Kompas.com - 29/06/2020, 16:35 WIB
Ilustrasi virus corona untuk anak-anak, diambil dari buku #COVIBOOK karya Manuela Molina. Manuela MolinaIlustrasi virus corona untuk anak-anak, diambil dari buku #COVIBOOK karya Manuela Molina.

DEPOK, KOMPAS.com - Ketua Komisi A DPRD Kota Depok Hamzah mengaku lelah mengingatkan Pemerintah Kota Depok agar tetap menjaga kewaspadaan pergerakan warga di tengah fase PSBB proporsional saat ini.

Belakangan, kawasan Tanah Merah di bilangan Cipayung jadi sorotan karena rutin menjadi tempat nongkrong warga dalam jumlah besar.

Meskipun sempat ditutup, namun Tanah Merah kembali dimasuki oleh warga selama sepekan belakangan ini tanpa ada intervensi konkret di lapangan dari pemerintah.

Baca juga: Warga Kembali Nongkrong di Tanah Merah Cipayung, Satpol PP Akui Kesulitan

"Saya sih sudah capek teriak-teriak ke pemerintah, kayaknya mereka cuek saja begitu," ujar Hamzah ketika dihubungi Kompas.com.

"Saya selalu teriak di (Rapat) Paripurna, di rapat-rapat, ke media, kayaknya cuek-cuek saja mereka itu, tidak pernah memperhatikan rakyatnya," ungkap dia.

Pria yang juga menjabat Sekretaris DPC Partai Gerindra Kota Depok itu berujar, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok mestinya tidak boleh kendur dalam pengawasan kegiatan warga meskipun PSBB sudah dilonggarkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, ia berharap agar Pemerintah Kota Depok segera melakukan komunikasi dengan pengelola kawasan Tanah Merah beserta pejabat setempat agar masalah itu bisa dicarikan solusinya dalam waktu yang cepat.

Baca juga: Tanah Merah Jadi Tempat Nongkrong Warga, Satpol PP Depok Akan Tutup Akses

"Harusnya dari pihak di situ, pengurus tanah, RT, RW, dan tokoh-tokoh di sana, harus diajak bicara dan persuasif dengan tim gugus untuk disepakati bahwa untuk sementara itu jangan dibuka dulu," jelas Hamzah.

"Tim Gugus Kota Depok itu harus tetap waspada seperti ketika di awal-awal, begitu gencar. Kita kan masih ada peraturan yang tidak memperbolehkan kumpul lebih dari 5 orang," imbuh dia.

Sebelumnya, Tanah Merah sempat ditutup aksesnya oleh Satpol PP Kota Depok menggunakan garis polisi untuk mencegah kerumunan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPATK Harap Pasal Pencucian Uang Konsisten Digunakan untuk Tindak Pidana Narkoba

PPATK Harap Pasal Pencucian Uang Konsisten Digunakan untuk Tindak Pidana Narkoba

Megapolitan
Ancol Sediakan Kantong Parkir untuk Pengunjung dengan Pelat Kendaraan Tak Sesuai Ganjil Genap

Ancol Sediakan Kantong Parkir untuk Pengunjung dengan Pelat Kendaraan Tak Sesuai Ganjil Genap

Megapolitan
Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Ancol, Jumlah Pengunjung Meningkat

Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Ancol, Jumlah Pengunjung Meningkat

Megapolitan
Tak Sejalan dengan Dishub DKI, Polisi Tetapkan Motor Kena Aturan Ganjil Genap di Tempat Wisata

Tak Sejalan dengan Dishub DKI, Polisi Tetapkan Motor Kena Aturan Ganjil Genap di Tempat Wisata

Megapolitan
Boleh Masuk Ancol, Anak-anak Asyik Bermain Pasir dan Berlarian di Kawasan Pantai

Boleh Masuk Ancol, Anak-anak Asyik Bermain Pasir dan Berlarian di Kawasan Pantai

Megapolitan
Pemkot Belum Setor Naskah Akademik, Perda Kota Religius Depok Terancam Ditunda Pembahasannya

Pemkot Belum Setor Naskah Akademik, Perda Kota Religius Depok Terancam Ditunda Pembahasannya

Megapolitan
Taman Margasatwa Ragunan Kembali Dibuka, Pengunjung Capai 4.901 Orang

Taman Margasatwa Ragunan Kembali Dibuka, Pengunjung Capai 4.901 Orang

Megapolitan
Tak Sesuai Aturan Dishub, Motor Juga Kena Ganjil Genap di Kawasan Ancol

Tak Sesuai Aturan Dishub, Motor Juga Kena Ganjil Genap di Kawasan Ancol

Megapolitan
Satpol PP Gerebek Rumah Kos dan Hotel di Tangerang, 4 Perempuan dan 4 Pasangan Bukan Suami Terjaring Razia

Satpol PP Gerebek Rumah Kos dan Hotel di Tangerang, 4 Perempuan dan 4 Pasangan Bukan Suami Terjaring Razia

Megapolitan
Naskah Akademik Tak Kunjung Disetor ke DPRD, Pemkot Depok Sembunyi-sembunyi soal Perda Kota Religius?

Naskah Akademik Tak Kunjung Disetor ke DPRD, Pemkot Depok Sembunyi-sembunyi soal Perda Kota Religius?

Megapolitan
Keceriaan dan Senyum Lebar Pedagang Kelinci Sambut Wisata Ragunan Dibuka Lagi...

Keceriaan dan Senyum Lebar Pedagang Kelinci Sambut Wisata Ragunan Dibuka Lagi...

Megapolitan
Hari Pertama Dibuka, Ragunan Dikunjungi Ribuan Warga, Banyak Orangtua Bawa Anaknya Berwisata

Hari Pertama Dibuka, Ragunan Dikunjungi Ribuan Warga, Banyak Orangtua Bawa Anaknya Berwisata

Megapolitan
Mayat Tanpa Identitas Terbungkus Kain Ditemukan di Bantaran KBT Cilincing

Mayat Tanpa Identitas Terbungkus Kain Ditemukan di Bantaran KBT Cilincing

Megapolitan
Polisi Akan Selidiki Keterlibatan Pihak Lain dalam Kasus Rachel Vennya Kabur dari Karantina

Polisi Akan Selidiki Keterlibatan Pihak Lain dalam Kasus Rachel Vennya Kabur dari Karantina

Megapolitan
Polisi Panggil Rachel Vennya Terkait Nopol RFS Senin 25 Oktober

Polisi Panggil Rachel Vennya Terkait Nopol RFS Senin 25 Oktober

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.