Bocah yang Tenggelam di Kali Pesanggrahan Kebon Jeruk Ditemukan Tewas

Kompas.com - 24/06/2020, 16:19 WIB
Ilustrasi THINKSTOCK.COMIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang bocah berumur 10 tahun yang hanyut di Pintu Air Kali Pesanggrahan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (23/6/2020), ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia pada Rabu ini.

Jenazah bocah itu ditemukan para petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkamart) Jakarta Barat dan petugas Basarnas yang menyisir lokasi kejadian hari ini.

Pencarian telah dilakukan sejak kemarin. Pada hari ini pencarian dimulai pukul 08.00 WIB. Sebanyak 25 petugas diterjunkan untuk mencari bocah tersebut.

Para petugas menyusuri sungai, terutama di sekitar tempat kejadian dan pintu air, dengan perahu karet.

Baca juga: Bocah 10 Tahun yang Tenggelam di Kali Pesanggrahan Belum Ditemukan

Petugas menemukan jenazah bocah tersebut pada pukul 10.08 WIB.

"Sudah ditemukan dalam keadaan meninggal," kata Kasiops Sudin Gulkamart Jakarta Barat Eko Sumarmo saat dihubungi.

Setelah diangkat dari sungai, jenazah korban diserahkan ke pihak keluarga.

Sudin Gulkamart Jakarta Barat mengimbau para orang tua dan warga sekitar untuk mengawasi anak-anak mereka saat bermain.

Korban bersama teman-temannya bermain dan berenang di dekat Pintu Air Kali Pesanggrahan, Kebon Jeruk, Selasa sore kemarin. Saat sedang berenang, teman-temannya kemudian menyadari bahwa korban tidak lagi kelihatan.

Warga lalu menghubungi petugas Sudin Gulkamart untuk melakukan pencarian. Namun, hingga pukul 18.00 WIB, korban tidak ditemukan dan pencarian dilanjutkan pada Rabu pagi tadi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Begal Pesepeda Ditangkap, Sudah Beraksi 25 Kali di Jakbar

5 Begal Pesepeda Ditangkap, Sudah Beraksi 25 Kali di Jakbar

Megapolitan
Hendak Edarkan 100.000 Dollar AS Palsu, 3 Pelaku Ditangkap Polisi

Hendak Edarkan 100.000 Dollar AS Palsu, 3 Pelaku Ditangkap Polisi

Megapolitan
Tiga Pelaku Begal Sepeda di Jalan Latumenten Ditangkap Polisi, Satu Buron

Tiga Pelaku Begal Sepeda di Jalan Latumenten Ditangkap Polisi, Satu Buron

Megapolitan
Terdampak Pandemi, 50 Persen Musisi di Kota Bekasi Banting Setir Jadi Kurir hingga Sopir Ojol

Terdampak Pandemi, 50 Persen Musisi di Kota Bekasi Banting Setir Jadi Kurir hingga Sopir Ojol

Megapolitan
Eks Polisi Ditangkap, Menipu Modus Bisa Pinjamkan Rp 3 Miliar dari Bank Dunia

Eks Polisi Ditangkap, Menipu Modus Bisa Pinjamkan Rp 3 Miliar dari Bank Dunia

Megapolitan
Warga Korban Banjir Banding, Pemprov DKI Siap Menghadapi

Warga Korban Banjir Banding, Pemprov DKI Siap Menghadapi

Megapolitan
Pengamat: Anies Cenderung Rugi jika Pilkada Jakarta Digelar 2024

Pengamat: Anies Cenderung Rugi jika Pilkada Jakarta Digelar 2024

Megapolitan
Badut di Masa Pandemi, Hampir Setahun Menganggur hingga Jadi Tukang Las

Badut di Masa Pandemi, Hampir Setahun Menganggur hingga Jadi Tukang Las

Megapolitan
Kalah Saing hingga Omzet Merosot, Puluhan Pengusaha Warteg di Tangerang Gulung Tikar

Kalah Saing hingga Omzet Merosot, Puluhan Pengusaha Warteg di Tangerang Gulung Tikar

Megapolitan
Wajib Uji Emisi Kendaraan di DKI Jakarta, Ini Syarat Lulus, Lokasi, dan Sanksi yang Mengintai

Wajib Uji Emisi Kendaraan di DKI Jakarta, Ini Syarat Lulus, Lokasi, dan Sanksi yang Mengintai

Megapolitan
Bocah 13 Tahun Hanyut Saat Main di Pinggir Sungai Ciliwung

Bocah 13 Tahun Hanyut Saat Main di Pinggir Sungai Ciliwung

Megapolitan
Polisi: Penjual Satwa Dilindungi Untung Rp 1 Juta-Rp 10 Juta Tiap Jual Satu Binatang

Polisi: Penjual Satwa Dilindungi Untung Rp 1 Juta-Rp 10 Juta Tiap Jual Satu Binatang

Megapolitan
Sudinkes Jaksel Klaim Kamar Perawatan Pasien Covid-19 Masih Cukup

Sudinkes Jaksel Klaim Kamar Perawatan Pasien Covid-19 Masih Cukup

Megapolitan
Live Music Dilarang di Kota Bekasi, Para Musisi Gelar Ngamen Online hingga Beralih Profesi

Live Music Dilarang di Kota Bekasi, Para Musisi Gelar Ngamen Online hingga Beralih Profesi

Megapolitan
Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua, Wali Kota Airin: Enggak Ada Gejala Apa Pun

Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua, Wali Kota Airin: Enggak Ada Gejala Apa Pun

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X