Kompas.com - 22/06/2020, 15:53 WIB
Dua maling handphone diamuk massa di wilayah RW 09, Kelurahan Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Senin (22/6/2020). Bidik Layar Instagram @jakarta.terkiniDua maling handphone diamuk massa di wilayah RW 09, Kelurahan Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Senin (22/6/2020).
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Dua maling ponsel ditangkap dan diamuk massa di wilayah RW 09, Kelurahan Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Senin (22/6/2020) pagi.

Informasi itu viral di media sosial. Dalam video yang diunggah akun Instagram @jakarta.terkini, terlihat dua maling setengah telanjang ditangkap warga setempat.

Niman, salah seorang warga setempat mengungkap kronologi penangkapan maling. Kata dia, para pelaku awalnya mencuri ponsel milik penghuni sebuah kontrakan.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Dua orang pria diamankan warga diduga telah mencuri hp warga di Daerah Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur pagi tadi, Senin 22/6/2020. Selanjutnya dibawa ke polsek terdekat. . Untuk info terkini di Jakarta..? . Follow @jakarta.terkini Follow @jakarta.terkini Follow @jakarta.terkini ???? . Jakarta terkini, dekat dengan Jakarta! . Credit by: @gilajalan_ott . . . . #jakartaterkini #jakartainfo #infojakarta #jakarta #jakartabarat #jakartaselatan #jakartatimur #jakartapusat #jakartafood #jakartautara #jakartaevent #jktinfo #jakartaphotographer #jakartaonlineshop #jakartaphotography #jakartans #jakartahits #explorejakarta #persijajakarta #persija #persijaday #lokerjakarta #muajakarta

A post shared by Jakarta Terkini (@jakarta.terkini) on Jun 21, 2020 at 9:19pm PDT

"Pintu rumah (korban) kebuka, dia masuk ambil HP. Begitu dia keluar, yang punya juga keluar teriak (maling), (maling) kabur," kata Niman saat dikonfirmasi, Senin.

Niman menambahkan, pelaku berjumlah tiga orang dengan menggunakan dua sepeda motor. Saat para pelaku melarikan diri, sejumlah warga sempat mencoba menghalangi, tetapi gagal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya halang-halangi juga kan karena saya timpuk batu dia tidak berhenti, dia kabur, teman saya juga sempat tendang dia tidak jatuh, dia kabur. Terus saya kejar, saya teriak maling akhirnya banyak orang pada dengar dikejar juga, akhirnya tertangkap," ujar Niman.

Baca juga: Viral Video Maling Motor Dihajar Warga, Kepala Ditendang dan Tangan Diinjak ke Aspal

Dua dari tiga pelaku berhasil ditangkap warga, sedangkan satu pelaku lainnya melarikan diri.

Kedua pelaku pun dibawa warga ke pos pangkalan ojek dan sempat mendapat amukan massa.

"Namanya massa sempat dipukul, di-bully gitu. Akhirnya ada yang lapor dan dibawa polisi. Satu pelakunya kabur, tidak kena," ujar Niman.

Sementara itu, Kapolsek Pasar Rebo Kompol Tuti Aini hingga saat ini belum bisa dimintai konfirmasi mengenai kejadian tersebut.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viani Limardi Dipecat PSI, Apa Dasar Aturannya?

Viani Limardi Dipecat PSI, Apa Dasar Aturannya?

Megapolitan
Buntut Kasus Bayi Dijadikan Manusia Silver, KPAI Bakal Evaluasi Status Kota Layak Anak Tangsel

Buntut Kasus Bayi Dijadikan Manusia Silver, KPAI Bakal Evaluasi Status Kota Layak Anak Tangsel

Megapolitan
Anggota DPRD Viani Limardi yang Dipecat PSI sebagai Kader Tak Hadiri Rapat Paripurna Interpelasi

Anggota DPRD Viani Limardi yang Dipecat PSI sebagai Kader Tak Hadiri Rapat Paripurna Interpelasi

Megapolitan
Ular Kobra Mulai Bermunculan di Permukiman Warga Jaktim, Ini Cara Antisipasinya

Ular Kobra Mulai Bermunculan di Permukiman Warga Jaktim, Ini Cara Antisipasinya

Megapolitan
Potensi Gelombang Ketiga Covid-19, Begini Langkah Pemkot Tangerang

Potensi Gelombang Ketiga Covid-19, Begini Langkah Pemkot Tangerang

Megapolitan
Pemkot Jakpus Gelar Vaksinasi Rabies dengan Layanan Drive Thru

Pemkot Jakpus Gelar Vaksinasi Rabies dengan Layanan Drive Thru

Megapolitan
Meski Tak Penuhi Kuorum, Rapat Paripurna Bahas Interpelasi Formula E Tetap Digelar

Meski Tak Penuhi Kuorum, Rapat Paripurna Bahas Interpelasi Formula E Tetap Digelar

Megapolitan
Capaian Vaksinasi Covid-19 di Kota Tangerang 80 Persen

Capaian Vaksinasi Covid-19 di Kota Tangerang 80 Persen

Megapolitan
Tak Hadiri Rapat Paripurna Interpelasi Formula E, Ketua Fraksi PKS: Itu Ilegal

Tak Hadiri Rapat Paripurna Interpelasi Formula E, Ketua Fraksi PKS: Itu Ilegal

Megapolitan
Luhut Tantang Haris Azhar dan Fatia Melihat Laporan Harta Kekayaannya

Luhut Tantang Haris Azhar dan Fatia Melihat Laporan Harta Kekayaannya

Megapolitan
Kepada 7 Fraksi Penolak Interpelasi Formula E, Fraksi PDI-P: Kalau Tak Setuju, Sampaikan di Sidang Paripurna

Kepada 7 Fraksi Penolak Interpelasi Formula E, Fraksi PDI-P: Kalau Tak Setuju, Sampaikan di Sidang Paripurna

Megapolitan
DLH Kota Tangerang Vaksinasi Ratusan Pemulung di TPA Rawa Kucing

DLH Kota Tangerang Vaksinasi Ratusan Pemulung di TPA Rawa Kucing

Megapolitan
Hanya Fraksi PDI-P dan PSI, Ini Anggota DPRD yang Hadir dalam Rapat Paripurna Interpelasi Formula E

Hanya Fraksi PDI-P dan PSI, Ini Anggota DPRD yang Hadir dalam Rapat Paripurna Interpelasi Formula E

Megapolitan
Kesaksian Ibu yang Bayinya Dicat Silver, Tak Tahu Anaknya Dibawa Mengemis, Tiba-tiba Diberi Rp 20.000

Kesaksian Ibu yang Bayinya Dicat Silver, Tak Tahu Anaknya Dibawa Mengemis, Tiba-tiba Diberi Rp 20.000

Megapolitan
Polisi Bubarkan Kerumunan Pengunjung di Tempat Hiburan di Cikini

Polisi Bubarkan Kerumunan Pengunjung di Tempat Hiburan di Cikini

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.