Pemkot Jaksel Kini Persilakan Pejalan Kaki Beraktivitas di Area CFD JLNT Antasari

Kompas.com - 26/06/2020, 18:56 WIB
Suasana hari bebas kendaraan bermotor atau car free day (CFD) di jalan layang non tol (JLNT) Antasari, Jakarta, Minggu (14/01/2018). Kegiatan yang dinamakan Antasari Sky Sports ini berlangsung pada pukul 06.00-10.00 WIB. MAULANA MAHARDHIKASuasana hari bebas kendaraan bermotor atau car free day (CFD) di jalan layang non tol (JLNT) Antasari, Jakarta, Minggu (14/01/2018). Kegiatan yang dinamakan Antasari Sky Sports ini berlangsung pada pukul 06.00-10.00 WIB.
|

JAKARTA,KOMPAS.com - Camat Kebayoran Baru Tomy Fudihartono memastikan tidak ada larangan bagi para pejalan kaki untuk berolahraga di area car free day (CFD) jalan layang non-tol (JLNT) Antasari, Jakarta Selatan.

Dia mengatakan, warga dipersilakan berolahraga di kawasan tersebut.

"Bebas, mau jalan kaki boleh. Yang enggak boleh itu bawa motor mobil. Skateboard juga boleh. Mau main bola juga boleh," kata dia saat dikonfirmasi, Jumat (26/6/2020).

Namun, Tomy mengimbau warga yang ingin berolahraga di kawasan tersebut agar tetap mematuhi peraturan protokol kesehatan dengan menggunakan masker dan menjaga jarak.

Mundari selaku Camat Cilandak juga menyilakan pejalan kaki dan pesepeda untuk berolahraga raga di jalur CFD Jalan Cipete Raya.

Baca juga: Cegah Orang Berdempetan Jadi Alasan Pemkot Larang Pejalan Kaki Datang ke CFD Jaksel

"Orang jalan mah boleh. Yang penting enggak boleh berkerumun. Orang jalan masa kami larang, " kata dia.

Sama seperti Tomy, dia mengingatkan agar warga tetap mematuhi protokol kesehatan selama berolahraga. 

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan pejalan kaki boleh datang dan berolahraga di 32 lokasi pengganti area car free day (CFD) kawasan Sudirman-Thamrin.

Hal ini berbeda dengan pernyataan Syafrin sebelumnya yang menyebutkan pejalan kaki dilarang beraktivitas di lokasi tersebut.

Baca juga: Sempat Melarang, Pemprov DKI Akhirnya Izinkan Pejalankan Kaki Beraktivitas di 32 Lokasi CFD

Meski demikian, Syafrin berujar bahwa warga yang datang harus terus bergerak seperti para pesepeda.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tangsel Kehabisan Stok Plasma Konvalesen dan Ajakan Penyintas Covid-19 Mendonor

Tangsel Kehabisan Stok Plasma Konvalesen dan Ajakan Penyintas Covid-19 Mendonor

Megapolitan
TPU Srengseng Sawah Hampir Penuh, Tersisa Sekitar 60 Liang untuk Makam Jenazah Pasien Covid-19

TPU Srengseng Sawah Hampir Penuh, Tersisa Sekitar 60 Liang untuk Makam Jenazah Pasien Covid-19

Megapolitan
Wagub DKI Benarkan Sanksi Denda Progresif Pelanggar Protokol Kesehatan Dihapus

Wagub DKI Benarkan Sanksi Denda Progresif Pelanggar Protokol Kesehatan Dihapus

Megapolitan
2 Kali Diperpanjang, Kelanjutan Operasi SAR Sriwijaya SJ 182 Diputuskan Kamis Sore

2 Kali Diperpanjang, Kelanjutan Operasi SAR Sriwijaya SJ 182 Diputuskan Kamis Sore

Megapolitan
Polisi Musnahkan 44 Kg Sabu yang Diduga dari Malaysia

Polisi Musnahkan 44 Kg Sabu yang Diduga dari Malaysia

Megapolitan
Tanda SOS di Pulau Laki, Basarnas Pastikan Hoax hingga Dihapus Google

Tanda SOS di Pulau Laki, Basarnas Pastikan Hoax hingga Dihapus Google

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Kamis: Jabodetabek Diguyur Hujan

Prakiraan Cuaca BMKG Kamis: Jabodetabek Diguyur Hujan

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Hoaks Tanda SOS di Pulau Laki | Grand Indonesia Dihukum Bayar Ganti Rugi Rp 1 Miliar

[POPULER JABODETABEK] Hoaks Tanda SOS di Pulau Laki | Grand Indonesia Dihukum Bayar Ganti Rugi Rp 1 Miliar

Megapolitan
4.501 Warga Depok Masih Positif Covid-19, Terbanyak Selama Pandemi

4.501 Warga Depok Masih Positif Covid-19, Terbanyak Selama Pandemi

Megapolitan
[UPDATE 20 Januari]: Muncul 59 Kasus Baru, Total 5.339 Kasus di Kota Tangerang

[UPDATE 20 Januari]: Muncul 59 Kasus Baru, Total 5.339 Kasus di Kota Tangerang

Megapolitan
UPDATE 20 Januari: Bertambah 14 Kasus Covid-19 di Tangsel, Totalnya Kini 4.410

UPDATE 20 Januari: Bertambah 14 Kasus Covid-19 di Tangsel, Totalnya Kini 4.410

Megapolitan
Kejari Kota Tangerang Buat 2 Inovasi Cegah Percaloan Layanan Tilang

Kejari Kota Tangerang Buat 2 Inovasi Cegah Percaloan Layanan Tilang

Megapolitan
Pemkot Tangerang Akan Berlakukan Sitem Looping di Simpang Tiga Gondrong

Pemkot Tangerang Akan Berlakukan Sitem Looping di Simpang Tiga Gondrong

Megapolitan
Pedagang Daging Sapi Mogok, Kios Daging di Tangsel Tutup

Pedagang Daging Sapi Mogok, Kios Daging di Tangsel Tutup

Megapolitan
Hari Ke-12 Pencarian Sriwijaya Air SJ 182, Tim Sar Evakuasi 1 Kantong Serpihan Pesawat

Hari Ke-12 Pencarian Sriwijaya Air SJ 182, Tim Sar Evakuasi 1 Kantong Serpihan Pesawat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X