Orangtua Keluhkan Kuota Jalur Prestasi PPDB DKI 2020 yang Terlalu Sedikit

Kompas.com - 01/07/2020, 17:27 WIB
Siswa SD Negeri Kebon Manggis 08 Pagi mengikuti sosialisasi pemilahan sampah yang diinisiasi BLEMBA 25 mahasiswa pascasarjana Institut Teknologi Bandung dan Sinergi Foundation, Sabtu (7/3/3020). Selain sosialisasi kesehatan dan sanitasi, termasuk cara mencuci tangan dan menyikat gigi yang benar serta pemilahan sampah, juga menggelar kelas inspirasi yang memberi motivasi dan sejumlah pelatihan bagi guru dan murid. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOSiswa SD Negeri Kebon Manggis 08 Pagi mengikuti sosialisasi pemilahan sampah yang diinisiasi BLEMBA 25 mahasiswa pascasarjana Institut Teknologi Bandung dan Sinergi Foundation, Sabtu (7/3/3020). Selain sosialisasi kesehatan dan sanitasi, termasuk cara mencuci tangan dan menyikat gigi yang benar serta pemilahan sampah, juga menggelar kelas inspirasi yang memberi motivasi dan sejumlah pelatihan bagi guru dan murid.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah orangtua menilai kuota penerimaan peserta didik baru (PPDB) DKI Jakarta 2020 jalur prestasi akademik lebih sedikit dibandingkan jalur zonasi.

Para orangtua menyebutkan, siswa negeri dan swasta di Jakarta juga luar jakarta harus berebut bangku sekolah negeri dengan kuota sebesar 20 persen untuk jalur prestasi akademik.

"Kalau dikasih 40 persen, itu akan lebih baik. Karena jatah angkatan 2020 kan sudah diambil oleh angkatan 2018 dan 2019. Mana cukup kalau 20 persen," kata Vera, orangtua yang dihubungi Kompas.com, Rabu (1/7/2020).

Salma, orangtua siswa lainnya, mengatakan kuota jalur prestasi akademik sebesar 20 persen terlalu kecil. Baginya, kuota jalur prestasi akademik yang ideal adalah 40 persen.

Baca juga: PPDB DKI 2020 Jalur Prestasi, Orangtua Pesimistis Anaknya Dapat Sekolah Negeri

"Sedikit bisa lebih menghargai kerja keras siswa belajar dari pagi sampai malam," ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun kuota jalur prestasi akademik PPDB DKI Jakarta 2020 sebesar 20 persen. Sementara, kuota jalur prestasi non akademik sebesar 5 persen.

Dalam Permendikbud Nomor 44 Tahun 2019 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB), jalur zonasi ditetapkan sebesar 70 persen.

Jalur zonasi dalam Permendikbud No 44 Tahun 2019  harus mengikuti tiga kriteria, yaitu minimum jalur zonasi 50 persen, jalur afirmasi (pemegang Kartu Indonesia Pintar) 15 persen, dan jalur perpindahan 5 persen.

Sisa kuota 30 persen untuk jalur prestasi.

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana mengakui kuota jalur zonasi Pemprov DKI memang berbeda dengan Permendikbud.

Baca juga: Polemik PPDB DKI 2020 Jalur Zonasi, Siswa Menangis Berhari-hari hingga Banyak Diam

"Ini memang terkesan (berbeda) kalau melihat Permendikbud Nomor 44 Tahun 2019 di mana jalur zonasi 50 persen tidak terpenuhi oleh DKI Jakarta. Tapi kalau di total semuanya dari jalur afirmasi dan jalur zonasi, sesungguhnya kita sudah melewati karena jalur afirmasi minimal 15 persen," jelasnya.

Jalur zonasi sendiri merupakan jalur yang disediakan bagi calon peserta didik yang telah tinggal dalam suatu zona sekurang-kurangnya mulai 1 Juni 2019 dan dibuktikan dengan kartu keluarga (KK).

Orangtua Pesimistis

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua di Tangsel Mencapai 64,3 Persen

Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua di Tangsel Mencapai 64,3 Persen

Megapolitan
UPDATE 27 November: DKI Jakarta Catat Penambahan 54 Kasus Covid-19

UPDATE 27 November: DKI Jakarta Catat Penambahan 54 Kasus Covid-19

Megapolitan
Kampung Boncos Digerebek, 18 Pengguna Sabu Ditangkap

Kampung Boncos Digerebek, 18 Pengguna Sabu Ditangkap

Megapolitan
Tiga Pelaku Mutilasi di Kedungwaringin Bekasi Ditangkap Polisi

Tiga Pelaku Mutilasi di Kedungwaringin Bekasi Ditangkap Polisi

Megapolitan
Ditabrak Mercy yang Lawan Arah di Tol JORR, Korban Luka di Bagian Kepala

Ditabrak Mercy yang Lawan Arah di Tol JORR, Korban Luka di Bagian Kepala

Megapolitan
Lawan Arah di Tol JORR, Mobil Mercy Lalu Tabrak Dua Mobil

Lawan Arah di Tol JORR, Mobil Mercy Lalu Tabrak Dua Mobil

Megapolitan
Ada Penembakan di Tol Exit Bintaro, Polisi: Korban Selamat tapi Luka di Perut

Ada Penembakan di Tol Exit Bintaro, Polisi: Korban Selamat tapi Luka di Perut

Megapolitan
 Kinerja Tim Medsos Memuaskan, Pemprov DKI Jakarta Berhasil Raih Tiga Penghargaan di GSMS 2021

Kinerja Tim Medsos Memuaskan, Pemprov DKI Jakarta Berhasil Raih Tiga Penghargaan di GSMS 2021

Megapolitan
Polisi Kantongi Identitas Mobil Pelaku Penembakan di Exit Tol Bintaro

Polisi Kantongi Identitas Mobil Pelaku Penembakan di Exit Tol Bintaro

Megapolitan
Sebuah Kapal Terbakar di Pelabuhan Sunda Kelapa

Sebuah Kapal Terbakar di Pelabuhan Sunda Kelapa

Megapolitan
Izin Belum Juga Turun, PA 212 Berencana Ubah Konsep Acara Reuni 212

Izin Belum Juga Turun, PA 212 Berencana Ubah Konsep Acara Reuni 212

Megapolitan
Korban Mutilasi di Kedungwaringin Bekasi Diduga Seorang Pria

Korban Mutilasi di Kedungwaringin Bekasi Diduga Seorang Pria

Megapolitan
Potongan Tubuh Manusia Ditemukan di Kedungwaringin Bekasi

Potongan Tubuh Manusia Ditemukan di Kedungwaringin Bekasi

Megapolitan
Kecelakaan Saat Balap di Meikarta, Bamsoet: Alhamdulillah Aman

Kecelakaan Saat Balap di Meikarta, Bamsoet: Alhamdulillah Aman

Megapolitan
Tutup Sumur Resapan di Cilandak Jebol padahal Baru Dibangun, Ini Alasan Dinas Sumber Daya Air DKI

Tutup Sumur Resapan di Cilandak Jebol padahal Baru Dibangun, Ini Alasan Dinas Sumber Daya Air DKI

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.