petugas Saat PPKM Level 4 di Tangsel

Ombudsman Soroti Longgarnya Pengawasan Petugas Saat PPKM Level 4 di Tangsel

Megapolitan
Satgas Covid-19 di RT/RW di Jakarta Diminta Lebih Aktif Pantau Pasien yang Jalani Isolasi Mandiri

Satgas Covid-19 di RT/RW di Jakarta Diminta Lebih Aktif Pantau Pasien yang Jalani Isolasi Mandiri

Megapolitan
LBH Jakarta Nilai Draf Revisi Perda Covid-19 DKI Jakarta Bias Kelas

LBH Jakarta Nilai Draf Revisi Perda Covid-19 DKI Jakarta Bias Kelas

Megapolitan
Krematorium di TPU Tegal Alur Beroprasi, Kapasitas 5 Jenazah per Hari

Krematorium di TPU Tegal Alur Beroprasi, Kapasitas 5 Jenazah per Hari

Megapolitan
Anies Ajak Warga yang Sudah Divaksin Covid-19 Ikut Sosialisasikan Vaksinasi

Anies Ajak Warga yang Sudah Divaksin Covid-19 Ikut Sosialisasikan Vaksinasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X