4 Pesepeda Jadi Korban Pencurian di Kawasan Bundaran HI

Kompas.com - 30/06/2020, 11:51 WIB
Warga mengayuh sepedanya saat melintas di kawasan bundarah Hotel Indonesia Jakarta, Minggu (28/6/2020). Meskipun Pemprov DKI Jakarta meniadakan kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di kawasan Jalan Sudirman-Thamrin, namun ribuan warga tetap berolah raga di kawasan tersebut. ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDIWarga mengayuh sepedanya saat melintas di kawasan bundarah Hotel Indonesia Jakarta, Minggu (28/6/2020). Meskipun Pemprov DKI Jakarta meniadakan kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di kawasan Jalan Sudirman-Thamrin, namun ribuan warga tetap berolah raga di kawasan tersebut.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah remaja yang tengah bersepeda diduga menjadi korban pencurian di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Menteng, Jakarta Pusat.

Hal itu diketahui dari sebuah video yang beredar di akun Instagram @cetul22, terlihat empat orang remaja tengah duduk dengan sepeda yang tergeletak di pinggir jalan.

Dalam keterangan video tersebut tertulis bahwa empat pesepeda itu menjadi korban hipnotis dan dua orang di antaranya kehilangan ponselnya karena diambil oleh pelaku.

Baca juga: Pesepeda Dominasi Pengunjung CFD di Jalan Layang Antasari

Saat dikonfirmasi, Kepala Unit Reskrim Polsek Metro Menteng Kompol Gozali Luhulima membenarkan adanya anak remaja yang diduga merupakan korban hipnotis.

"Iya semalam. Tapi mereka tidak buat laporan. Orang tua korban juga sudah jemput di polsek," ujar Gozali ketika dikonfirmasi, Selasa (30/6/2020).

Menurut Gozali, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 19.30 WIB saat para remaja itu sedang beristirahat di kawasan Bundaran HI usai bersepeda dari wilayah Jakarta Selatan.

"Jadi mereka itu katanya kecapean habis bawa sepeda. Pas lagi istirahat di (Bundaran) HI ada satu orang datang," ujar Gozali.

Pelaku tersebut meminta untuk mengikutinya ke Jalan Maluku dengan alasan kawasan Bundaran HI rawan kejahatan.

Baca juga: Kadishub DKI Sebut Pesepeda di Jalur Sudirman-Thamrin Meningkat 10 Kali Lipat

Kemudian, keempat remaja tersebut diminta menyerahkan ponselnya dengan dalih agar tidak hilang atau dicuri.

"Cuma dua yang diambil. Terus di Jalan Maluku itu, setelah dipegang HP-nya pelaku langsung melarikan diri," ungkapnya.

Setelah itu, lanjut Gozali, petugas kepolisian yang tengah berpatroli melihat kerumunan remaja dan menanyakan keperluan mereka berada di pinggir jalan.

"Baru mereka sadar dan langsung cerita ke petugas. Pengakuan mereka disuruh kasih HP. Langsung mereka dibawa ke Polsek Metro Menteng," pungkasnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anies Sebut Ada Unsur Hilangnya Hajat Hidup Nelayan pada Reklamasi Sebelumnya

Anies Sebut Ada Unsur Hilangnya Hajat Hidup Nelayan pada Reklamasi Sebelumnya

Megapolitan
Viral Pengendara Motor Cekcok dengan Sopir Ambulans di Depok, Ini Penjelasan Polisi

Viral Pengendara Motor Cekcok dengan Sopir Ambulans di Depok, Ini Penjelasan Polisi

Megapolitan
Ini Alasan Anies Beri Izin Reklamasi Seluas 155 Hektar untuk Ancol?

Ini Alasan Anies Beri Izin Reklamasi Seluas 155 Hektar untuk Ancol?

Megapolitan
Polisi Tangkap Dua Kurir Sabu di Bintaro

Polisi Tangkap Dua Kurir Sabu di Bintaro

Megapolitan
Anies Bilang Izin Reklamasi Ancol Tak Langgar Janji Kampanye

Anies Bilang Izin Reklamasi Ancol Tak Langgar Janji Kampanye

Megapolitan
UPDATE 11 Juli: Tambah 359 Kasus, Jumlah Pasien Covid-19 di DKI Capai 13.957

UPDATE 11 Juli: Tambah 359 Kasus, Jumlah Pasien Covid-19 di DKI Capai 13.957

Megapolitan
Satu Pedagang Positif Covid-19, Pasar Pramuka Ditutup Selama Tiga Hari

Satu Pedagang Positif Covid-19, Pasar Pramuka Ditutup Selama Tiga Hari

Megapolitan
Anies Sebut Reklamasi Terdahulu Menghasilkan Banjir, sedangkan Reklamasi Ancol Mengendalikan Banjir

Anies Sebut Reklamasi Terdahulu Menghasilkan Banjir, sedangkan Reklamasi Ancol Mengendalikan Banjir

Megapolitan
Achmad Yurianto: Face Shield yang Dipakai Tanpa Masker Tak Maksimal Cegah Penularan Covid-19

Achmad Yurianto: Face Shield yang Dipakai Tanpa Masker Tak Maksimal Cegah Penularan Covid-19

Megapolitan
Polda Metro Jaya Bentuk Tim Khusus Usut Kematian Editor Metro TV

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Khusus Usut Kematian Editor Metro TV

Megapolitan
Terprovokasi Ajakan Tawuran lewat Live Streaming, Dua Remaja Ditangkap

Terprovokasi Ajakan Tawuran lewat Live Streaming, Dua Remaja Ditangkap

Megapolitan
Anies Akui Secara Teknis Penambahan Lahan di Ancol adalah Reklamasi

Anies Akui Secara Teknis Penambahan Lahan di Ancol adalah Reklamasi

Megapolitan
Buka Suara soal Reklamasi Ancol, Anies: Ini untuk Melindungi Warga dari Banjir

Buka Suara soal Reklamasi Ancol, Anies: Ini untuk Melindungi Warga dari Banjir

Megapolitan
Lurah Grogol Selatan yang Dicopot Diduga Beri Pelayanan Langsung ke Djoko Tjandra Saat Bikin E-KTP

Lurah Grogol Selatan yang Dicopot Diduga Beri Pelayanan Langsung ke Djoko Tjandra Saat Bikin E-KTP

Megapolitan
Polisi: Jenazah Editor Metro TV Mulai Membusuk Saat Ditemukan

Polisi: Jenazah Editor Metro TV Mulai Membusuk Saat Ditemukan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X