Kompas.com - 22/06/2020, 14:10 WIB
Petugas PMI Jakarta Pusat menyemprotkan cairan disinfektan di kawasan SMA Negeri 68 Jakarta Pusat, Senin (22/6/2020) DOKUMEN PRIBADIPetugas PMI Jakarta Pusat menyemprotkan cairan disinfektan di kawasan SMA Negeri 68 Jakarta Pusat, Senin (22/6/2020)
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Pusat mengencarkan penyemprotan cairan disinfektan di sekolah di tengah masa penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2020/2021.

Kepala Markas PMI Jakarta Pusat, Edward Bachtiar menjelaskan, pihaknya mengerahkan 30 personel yang dibagi menjadi 6 kelompok untuk disebarkan ke sekolah tingkat SD, SMP, SMA di wilayah Jakarta Pusat.

Dia menargetkan, sebanyak 573 sekolah yang ada di Jakarta Pusat bisa selesai didisinfeksi seluruhnya selama 10 hari kedepan.

"Kami targetkan 10 hari, terhitung mulai Senin ini. Tim sudah kami sebar untuk penyemprotan, dimulai dari sekolah negeri dahulu baru kemudian sekolah swasta," ujarnya Senin (22/6/2020).

Baca juga: Penumpang KRL Menumpuk di Stasiun Bogor, Bima Arya Sebut Jakarta Belum Maksimal Atur Jam Kerja

Menurut Edward, disinfeksi gedung-gedung sekolah dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada orangtua murid, jika nantinya kegiatan belajar mengajar di sekolah kembali dilakukan.

"Kita semprot baik itu sekolah masuk zona merah ataupun hijau. Agar orangtua tidak perlu khawatir untuk datang ke sekolah nantinya," ungkapnya

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada Senin ini, lanjut Edward, sudah ada 62 sekolah yang disambangi petugas PMI untuk mulai disemprotkan cairan disinfektan.

Mulai dari area luar gedung sekolah hingga bagian dalam ruang-ruang kelas untuk mencegah penyebaran Covid-19.

"Enam tim sudah dibagi-bagi. Kalau cuaca enggak hujan bisa selesai hari ini 62 sekolah itu," kata Edward.

Baca juga: Dua Pekan PSBB Transisi, Anies Klaim Angka Reproduksi Covid-19 di Jakarta Turun Lagi

Untuk diketahui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah membuka pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) secara bertahap sejak Kamis (11/6/2020) lalu.

Tahapan PPDB dimulai dengan prapendaftaran yang dilaksanakan secara daring melalui situs web ppdb.jakarta.go.id.

Adapun Jadwal prapendaftaran secara daring dilaksanakan mulai 11 Juni sampai 3 Juli 2020, kecuali Minggu dan hari libur nasional.

Ketentuan itu tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nomor 501 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis PPDB Tahun Pelajaran 2020/2021.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Pelonggaran PPKM, Wali Kota Tangerang Ingatkan Orangtua Awasi Anak di Bawah 12 Tahun

Soal Pelonggaran PPKM, Wali Kota Tangerang Ingatkan Orangtua Awasi Anak di Bawah 12 Tahun

Megapolitan
Wali Kota Tangerang Ingatkan ASN Jangan Cuti pada 18-22 Oktober

Wali Kota Tangerang Ingatkan ASN Jangan Cuti pada 18-22 Oktober

Megapolitan
Catatan Terakhir Korban Tewas Susur Sungai Ciamis: Desember Jemput Ya

Catatan Terakhir Korban Tewas Susur Sungai Ciamis: Desember Jemput Ya

Megapolitan
Misteri 5 Orang Tewas Seketika di Gorong-gorong

Misteri 5 Orang Tewas Seketika di Gorong-gorong

Megapolitan
Hujan Deras Senin Kemarin Bikin Saluran Air di Jakarta Pusat Tersumbat

Hujan Deras Senin Kemarin Bikin Saluran Air di Jakarta Pusat Tersumbat

Megapolitan
Polisi Mintai Keterangan Istri Wakil Dewan Kota Jakut Terkait Kecelakaan di Cilincing

Polisi Mintai Keterangan Istri Wakil Dewan Kota Jakut Terkait Kecelakaan di Cilincing

Megapolitan
Polisi Belum Bisa Pastikan Penyebab Kecelakaan yang Menewaskan Anggota Dewan Kota Jakut

Polisi Belum Bisa Pastikan Penyebab Kecelakaan yang Menewaskan Anggota Dewan Kota Jakut

Megapolitan
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Investasi Bodong yang Tipu Korbannya Rp 1 Miliar

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Investasi Bodong yang Tipu Korbannya Rp 1 Miliar

Megapolitan
Kuasa Hukum Korban Pelecehan di KPI Harap Polisi Segera Tetapkan Tersangka

Kuasa Hukum Korban Pelecehan di KPI Harap Polisi Segera Tetapkan Tersangka

Megapolitan
Kecelakaan Kereta Api Terbesar di Indonesia Terjadi 34 Tahun Lalu di Bintaro, Ratusan Penumpang Tewas

Kecelakaan Kereta Api Terbesar di Indonesia Terjadi 34 Tahun Lalu di Bintaro, Ratusan Penumpang Tewas

Megapolitan
Korban Pelecehan di KPI 6 Kali Jalani Pemeriksaan Psikis di RS Polri

Korban Pelecehan di KPI 6 Kali Jalani Pemeriksaan Psikis di RS Polri

Megapolitan
Orangtua Korban Tewas Susur Sungai di Ciamis Ingin Tahu SOP Kegiatan

Orangtua Korban Tewas Susur Sungai di Ciamis Ingin Tahu SOP Kegiatan

Megapolitan
Jakarta Terapkan PPKM Level 2, Anak Boleh Masuk Bioskop Berdasarkan Instruksi Mendagri

Jakarta Terapkan PPKM Level 2, Anak Boleh Masuk Bioskop Berdasarkan Instruksi Mendagri

Megapolitan
Wali Kota Tangerang: PPKM Turun Level 2, Warga Tetap Harus Jalankan Prokes dengan Benar

Wali Kota Tangerang: PPKM Turun Level 2, Warga Tetap Harus Jalankan Prokes dengan Benar

Megapolitan
Truk Trailer Terbalik di Km 0 Cawang Interchange, Lalu Lintas Tanjung Priok-Cikampek Macet Parah

Truk Trailer Terbalik di Km 0 Cawang Interchange, Lalu Lintas Tanjung Priok-Cikampek Macet Parah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.