Kompas.com - 23/06/2020, 19:08 WIB
Personel Polsek Makasar saat proses olah TKP jasad korban yang jatuh dari JPO Halte UKI, Makasar, Jakarta Timur, Selasa (23/6/2020)
Dokumentasi Polsek MakasarPersonel Polsek Makasar saat proses olah TKP jasad korban yang jatuh dari JPO Halte UKI, Makasar, Jakarta Timur, Selasa (23/6/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang pemuda tanpa identitas tewas akibat jatuh dari jembatan penyeberangan orang (JPO) halte Transjakarta UKI, Kecamatan Makasar, Jakarta, Selasa (23/6/2020).

Kapolsek Makasar Kompol TF Hutagaol mengatakan, saat kejadian dini hari tadi, jasad korban ditemukan dua Pamdal Transjakarta Halte Transjakarta UKI.

"Keduanya mendengar suara jatuh dari dari atas JPO UKI ke Jalan Mayjen Soetoyo. Setelah dicek korban dalam keadaan meninggal," kata Hutagaol saat dikonfirmasi, Selasa, seperti dikutip Tribun Jakarta.

Baca juga: Cerita Dokter Rawat Korban Penganiayaan Kelompok John Kei, Setelah Operasi Langsung Keluar RS

Temuan lalu dilaporkan ke SPKT Polsek Makasar yang segera mengerahkan personel dan Tim Identifikasi guna melakukan olah TKP.

Dari hasil pemeriksaan sementara tak ditemukan tanda penganiayaan pada tubuh pemuda yang jasadnya jatuh tepat di tengah jalan itu.

"Apakah dia jatuh karena mengantuk, mabuk atau bagaimana masih dalam penyelidikan anggota. Penyebabnya belum diketahui," ujarnya.

Baca juga: Polisi Kejar 3 Anak Buah John Kei, Seorang Diduga Bawa Senjata Api

Penyelidik Unit Reskrim Polsek Makasar sudah berupaya memastikan identitas korban ke warga sekitar, namun tak ada yang mengenali.

Lantaran tak ada identitas, jasad korban hingga kini masih berada RS Polri Kramat Jati untuk diautopsi.

"Nanti kita ada teknik sendiri mencari identitasnya. Untuk ciri khusus pada jasad korban tidak ada. Korban ditemukan jatuh ke jalan arah PGC," tuturnya. (Bima Putra)

 

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul "Pemuda Tanpa Identitas Jatuh dari JPO Halte UKI, Korban Tewas di TKP."



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal Lia Eden yang Mengaku Dapat Wahyu dari Malaikat Jibril

Mengenal Lia Eden yang Mengaku Dapat Wahyu dari Malaikat Jibril

Megapolitan
Seorang Karyawan Curi 14 Ponsel Dari Gerai yang Dia Jaga, Kerugian Korban Capai Rp 100 Juta

Seorang Karyawan Curi 14 Ponsel Dari Gerai yang Dia Jaga, Kerugian Korban Capai Rp 100 Juta

Megapolitan
Cara Daftar Kartu Lansia Jakarta 2021

Cara Daftar Kartu Lansia Jakarta 2021

Megapolitan
Wagub DKI Ingatkan Ada Sanksi ASN yang Nekat Mudik Lebaran

Wagub DKI Ingatkan Ada Sanksi ASN yang Nekat Mudik Lebaran

Megapolitan
Sopir Fortuner Pelaku Tabrak Lari di Bintaro Menyerahkan Diri ke Polisi

Sopir Fortuner Pelaku Tabrak Lari di Bintaro Menyerahkan Diri ke Polisi

Megapolitan
Keputusan Anies soal Kerja Sama Pengelolaan Air dengan Aetra Dipertanyakan

Keputusan Anies soal Kerja Sama Pengelolaan Air dengan Aetra Dipertanyakan

Megapolitan
Mohammed bin Zayed, Pemimpin Arab Paling Berpengaruh yang Namanya Dipakai untuk Tol Layang Japek

Mohammed bin Zayed, Pemimpin Arab Paling Berpengaruh yang Namanya Dipakai untuk Tol Layang Japek

Megapolitan
Buka Puasa Bersama di Tengah Pandemi Covid-19, Warga: Gue Pilih secara Online

Buka Puasa Bersama di Tengah Pandemi Covid-19, Warga: Gue Pilih secara Online

Megapolitan
Mudik Dilarang, AP II Tata Personel, Operasional Bandara, dan Sistem Penerbangan

Mudik Dilarang, AP II Tata Personel, Operasional Bandara, dan Sistem Penerbangan

Megapolitan
Langgar Aturan PPKM, 2 Kafe di Jakpus dan Jakut Dilarang Buka 3x24 Jam

Langgar Aturan PPKM, 2 Kafe di Jakpus dan Jakut Dilarang Buka 3x24 Jam

Megapolitan
Besok Tol Layang Jakarta-Cikampek Ganti Nama, Ini Ruas Jalan yang Ditutup

Besok Tol Layang Jakarta-Cikampek Ganti Nama, Ini Ruas Jalan yang Ditutup

Megapolitan
UPDATE 10 April: Tambah 22 Kasus di Kota Tangerang, 236 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 10 April: Tambah 22 Kasus di Kota Tangerang, 236 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Geger Benda Mencurigakan di Masjid di Pondok Aren, Ditinggalkan karena Alasan Berat

Geger Benda Mencurigakan di Masjid di Pondok Aren, Ditinggalkan karena Alasan Berat

Megapolitan
Jakarta Catat 977 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate 9,3 Persen

Jakarta Catat 977 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate 9,3 Persen

Megapolitan
UPDATE Covid-19 di Depok, Ada 230 Kasus Baru

UPDATE Covid-19 di Depok, Ada 230 Kasus Baru

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X