Pemkot Tangerang Kembali Dapat Penilaian WTP dari BPK

Kompas.com - 23/06/2020, 20:13 WIB
Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah saat ditemui di Kantor Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin (6/1/2020) KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONOWalikota Tangerang, Arief R Wismansyah saat ditemui di Kantor Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin (6/1/2020)

TANGERANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Tangerang, Banten, kembali mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangannya tahun 2019 dari Badan Pemeriksa Keuangan ( BPK) RI.

Penilain untuk laporan keuangan tahun anggaran 2019 itu menjadi opini WTP ke-13 Kota Tangerang dari BPK.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, daerah yang dia pimpin itu bukan sekedar mengejar jumlah opini WTO dari BPK tetapi bagaimana bisa memberikan pelayanan paripurna kepada masyarakat.

"Yang penting itu bukan jumlahnya tapi bagaimana pemkot bisa maksimal dalam mengelola keuangan daerah," ujar dia dalam keterangan diterima Kompas.com, Selasa (23/6/2020).

Baca juga: Opini WTP Ketiga untuk Pemprov DKI dan Sejumlah Masalah yang Harus Diselesaikan...

Arief menekankan, opini WTP ke 13 itu akan menjadi motivasi tambahan bagi Pemkot Tangerang untuk melakukan akuntabilitas, efektivitas, dan efisiensi dalam pengelolaan keuangan Pemkot Tangerang.

Dalam laporan hasil pemeriksaan BPK atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2019, baik Pemkot maupun DPRD Kota Tangerang menerima opini WTP.

Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Banten Agus Tholib mengatakan, opini WTP tersebut merupakan kerja keras ASN Pemkot Tangerang dan bisa mempertahankan opini WTP sebelumnya.

" Opini WTP yang diberikan menjadi acuan bagi Pemerintah daerah dalam pengelolaan keuangan daerah menuju lebih baik lagi," ujar Agus.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPAI Terima 224 Pengaduan Terkait PPDB 2020, Jakarta Terbanyak

KPAI Terima 224 Pengaduan Terkait PPDB 2020, Jakarta Terbanyak

Megapolitan
Warga Bekasi Diimbau Tiadakan Lomba 17-an

Warga Bekasi Diimbau Tiadakan Lomba 17-an

Megapolitan
UPDATE 5 Agustus: 4 Kasus Baru, Covid-19 di Kota Tangerang Jadi 604

UPDATE 5 Agustus: 4 Kasus Baru, Covid-19 di Kota Tangerang Jadi 604

Megapolitan
Kritik Kebijakan Ganjil Genap di Jakarta, F-Gerindra: Kembalikan Saja Sistem WFH

Kritik Kebijakan Ganjil Genap di Jakarta, F-Gerindra: Kembalikan Saja Sistem WFH

Megapolitan
Kemendikbud Minta Pemkot Bekasi Hentikan Simulasi KBM Tatap Muka

Kemendikbud Minta Pemkot Bekasi Hentikan Simulasi KBM Tatap Muka

Megapolitan
Tak Lagi Jabat Sekda Tangsel dan Mundur sebagai ASN, Muhamad Akan Jadi Kader PDI-P

Tak Lagi Jabat Sekda Tangsel dan Mundur sebagai ASN, Muhamad Akan Jadi Kader PDI-P

Megapolitan
Pasien Covid-19: Corona is Real, Kalau Ingin Have Fun Pikir Lagi!

Pasien Covid-19: Corona is Real, Kalau Ingin Have Fun Pikir Lagi!

Megapolitan
Polisi: Pembunuh Perempuan di Margonda Residence Depok Ditangkap di Bekasi

Polisi: Pembunuh Perempuan di Margonda Residence Depok Ditangkap di Bekasi

Megapolitan
Video Anji dan Hadi Pranoto soal Temuan Antibodi Covid-19 Disebut Punya Kepentingan Penjualan Obat Herbal

Video Anji dan Hadi Pranoto soal Temuan Antibodi Covid-19 Disebut Punya Kepentingan Penjualan Obat Herbal

Megapolitan
Total 2.483 Orang Dirawat, Pasien Covid-19 di Jakarta Tebanyak Sejak Awal Pandemi

Total 2.483 Orang Dirawat, Pasien Covid-19 di Jakarta Tebanyak Sejak Awal Pandemi

Megapolitan
Kasus Jenazah Hilang di TPU Karang Bahagia, Polisi Temukan Potongan Tengkorak di Septic Tank

Kasus Jenazah Hilang di TPU Karang Bahagia, Polisi Temukan Potongan Tengkorak di Septic Tank

Megapolitan
Motor Pengantar Tabung Gas Terbakar di Jatinegara

Motor Pengantar Tabung Gas Terbakar di Jatinegara

Megapolitan
Positivity Rate Covid-19 di Jakarta 7,8 Persen Selama Sepekan Terakhir

Positivity Rate Covid-19 di Jakarta 7,8 Persen Selama Sepekan Terakhir

Megapolitan
Penyintas Covid-19 Sebut Mereka yang Abai Protokol Kesehatan sebagai Orang Arogan

Penyintas Covid-19 Sebut Mereka yang Abai Protokol Kesehatan sebagai Orang Arogan

Megapolitan
Jubir Ralat Data, Ada Dua Pegawai PN Jakarta Barat yang Terpapar Covid-19

Jubir Ralat Data, Ada Dua Pegawai PN Jakarta Barat yang Terpapar Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X