4 Fakta Kasus Penusukan Serda Saputra, Pelaku Oknum Marinir hingga Temuan Proyektil Peluru

Kompas.com - 26/06/2020, 10:11 WIB
Direktur Penyidikan Puspomad Kolonel CPM Kemas Ahmad Yani dan Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Nefra Firdaus dalam konferensi pers di Mabes AD, Jakarta Pusat, Kamis (25/6/2020) KOMPAS.com/ BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA LADJARDirektur Penyidikan Puspomad Kolonel CPM Kemas Ahmad Yani dan Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Nefra Firdaus dalam konferensi pers di Mabes AD, Jakarta Pusat, Kamis (25/6/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Bintara Pembina Desa (Babinsa) Tambora dari Komando Distrik Militer (Kodim) 0503 Jakarta Barat, Serda Saputra gugur saat menjalankan tugas pada Senin (22/6/2020).

Serda Saputra gugur saat melakukan tugas pengamanan di Hotel Mercure Batavia, Tambora, Jakarta Barat.

Ia tertusuk oleh oknum TNI AL dan warga sipil saat ingin mengurai keributan yang terjadi di lingkungan hotel.

Berikut rangkuman fakta kejadian:

1. Kronologi

Awalnya, Serda Saputra sedang melakukan pengamanan di Hotel Mercure Batavia, Senin (22/6/2020) dini hari.

Baca juga: Penusuk Anggota Babinsa Serda Saputra adalah Oknum Marinir TNI AL

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hotel tersebut jadi tempat karantina mandiri para pekerja migran untuk memastikan apakah terinfeksi Covid-19 atau tidak.

Serda Saputra melaksanakan pengamanan bersama sekuriti hotel.

Dandim 0503 JB Kol (Kav) Valian Wicaksono menjelaskan, Serda Saputra saat itu mendengar ada keributan di lingkungan hotel pukul 02.40 WIB.

Korban kemudian menghampiri lokasi untuk menyelesaikan keributan. Namun, ia tertusuk.

Petugas keamanan lain yang ada di lokasi berusaha membawa Serda Saputra ke rumah sakit terdekat. Namun, nyawa korban tidak tertolong.

2. Pelaku ditangkap

Usai kejadian, pihak TNI menangkap pelaku. Salah satu pelaku merupakan oknum TNI AL.

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama M. Zaenal mengonfirmasi hal tersebut.

"Menyikapi pemberitaan yang beredar di media, tentang peristiwa yang mengakibatkan meninggalnya prajurit TNI AD di daerah Tambora, Jakarta Barat, tanggal 22 Juni 2020, disampaikan bahwa terduga pelaku sudah ditangkap. Dan benar, yang bersangkutan adalah prajurit marinir TNI AL," kata Zaenal dalam keterangan tertulis, Selasa (23/6/2020).

Baca juga: Sempat Terdengar Tembakan, Puspomad Sebut Babinsa Serda Saputra Meninggal karena Luka Tusuk

3. Penjelasan Puspomad

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat Brigjen TNI Nefra Firdaus bersama Direktur Penyidikan Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Puspomad) Kolonel CPM Kemas Ahmad Yani menggelar konferensi pers di Mabes AD, Jakarta Pusat, Kamis (25/6/2020).

Dijelaskan, pelaku adalah Letda Mar RW. Ia sudah ditahan di Puspomal Kelapa Gading, Jakarta Utara dan akan diproses sesuai hukum militer.

Pelaku kedua adalah warga sipil. Ia sudah diserahkan ke Polres Metro Jakarta Barat untuk diproses secara hukum.

"Jadi untuk fakta dan sebenarnya karena sudah ditangani oleh POM Angkatan Laut dan mungkin untuk kepastian karena sudah tingkat penyidikan bisa ditanyakan ke POM AL," kata Kemas.

4. Proyektil peluru

Saat penyelidikan, Puspomad menemukan sejumlah barang bukti yang ada di lokasi. Salah satunya proyektil peluru dari jenis senjata api pistol.

Rekaman CCTV dan sejumlah barang di lokasi disita.

Baca juga: Puspomad Temukan Proyektil di Lokasi Penusukan Babinsa Serda Saputra

"Barang bukti yang terkait dengan perusakan pegangan pintu kaca lobi depan rusak diduga ditembak, properti hotel kaca, meja, kursi, lampu hias, TV LCD, pengukur suhu tubuh thermo gun," kata Kemas.

