Begini Kronologi Penumpang KRL yang Terjebak hingga Akhirnya Keluar dari Kereta di Stasiun Bekasi

Kompas.com - 23/06/2020, 11:59 WIB
Petugas menggunakan face shield dan masker di Stasiun Kota Bogor, Selasa (9/6/2020). Pihak stasiun menerapkan protokol kesehatan kepada petugas dan penumpang KRL commuter line untuk mengurangi penyebaran virus Covid-19. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOPetugas menggunakan face shield dan masker di Stasiun Kota Bogor, Selasa (9/6/2020). Pihak stasiun menerapkan protokol kesehatan kepada petugas dan penumpang KRL commuter line untuk mengurangi penyebaran virus Covid-19.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebuah video rekaman menampilkan seorang penumpang terjebak dalam rangkaian kereta rel listrik ( KRL) di Stasiun Bekasi.

Dalam video yang viral di media sosial itu, penumpang malang tersebut mengaku tertidur dan terkunci sendirian di dalam kereta yang sudah selesai beroperasi.

Penumpang tersebut meminta pertolongan dengan menghubungi pihak KCI melalui media sosial. Dia akhirnya berhasil keluar setelah petugas KRL membuka pintu kereta yang ditumpanginya.

Baca juga: Viral, Cerita Penumpang Terkunci di Dalam KRL karena Ketiduran

VP Corporate Communication PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Anne Purba menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Sabtu (20/6/2020) lalu.

Menurut dia, penumpang tersebut naik KRL KA 1444 rute Stasiun Jakarta Kota-Stasiun Bekasi dan terjebak beberapa menit di dalam KRL yang telah menyelesaikan perjalanannya.

"Masih berada di dalam rangkaian hingga beberapa menit setelah kereta tersebut sampai di stasiun Bekasi pada Sabtu (20/6) pukul 21.39 WIB," ujarnya ketika dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (23/6/2020).

Baca juga: Terjebak Portal yang Ditutup, Dua Begal di Tangerang Ditangkap Warga

Anne menjelaskan, saat kejadian, kereta tersebut dalam kondisi masih menyala dengan pintu yang tertutup. Di saat yang sama kereta tersebut sedang bersiap menuju lokasi parkir KRL.

"Kereta masih berada di stasiun untuk persiapan perjalanan ke lokasi stabling atau parkir kereta," ungkapnya.

Di sisi lain, lanjut Ane, petugas KRL yang bertugas sedang menyelesaikan administrasi sebelum mereka kembali ke dalam kereta untuk melakukan pengecekan.

Baca juga: Tunggu Hasil Tes Swab di Stasiun Bekasi, Wali Kota: Kalau Tinggi, Kami Minta KRL Dihentikan

Saat melakukan pengecekan itulah petugas mendapati adanya seorang penumpang di dalam rangkaian kereta dan langsung membukakan pintu untuknya.

"Petugas kemudian membantu pengguna tersebut keluar," ungkap Ane.

"Pengguna sebelumnya juga menghubungi twitter @commuterline yang segera mengkomunikasikan dengan petugas di stasiun," sambungnya.

Anne menambahkan, setelah berhasil keluar dari dalam KRL, penumpang tersebut langsung meninggalkan area Stasiun Bekasi.

"Keluar atau tap out dari gate elektronik stasiun, seperti pengguna lainnya," pungkasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tertinggi, 2.121 Jenazah di Jakarta Dimakamkan dengan Protap Covid-19 Sepanjang Januari

Tertinggi, 2.121 Jenazah di Jakarta Dimakamkan dengan Protap Covid-19 Sepanjang Januari

Megapolitan
Pemprov DKI Sebut 100 Jenazah Dimakamkan dengan Protap Covid-19 dalam Sehari

Pemprov DKI Sebut 100 Jenazah Dimakamkan dengan Protap Covid-19 dalam Sehari

Megapolitan
Jalan Falatehan Kebayoran Baru Tergenang Air hingga 50 Sentimeter, Lalu Lintas Sempat Macet

Jalan Falatehan Kebayoran Baru Tergenang Air hingga 50 Sentimeter, Lalu Lintas Sempat Macet

Megapolitan
Ketika Grafik Kasus Positif Covid-19 Harian di DKI Jakarta Melonjak Selama PPKM Jilid Pertama

Ketika Grafik Kasus Positif Covid-19 Harian di DKI Jakarta Melonjak Selama PPKM Jilid Pertama

Megapolitan
Asosiasi RS Swasta: Pemerintah Belum Bayar Uang Perawatan Pasien Covid-19 Puluhan Miliar Rupiah

Asosiasi RS Swasta: Pemerintah Belum Bayar Uang Perawatan Pasien Covid-19 Puluhan Miliar Rupiah

Megapolitan
KPU Tangsel Nyatakan Siap Hadapi Sidang Sengketa Hasil Pilkada 2020

KPU Tangsel Nyatakan Siap Hadapi Sidang Sengketa Hasil Pilkada 2020

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Tambah 1.941 Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19

Pemprov DKI Akan Tambah 1.941 Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19

Megapolitan
Polisi: Beberapa Pembuat Surat PCR Palsu adalah Pegawai Lab dan Klinik

Polisi: Beberapa Pembuat Surat PCR Palsu adalah Pegawai Lab dan Klinik

Megapolitan
Perempuan Mesum di Halte Senen Tertangkap, Pelaku Pria Masih Diburu

Perempuan Mesum di Halte Senen Tertangkap, Pelaku Pria Masih Diburu

Megapolitan
Dua Anggota Ormas Dianiaya karena Sering Memalak di Kafe Bekasi, Seorang Tewas

Dua Anggota Ormas Dianiaya karena Sering Memalak di Kafe Bekasi, Seorang Tewas

Megapolitan
Tabrak Sepatbor Mobil Boks, Pengendara Motor Jatuh dan Tewas di Tempat

Tabrak Sepatbor Mobil Boks, Pengendara Motor Jatuh dan Tewas di Tempat

Megapolitan
Polisi Pastikan Perempuan yang Mesum di Halte Kramat Raya Bukan PSK

Polisi Pastikan Perempuan yang Mesum di Halte Kramat Raya Bukan PSK

Megapolitan
Jelang Sidang Sengketa Hasil Pilkada, KPU Tangsel Siapkan Sanggahan hingga Alat Bukti

Jelang Sidang Sengketa Hasil Pilkada, KPU Tangsel Siapkan Sanggahan hingga Alat Bukti

Megapolitan
Satpol PP: Penginapan AVA OYO di Pademangan Berulang Kali Langgar Protokol Kesehatan

Satpol PP: Penginapan AVA OYO di Pademangan Berulang Kali Langgar Protokol Kesehatan

Megapolitan
Blok Makam Jenazah Pasien Covid-19 Mulai Penuh, Pemprov DKI Terus Siapkan Lahan Baru

Blok Makam Jenazah Pasien Covid-19 Mulai Penuh, Pemprov DKI Terus Siapkan Lahan Baru

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X