Tidak Ada CFD di Sudirman-Thamrin, Pemkot Jaksel Buka Alternatif di Jalan Layang Antasari

Kompas.com - 24/06/2020, 15:16 WIB
Suasana hari bebas kendaraan bermotor atau car free day (CFD) di jalan layang non tol (JLNT) Antasari, Jakarta, Minggu (14/01/2018). Kegiatan yang dinamakan Antasari Sky Sports ini berlangsung pada pukul 06.00-10.00 WIB. MAULANA MAHARDHIKASuasana hari bebas kendaraan bermotor atau car free day (CFD) di jalan layang non tol (JLNT) Antasari, Jakarta, Minggu (14/01/2018). Kegiatan yang dinamakan Antasari Sky Sports ini berlangsung pada pukul 06.00-10.00 WIB.
|

JAKARTA,KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengeluarkan kebijakan kembali meniadakan Hari Bebas Kendaraan Bermotor ( HBKB) atau Car Free Day ( CFD) di kawasan Sudirman-Thamrin mulai Minggu (30/6/2020).

Berkait kebijakan ini, Pemprov DKI Jakarta selanjutnya menyerahkan penyelengaraan CFD ke setiap wilayah kota.

Pemkot Jakarta Selatan menyambut baik kebijakan tersebut. Pihkanya akan menyiapkan area CFD di sepanjang jalan layang non-tol (JLNT) Antasari.

Baca juga: CFD Sudirman-Thamrin Kembali Ditiadakan, Pemprov DKI Bakal Sediakan Alternatif

"Dari pemerintah provinsi, kami implementasikan, kami sangat mendukung ini. Kami di Selatan melaksanakan (CFD) di Jalan Antasari, di atas," kata Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali saat dihubungi, Rabu (24/6/2020).

Jalan layang non-tol sepanjang empat kilometer itu akan dijadikan arena olahraga bagi warga Jakarta. Menurut Marullah, pengawasan akan jauh lebih mudah dilakukan di jalan tersebut.

Pasalnya, area tersebut terfokus di satu titik dan memiliki akses masuk yang dapat diawasi petugas satpol PP.

Baca juga: Lima Jalan di Jaktim Bakal Disiapkan sebagai Area CFD yang Baru

"Kalau mau masuk arah Blok M cuma satu (akses masuk), terus dari arah Cilandak cuma satu (akses masuk). Pengendaliannya lebih mudah," kata Marullah.

Rencananya area alternatif kegiatan CFD di Jakarta tersebut akan dibuka sejak pukul 06.00 hingga pukul 10.00 WIB. Marullah berharap warga yang ingin berolahraga pada Minggu nanti tetap tertib dan mematuhi protokol kesehatan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wagub DKI Riza Patria Positif Covid-19

Wagub DKI Riza Patria Positif Covid-19

Megapolitan
UPDATE 29 November: Tambah 49 Kasus Baru, Covid-19 di Kabupaten Bekasi Jadi 6.807

UPDATE 29 November: Tambah 49 Kasus Baru, Covid-19 di Kabupaten Bekasi Jadi 6.807

Megapolitan
Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, Polisi: Sudah Sakit 4 Hari Sebelumnya

Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, Polisi: Sudah Sakit 4 Hari Sebelumnya

Megapolitan
Balita Meninggal saat Dibawa Mengemis, Polisi Sebut Tak Temukan Tanda-tanda Kekerasan

Balita Meninggal saat Dibawa Mengemis, Polisi Sebut Tak Temukan Tanda-tanda Kekerasan

Megapolitan
Bantah Rizieq Shihab Kabur dari RS, FPI: Bodoh Akut yang Bicara!

Bantah Rizieq Shihab Kabur dari RS, FPI: Bodoh Akut yang Bicara!

Megapolitan
Polemik Pasca Rizieq Shihab di Tanah Air: 7 Pejabat Dicopot, Klaster Covid-19, hingga Tindak Pidana

Polemik Pasca Rizieq Shihab di Tanah Air: 7 Pejabat Dicopot, Klaster Covid-19, hingga Tindak Pidana

Megapolitan
FPI Benarkan Rizieq Shihab Tinggalkan RS Ummi Bogor dan Tak Lagi Dirawat

FPI Benarkan Rizieq Shihab Tinggalkan RS Ummi Bogor dan Tak Lagi Dirawat

Megapolitan
Janji Anies dan Kritik soal Syarat NIK dan KK pada Smart E-budgeting

Janji Anies dan Kritik soal Syarat NIK dan KK pada Smart E-budgeting

Megapolitan
MER-C Sebut Rizieq Shihab Dapat Perlakuan Tak Beretika dari Bima Arya

MER-C Sebut Rizieq Shihab Dapat Perlakuan Tak Beretika dari Bima Arya

Megapolitan
Kasus Meningkat, Pusat Karantina Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Hampir Penuh

Kasus Meningkat, Pusat Karantina Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Hampir Penuh

Megapolitan
RS Ummi Dapat Teguran Keras, MER-C: Seharusnya Bima Arya Percaya Penuh pada RS

RS Ummi Dapat Teguran Keras, MER-C: Seharusnya Bima Arya Percaya Penuh pada RS

Megapolitan
Di Tengah Polemik Tes Swab, Rizieq Shihab Pergi Tinggalkan RS Ummi

Di Tengah Polemik Tes Swab, Rizieq Shihab Pergi Tinggalkan RS Ummi

Megapolitan
Kontroversi Tes Swab Diam-diam Rizieq Shihab yang Berbuntut Kasus Hukum...

Kontroversi Tes Swab Diam-diam Rizieq Shihab yang Berbuntut Kasus Hukum...

Megapolitan
Modus Pencabulan Bocah di Pondok Aren, Pelaku Mengaku Kru Televisi hingga Imingi Bertemu Artis

Modus Pencabulan Bocah di Pondok Aren, Pelaku Mengaku Kru Televisi hingga Imingi Bertemu Artis

Megapolitan
Terus Bertambah, Ini Sederet Pejabat yang Dicopot Akibat Kerumunan Massa Rizieq

Terus Bertambah, Ini Sederet Pejabat yang Dicopot Akibat Kerumunan Massa Rizieq

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X