TNI-Polri Kerahkan 500 Personel untuk Jaga 32 Titik CFD di Jakarta

Kompas.com - 28/06/2020, 08:09 WIB
Warga berolahraga saat hari bebas berkendara atau car free day (CFD) di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta, Minggu (21/6/2020). Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta memisahkan jalur untuk pesepeda, olahraga lari, dan jalan kaki saat CFD pertama pada masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi. ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTAWarga berolahraga saat hari bebas berkendara atau car free day (CFD) di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta, Minggu (21/6/2020). Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta memisahkan jalur untuk pesepeda, olahraga lari, dan jalan kaki saat CFD pertama pada masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 500 personel gabungan TNI-Polri dikerahkan untuk mengawasi pelaksanaan car free day ( CFD) yang tersebar di sejumlah lokasi di Jakarta, Minggu (28/6/2020) ini.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo mengatakan, 500 personel tersebut akan disebar ke 32 titik pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau CFD hari ini.

"Disiapkan 500 personel gabungan Ditlantas, Polres, Polsek dan TNI untuk menjaga 32 titik tersebut," ujar Sambodo  ketika dihubungi Kompas.com, Minggu pagi.

Baca juga: Pemkot Jaksel Kini Persilakan Pejalan Kaki Beraktivitas di Area CFD JLNT Antasari

Menurut Sambodo, keberadaan ratusan personel tersebut merupakan hasil koordinasi antara Ditlantas Polda Metro Jaya dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta pada Jumat lalu.

Aparat TNI-Polri akan bergabung dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta yang sudah disiagakan di setiap lokasi CFD.

"Mereka akan bergabung bersama Dishub dan Satpol PP DKI," ujar dia.

Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta telah memutuskan untuk meniadakan sementara CFD di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman-Jalan MH Thamrin pada masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi.

Kendati demikian, Pemprov DKI akan tetap melaksanakan CFD tetapi lokasinya disebar ke 32 titik untuk mengurangi kerumunan masyarakat.

"Untuk menghindari kepadatan, maka tentu di masa transisi ini kami harus sebar keinginan warga untuk beraktivitas olahraga," kata Syafrin.

Berikut 32 lokasi CFD yang akan digelar hari Minggu ini:

Kategori lokasi CFD:

  1. Jalan Suryopranoto
  2. Sisi Danau Sunter Selatan
  3. Jalan Gajah Mada
  4. Jalan Hayam Wuruk
  5. Jalan Pemuda
  6. Jalan Layang Non Tol (JLNT) Antasari
  7. Jalan Percetakan Negara 2


Kategori lokasi jalan untuk olahraga:

  1. Jalan Pejagalan Raya
  2. Jalan Paseban Raya
  3. Jalan Zamrud Raya
  4. Jalan Pramuka Sari I
  5. Jalan Danau Tornado
  6. Jalan Amir Hamzah
  7. Sisi Inpeksi Kali Sunter Rawa Badak Selatan
  8. Jalan Kelapa Hibrida Sukapura
  9. Jalan Pulau Maju Bersama
  10. Jalan Benyamin Sueb
  11. Jalan Arteri Pegangsaan Dua
  12. Jalan RA Fadillah
  13. Jalan Inspeksi Kanal Banjir Barat (KBT)
  14. Jalan Raden Inten
  15. Jalan Bina Marga
  16. Jalan Sultan Iskandar Muda - Arteri Pondok Indah
  17. Jalan Tebet Barat Dalam Raya
  18. Jalan Kesehatan Raya
  19. Jalan Cipete Raya
  20. Jalan Puri Harum
  21. Jalan Puri Ayu
  22. Jalan Puri Elok
  23. Jalan Puri Molek
  24. Jalan Puri Ayu 1
  25. Jalan Puri Molek 1



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyalahgunaan Jatah Vaksin di Pasar Tanah Abang: Dipakai ART hingga Kenalan Pedagang

Penyalahgunaan Jatah Vaksin di Pasar Tanah Abang: Dipakai ART hingga Kenalan Pedagang

Megapolitan
Ikappi Ingatkan PD Pasar Jaya Tak Menyepelekan Pendataan Pedagang untuk Vaksinasi Covid-19

Ikappi Ingatkan PD Pasar Jaya Tak Menyepelekan Pendataan Pedagang untuk Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
Isi Pledoi Pembunuh Ade Sara, Assyifa: Mohon Putusan Ringan Agar Saya Bisa Melanjutkan Pendidikan...

Isi Pledoi Pembunuh Ade Sara, Assyifa: Mohon Putusan Ringan Agar Saya Bisa Melanjutkan Pendidikan...

Megapolitan
Pengamat Dorong Pemprov DKI Percepat Normalisasi 4 Sungai Utama

Pengamat Dorong Pemprov DKI Percepat Normalisasi 4 Sungai Utama

Megapolitan
UPDATE 5 Maret: Tambah 35 Kasus di Kota Tangerang, 303 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 5 Maret: Tambah 35 Kasus di Kota Tangerang, 303 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Gerebek Lumpur hingga Sumur Resapan Dinilai Upaya Minor Atasi Banjir Jakarta

Gerebek Lumpur hingga Sumur Resapan Dinilai Upaya Minor Atasi Banjir Jakarta

Megapolitan
Kenalan hingga ART Ikut Divaksin di Pasar Tanah Abang, Ikappi: Merugikan Pedagang

Kenalan hingga ART Ikut Divaksin di Pasar Tanah Abang, Ikappi: Merugikan Pedagang

Megapolitan
Wali Kota Tangerang Sebut Penerapan Pembelajaran Tatap Muka Tergantung Dinamika Kasus Covid-19

Wali Kota Tangerang Sebut Penerapan Pembelajaran Tatap Muka Tergantung Dinamika Kasus Covid-19

Megapolitan
Penerima Bansos Tunai Rp 300.000 di Jakarta Bisa Dicoret, Ini Ketentuannya

Penerima Bansos Tunai Rp 300.000 di Jakarta Bisa Dicoret, Ini Ketentuannya

Megapolitan
UPDATE 5 Maret: 537 Pasien Covid-19 di Tangsel Masih Dirawat

UPDATE 5 Maret: 537 Pasien Covid-19 di Tangsel Masih Dirawat

Megapolitan
Pedagang Pasar Induk Kramatjati Tunggu Kepastian Jadwal Vaksinasi Covid-19

Pedagang Pasar Induk Kramatjati Tunggu Kepastian Jadwal Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
Bansos Tunai Rp 300.000 untuk Warga Jakarta Cair Minggu Kedua Maret 2021

Bansos Tunai Rp 300.000 untuk Warga Jakarta Cair Minggu Kedua Maret 2021

Megapolitan
UPDATE 5 Maret: Jakarta Tambah 1.159 Kasus Covid-19

UPDATE 5 Maret: Jakarta Tambah 1.159 Kasus Covid-19

Megapolitan
Virus Corona B.1.1.7 Muncul di Indonesia, Pemkot Tangerang Sebut 4M Kunci Pencegahan

Virus Corona B.1.1.7 Muncul di Indonesia, Pemkot Tangerang Sebut 4M Kunci Pencegahan

Megapolitan
Gubernur DKI Anies dan Wagub Ariza Beda Pernyataan: dari Lockdown Akhir Pekan Hingga Skateboard di Trotoar

Gubernur DKI Anies dan Wagub Ariza Beda Pernyataan: dari Lockdown Akhir Pekan Hingga Skateboard di Trotoar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X