Penutupan Sementara Pasar Blok A Tanah Abang Tunggu Arahan Pasar Jaya

Kompas.com - 30/06/2020, 15:32 WIB
Warga beraktivitas di kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta, Selasa (5/5/2020). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali memperpanjang penutupan sementara Pasar Tanah Abang hingga 22 Mei 2020 untuk mengurangi kerumunan orang di ruang publik guna mencegah penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/hp. Dhemas ReviyantoWarga beraktivitas di kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta, Selasa (5/5/2020). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali memperpanjang penutupan sementara Pasar Tanah Abang hingga 22 Mei 2020 untuk mengurangi kerumunan orang di ruang publik guna mencegah penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/hp.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengelola Pasar Blok A Tanah Abang menyebut belum akan melakukan penutupan sementara kawasan pasar dan menunggu keputusan dari Perumda Pasar Jaya.

Hal itu menanggapi kabar penutupan Pasar Blok A Tanah Abang selama tiga hari mulai 1 Juli 2020, setelah ditemukan pedagang dan petugas yang terkonfirmasi positif Covid-19.

"So far kita masih tetap buka," ujar Direktur Utama Pengelola Pasar Blok A Tanah Abang Indiarto Tanumihardja ketika dikonfirmasi, Selasa (30/6/2020).

Indiarto mengatakan, memang ada dua orang di Pasar Blok A Tanah Abang yang positif Covid-19 yakni seorang pedagang dan karyawan pengelola.

Baca juga: 10 Orang Positif Covid-19, 5 Pasar di Kawasan Tanah Abang Kembali Ditutup Sementara

Hal itu diketahui setelah keluarnya hasil uji swab massal yang dilakukan Puskesmas Kecamatan Tanah Abang pada Selasa (23/6/2020) lalu.

"Kemarin siang dapat informasi terkait masalah hasil swab test ada dua positif. Satu pedagang, satu lagi karyawan. Mereka sudah diminta isolasi sama Puskemas wilayahnya masing-masing," ungkapnya.

Kendati demikian, Indiarto menjelaskan bahwa pihaknya selaku pengelola tidak bisa langsung melakukan penutupan gedung Pasar Blok A Tanah Abang.

Menurut dia, kebijakan penutupan gedung pasar yang dinaungi oleh Perumda Pasar Jaya harus berdasarkan arahan dan keputusan dari Direksi Perumda Pasar Jaya.

Baca juga: Larangan Kantong Plastik Dimulai Besok, Pasar Jaya Wanti-wanti Pedagang Pasar

"Karena kami pengelola di sini kan swasta. Sementara untuk melakukan penutupan gedung yang dibawah Pasar Jaya itu keputusan dari direksi Perumda Pasar Jaya," ungkapnya.

Sebelumnya, lima pasar di kawasan Tanah Abang akan ditutup sementara selama tiga hari mulai 1 Juli 2020 karena ada 10 orang yang dinyatakan positif di lima lokasi tersebut.

Lima pasar yang dimaksud yaitu Pusat Grosir Mode Tanah Abang (PGMTA), Pasar Metro Tanah Abang (PMTA), Pasar Central Tanah Abang (CTA), serta Pasar Blok A dan Blok B Tanah abang.

Camat Tanah Abang Yassin Passaribu menjelaskan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan pengelola pasar terkait penutupan selama tiga hari yang akan dimulai pada 1 Juli mendatang.

Baca juga: Sempat Ditutup Tiga Hari, Pasar Becek Pondok Labu Beroperasi Kembali

"Hari ini saya kirimkan surat ke mereka, besok dasarnya mereka sosialisasi. Tanggal 1 Juli 2020 baru ditutup selama tiga hari," ujar Yassin ketika dikonfirmasi, Senin (29/6/2020) kemarin

Selama penutupan tersebut, Yassin menyebutkan, lima pasar tersebut akan dilakukan strerilisasi dengan penyemprotan cairan disinfektan untuk mencegah adanya kasus baru positif Covid-19.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Pembukaan Gereja, KAJ Siapkan Protokol Kesehatan Umat

Jelang Pembukaan Gereja, KAJ Siapkan Protokol Kesehatan Umat

Megapolitan
Anies Sebut Ada Unsur Hilangnya Hajat Hidup Nelayan pada Reklamasi Sebelumnya

Anies Sebut Ada Unsur Hilangnya Hajat Hidup Nelayan pada Reklamasi Sebelumnya

Megapolitan
Viral Pengendara Motor Cekcok dengan Sopir Ambulans di Depok, Ini Penjelasan Polisi

Viral Pengendara Motor Cekcok dengan Sopir Ambulans di Depok, Ini Penjelasan Polisi

Megapolitan
Ini Alasan Anies Beri Izin Reklamasi Seluas 155 Hektar untuk Ancol?

Ini Alasan Anies Beri Izin Reklamasi Seluas 155 Hektar untuk Ancol?

Megapolitan
Polisi Tangkap Dua Kurir Sabu di Bintaro

Polisi Tangkap Dua Kurir Sabu di Bintaro

Megapolitan
Anies Bilang Izin Reklamasi Ancol Tak Langgar Janji Kampanye

Anies Bilang Izin Reklamasi Ancol Tak Langgar Janji Kampanye

Megapolitan
UPDATE 11 Juli: Tambah 359 Kasus, Jumlah Pasien Covid-19 di DKI Capai 13.957

UPDATE 11 Juli: Tambah 359 Kasus, Jumlah Pasien Covid-19 di DKI Capai 13.957

Megapolitan
Satu Pedagang Positif Covid-19, Pasar Pramuka Ditutup Selama Tiga Hari

Satu Pedagang Positif Covid-19, Pasar Pramuka Ditutup Selama Tiga Hari

Megapolitan
Anies Sebut Reklamasi Terdahulu Menghasilkan Banjir, sedangkan Reklamasi Ancol Mengendalikan Banjir

Anies Sebut Reklamasi Terdahulu Menghasilkan Banjir, sedangkan Reklamasi Ancol Mengendalikan Banjir

Megapolitan
Achmad Yurianto: Face Shield yang Dipakai Tanpa Masker Tak Maksimal Cegah Penularan Covid-19

Achmad Yurianto: Face Shield yang Dipakai Tanpa Masker Tak Maksimal Cegah Penularan Covid-19

Megapolitan
Polda Metro Jaya Bentuk Tim Khusus Usut Kematian Editor Metro TV

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Khusus Usut Kematian Editor Metro TV

Megapolitan
Terprovokasi Ajakan Tawuran lewat Live Streaming, Dua Remaja Ditangkap

Terprovokasi Ajakan Tawuran lewat Live Streaming, Dua Remaja Ditangkap

Megapolitan
Anies Akui Secara Teknis Penambahan Lahan di Ancol adalah Reklamasi

Anies Akui Secara Teknis Penambahan Lahan di Ancol adalah Reklamasi

Megapolitan
Buka Suara soal Reklamasi Ancol, Anies: Ini untuk Melindungi Warga dari Banjir

Buka Suara soal Reklamasi Ancol, Anies: Ini untuk Melindungi Warga dari Banjir

Megapolitan
Lurah Grogol Selatan yang Dicopot Diduga Beri Pelayanan Langsung ke Djoko Tjandra Saat Bikin E-KTP

Lurah Grogol Selatan yang Dicopot Diduga Beri Pelayanan Langsung ke Djoko Tjandra Saat Bikin E-KTP

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X