Disprindag Tangsel Targetkan Relokasi Pedagang Pasar Ciputat Rampung Akhir Juli 2020

Kompas.com - 23/06/2020, 11:37 WIB
Pasar Ciputat, Tangerang Selatan. KOMPAS.com/ANDRI DONNAL PUTERAPasar Ciputat, Tangerang Selatan.

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Dinas Perindustrian dan Pedagangan (Disprindag) Kota Tangerang Selatan telah melakukan proses relokasi pedagang Pasar Ciputat guna mendukung rencana revitalisasi pada Agustus 2020 mendatang.

Tak kurang dari 660 pedagang yang ada di kios maupun lapak pasar tersebut bakal direlokasi secara bertahap ke Plaza Ciputat hingga akhir Juli 2020.

"Untuk revitalisasi lebih ke Dinas Bangunan dan Penataan Ruang. Untuk relokasi pedagang kami yang melakukan tindak lanjutnya. Bulan Juni sampai Juli ini selesai relokasi," kata Kepala Disprindag Kota Tangerang Selatan Maya Mardiana saat dikonfirmasi, Selasa (23/6/2020).

Baca juga: Pedagang Pasar Ciputat Khawatir Kehilangan Konsumen jika Direlokasi, Disperindag Siapkan Strategi

Saat ini Disprindag sedang mendata para pedagang, seiring proses relokasi yang dilakukan secara bertahap. Salah satu yang didata adalah berkait besaran luas kios yang nanti akan ditempati mereka di Plaza Ciputat.

Adapun biaya retribusi yang nanti akan dikeluarkan pedagang bakal disesuaikan dengan luas ruko yang ditempati.

"Untuk besaran kios kan pasti berbeda-beda. Seperti untuk service charge yang mereka lakukan dalam biaya untuk kebersihan. Jadi tidak ada bedanya yang mereka keluarkan di tempat lama dan tempat relokasi. Mulai Rp 150.000 sampai sekian," kata Maya.

Baca juga: Hindari Kerumunan, Relokasi 660 Pedagang Pasar Ciputat Dilakukan Bertahap

Selain itu, Disprindag juga tengah mengatur mekanisme konsumen agar para pedagang yang direlokasi sementara tidak kehilangan para pelanggannya.

"Nanti kan ada alur konsumen. Kebetulan ini lagi pandemi Covid-19, jadi memang alur masuk dan keluar (konsumen) kami atur. Gimana caranya konsumen bisa masuk ke tempat mereka dulu. Seperti rengkayasa lalu lintas, semacam itulah," ucapnya.

Sebelumnya, Pemkot Tangerang Selatan kembali melakukan sosialisasi kepada para pedagang Pasar Ciputat terkait wacana revitalisasi yang akan dilakukan.

Baca juga: Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Ungkap Sulitnya Merevitalisasi Pasar Ciputat

Sosialisasi terus dilakukan guna merealisasikan perbaikan pasar yang sudah diwacanakan sejak beberapa tahu lalu.

Pada 2018 lalu, anggaran yang dibutuhkan untuk merevitalisasi Pasar Ciputat diperkirakan mencapai Rp 250 miliar.

Pemkot Tangerang Selatan melalui skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) berupaya mencari investor untuk membiayai revitalisasi pasar tersebut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kembali Langgar PPKM, Tiga Restoran di Bekasi Timur Disegel

Kembali Langgar PPKM, Tiga Restoran di Bekasi Timur Disegel

Megapolitan
Tim DVI Pakai Data CCTV di Bandara untuk Identifikasi Korban Sriwijaya Air

Tim DVI Pakai Data CCTV di Bandara untuk Identifikasi Korban Sriwijaya Air

Megapolitan
PPKM di Bekasi, 120 Orang Ditegur karena Tak Pakai Masker, Tempat Hiburan Ditutup Sementara

PPKM di Bekasi, 120 Orang Ditegur karena Tak Pakai Masker, Tempat Hiburan Ditutup Sementara

Megapolitan
UPDATE 18 Januari: Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Hampir Tembus 5000 Orang

UPDATE 18 Januari: Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Hampir Tembus 5000 Orang

Megapolitan
Update Identifikasi Korban Sriwijaya Air, Tim DVI Terima 438 Sampel DNA dan 308 Kantong Jenazah

Update Identifikasi Korban Sriwijaya Air, Tim DVI Terima 438 Sampel DNA dan 308 Kantong Jenazah

Megapolitan
Penghuni Indekos di Cipete Utara Ditemukan Meninggal

Penghuni Indekos di Cipete Utara Ditemukan Meninggal

Megapolitan
Sepekan PSBB, Lalu Lintas Pesepeda di Jakarta Meningkat, Kendaraan Bermotor Menurun

Sepekan PSBB, Lalu Lintas Pesepeda di Jakarta Meningkat, Kendaraan Bermotor Menurun

Megapolitan
Kerumunan di Camden Bar Menteng, Polisi Periksa 9 Saksi dan Segera Tentukan Tersangka

Kerumunan di Camden Bar Menteng, Polisi Periksa 9 Saksi dan Segera Tentukan Tersangka

Megapolitan
Tim SAR Persempit Wilayah Pencarian Sriwijaya Air SJ 182 di Bawah Laut

Tim SAR Persempit Wilayah Pencarian Sriwijaya Air SJ 182 di Bawah Laut

Megapolitan
Kasus Covid-19 Terus Melonjak, Pemprov DKI Diminta Waspadai Kerumunan Saat Pembagian BST

Kasus Covid-19 Terus Melonjak, Pemprov DKI Diminta Waspadai Kerumunan Saat Pembagian BST

Megapolitan
Geng 'Gemtas' dan 'Tuyul' Saling Lempar Batu di Manggarai, Polisi Tembakkan Gas Air Mata

Geng "Gemtas" dan "Tuyul" Saling Lempar Batu di Manggarai, Polisi Tembakkan Gas Air Mata

Megapolitan
Daftar 29 Korban Sriwijaya Air SJ 182 yang Sudah Diidentifikasi, Salah Satunya Bayi Berusia 11 Bulan

Daftar 29 Korban Sriwijaya Air SJ 182 yang Sudah Diidentifikasi, Salah Satunya Bayi Berusia 11 Bulan

Megapolitan
Daftar Temuan Penting Selama 10 Hari Operasi Pencarian Sriwijaya Air SJ 182

Daftar Temuan Penting Selama 10 Hari Operasi Pencarian Sriwijaya Air SJ 182

Megapolitan
Hari-10, Kelanjutan Operasi Pencarian Sriwijaya Air SJ 182 Ditentukan Senin Ini

Hari-10, Kelanjutan Operasi Pencarian Sriwijaya Air SJ 182 Ditentukan Senin Ini

Megapolitan
Tambah 48 Kasus Covid-19 di Tangsel, 562 Pasien Masih Dirawat

Tambah 48 Kasus Covid-19 di Tangsel, 562 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X