Puspomad juga meminta keterangan dari sejumlah saksi, yakni empat sekuriti hotel dan lima anggota Yonarhanudse-10 Dam Jaya BKO Kodim 0503 Jakarta Barat yang melaksanakan tugas pengamanan Covid-19.

Puspomad mengonfirmasi, meski ada penembakan, Serda Saputra dipastikan meninggal karena luka tusukan.

"Jadi bahan-bahan yang ditemukan di TKP (Hotel Mercure Batavia) dan keterangan saksi memang ada perisitwa penembakan. Sementara dari hasil luka yang didapat dari korban luka tusuk," kata Kemas.

Puspomad masih menyelidiki temuan proyektil tersebut.

"Nanti akan kembangakan jenis pistol apa, akan menelusuri dan menidaklanjuti oleh POM AL untuk memperjelas," kata Kemas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ditabrak Mercy yang Lawan Arah di Tol JORR, Korban Luka di Bagian Kepala

Ditabrak Mercy yang Lawan Arah di Tol JORR, Korban Luka di Bagian Kepala

Megapolitan
Lawan Arah di Tol JORR, Mobil Mercy Lalu Tabrak Dua Mobil

Lawan Arah di Tol JORR, Mobil Mercy Lalu Tabrak Dua Mobil

Megapolitan
Ada Penembakan di Tol Exit Bintaro, Polisi: Korban Selamat tapi Luka di Perut

Ada Penembakan di Tol Exit Bintaro, Polisi: Korban Selamat tapi Luka di Perut

Megapolitan
 Kinerja Tim Medsos Memuaskan, Pemprov DKI Jakarta Berhasil Raih Tiga Penghargaan di GSMS 2021

Kinerja Tim Medsos Memuaskan, Pemprov DKI Jakarta Berhasil Raih Tiga Penghargaan di GSMS 2021

Megapolitan
Polisi Kantongi Identitas Mobil Pelaku Penembakan di Exit Tol Bintaro

Polisi Kantongi Identitas Mobil Pelaku Penembakan di Exit Tol Bintaro

Megapolitan
Sebuah Kapal Terbakar di Pelabuhan Sunda Kelapa

Sebuah Kapal Terbakar di Pelabuhan Sunda Kelapa

Megapolitan
Izin Belum Juga Turun, PA 212 Berencana Ubah Konsep Acara Reuni 212

Izin Belum Juga Turun, PA 212 Berencana Ubah Konsep Acara Reuni 212

Megapolitan
Korban Mutilasi di Kedungwaringin Bekasi Diduga Seorang Pria

Korban Mutilasi di Kedungwaringin Bekasi Diduga Seorang Pria

Megapolitan
Potongan Tubuh Manusia Ditemukan di Kedungwaringin Bekasi

Potongan Tubuh Manusia Ditemukan di Kedungwaringin Bekasi

Megapolitan
Kecelakaan Saat Balap di Meikarta, Bamsoet: Alhamdulillah Aman

Kecelakaan Saat Balap di Meikarta, Bamsoet: Alhamdulillah Aman

Megapolitan
Tutup Sumur Resapan di Cilandak Jebol padahal Baru Dibangun, Ini Alasan Dinas Sumber Daya Air DKI

Tutup Sumur Resapan di Cilandak Jebol padahal Baru Dibangun, Ini Alasan Dinas Sumber Daya Air DKI

Megapolitan
Jakarta Telah Capai Target 100 Persen Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Jakarta Telah Capai Target 100 Persen Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Megapolitan
2 Orang Ditembak Orang Tak Dikenal di Pintu Keluar Tol Bintaro

2 Orang Ditembak Orang Tak Dikenal di Pintu Keluar Tol Bintaro

Megapolitan
Ada Senjata Tajam dan Stik Golf di Mobil Massa Pemuda Pancasila

Ada Senjata Tajam dan Stik Golf di Mobil Massa Pemuda Pancasila

Megapolitan
Polisi Bayar Rp 50 Juta ke LSM yang Memeras, Kompolnas Minta Propam Lakukan Pemeriksaan Menyeluruh

Polisi Bayar Rp 50 Juta ke LSM yang Memeras, Kompolnas Minta Propam Lakukan Pemeriksaan Menyeluruh

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.