6.600 Pedagang di Pasar Jakarta Telah Jalani Tes Swab, 2 Persen Dinyatakan Positif Covid-19

Kompas.com - 01/07/2020, 15:11 WIB
Suasana Pasar Gembrong sektor los pangan yang tetap buka tanpa menaati aturan ganjil genap kios yang dikeluarkan oleh Perumda Pasar Jaya, Kamis (18/6/2020). 
ANTARA/Livia KristiantiSuasana Pasar Gembrong sektor los pangan yang tetap buka tanpa menaati aturan ganjil genap kios yang dikeluarkan oleh Perumda Pasar Jaya, Kamis (18/6/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 6.600 pedagang dari 70 pasar di bawah pengelolaan Perumda Pasar Jaya telah menjalani pemeriksaan Covid-19 dengan metode polymerase chain reaction (PCR) atau swab.

Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Arief Nasrudin mengatakan, sebanyak 2 persen dari keseluruhan pedagang yang menjalani tes swab dinyatakan positif Covid-19.

"Angka secara statistik terpapar Covid-19 dari angka 6.600 yang diswab test, 2 persen dari itu terpapar, positif (Covid-19). Namun, negatifnya cukup banyak, alhamdulillah semoga tidak mengalami sebuah dramatical increase," kata Arief kepada wartawan, Rabu (1/7/2020).

Arief memastikan tes swab akan dilaksanakan di seluruh pasar di bawah naungan Perumda Pasar Jaya.

Baca juga: Dua Pedagang Positif Covid-19, Pasar Tanah Abang Ditutup secara Zonasi

"(Tes swab) terus akan berjalan dan pastinya akan mencapai seluruh pasar yang berjumlah 146 yang aktif. Saat ini kami sudah mencapai 70 pasar," ungkap Arief.

Sementara itu, Perumda Pasar Jaya masih tetap menyosialisasikan pentingnya penggunaan masker dan mencuci tangan selama beraktivitas di dalam pasar.

Arief menyampaikan, pihaknya akan menambah fasilitas cuci tangan di pasar-pasar rakyat dan membagikan face shield kepada masyarakat. Bahkan, dia mengimbau para pedagang tidak melayani pembeli yang tidak menggunakan masker.

Baca juga: Perlakuan Berbeda di Pasar Tanah Abang, Hanya Tutup Sebagian Setelah Ada Temuan Covid-19...

"Ketika ada pembeli yang enggak pakai masker, jangan dilayani. Itu untuk menjaga pedagang agar bisa aman dan sehat," ucap Arief.

Sebelumnya diberitakan, Perumda Pasar Jaya menutup sebagian Pasar Tanah Abang secara zonasi setelah satu orang pedagang Blok A dan satu orang pedagang Blok B Tanah Abang dinyatakan positif Covid-19.

Sementara itu, Pasar Tanah Abang yang tidak ditutup masih diperbolehkan beroperasi seperti biasa dengan catatan para pedagang dan pembeli mematuhi protokol kesehatan Covid-19.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ekskavator Timpa JPO Abdullah Syafei, Terguling Saat Akan Diangkut

Ekskavator Timpa JPO Abdullah Syafei, Terguling Saat Akan Diangkut

Megapolitan
Banjir Terjang Ranggamekar Bogor, Dinding Dapur Rumah Warga Jebol

Banjir Terjang Ranggamekar Bogor, Dinding Dapur Rumah Warga Jebol

Megapolitan
Polres Bandara Soetta Musnahkan 893,7 Gram Sabu Selundupan Lintas Provinsi

Polres Bandara Soetta Musnahkan 893,7 Gram Sabu Selundupan Lintas Provinsi

Megapolitan
Banjir yang Merendam RW 004 Kembangan Utara Akhirnya Surut

Banjir yang Merendam RW 004 Kembangan Utara Akhirnya Surut

Megapolitan
Wagub DKI: Kami Rapat Hampir Tiap Hari dengan Pusat, Bahas ICU Pasien Covid-19 hingga Karantina

Wagub DKI: Kami Rapat Hampir Tiap Hari dengan Pusat, Bahas ICU Pasien Covid-19 hingga Karantina

Megapolitan
Langgar Batas Jam Operasional, Tempat Hiburan Malam hingga Spa di Bekasi Disegel

Langgar Batas Jam Operasional, Tempat Hiburan Malam hingga Spa di Bekasi Disegel

Megapolitan
Epidemiolog: Kapasitas RS Rujukan Covid-19 di Depok Kecil, Wajar Cepat Penuh

Epidemiolog: Kapasitas RS Rujukan Covid-19 di Depok Kecil, Wajar Cepat Penuh

Megapolitan
Pemprov DKI Jakarta Angkut 951 Meter Kubik Sampah akibat Banjir Semalam

Pemprov DKI Jakarta Angkut 951 Meter Kubik Sampah akibat Banjir Semalam

Megapolitan
Ekskavator Terguling dan Menimpa JPO di Jalan Abdullah Syafei

Ekskavator Terguling dan Menimpa JPO di Jalan Abdullah Syafei

Megapolitan
Napi Narkoba yang Kabur dari Lapas Tangerang Dicekal ke Luar Negeri

Napi Narkoba yang Kabur dari Lapas Tangerang Dicekal ke Luar Negeri

Megapolitan
Sungai Cisadane Meluap, 6 Rumah di Bogor Terendam Banjir

Sungai Cisadane Meluap, 6 Rumah di Bogor Terendam Banjir

Megapolitan
Sembuh Setelah Ditabrak Remaja Saat Razia Masker, Satpol PP di Jakpus Kini Bertugas Lagi

Sembuh Setelah Ditabrak Remaja Saat Razia Masker, Satpol PP di Jakpus Kini Bertugas Lagi

Megapolitan
Katulampa Siaga 1, Sejumlah Warga Rawajati Sempat Mengungsi

Katulampa Siaga 1, Sejumlah Warga Rawajati Sempat Mengungsi

Megapolitan
30 Hotel Siap Tampung Pasien Covid-19 Tanpa Gejala di DKI

30 Hotel Siap Tampung Pasien Covid-19 Tanpa Gejala di DKI

Megapolitan
Kasus Covid-19 Meningkat, Tempat Tidur Pasien di RS Wilayah Tangerang Terisi 73 Persen

Kasus Covid-19 Meningkat, Tempat Tidur Pasien di RS Wilayah Tangerang Terisi 73 Persen

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X