Kompas.com - 02/07/2020, 19:30 WIB
Proses pemotongan hewan kurban di Rumah Potong Hewan (RPH) Dharma Jaya yang terletak di kawasan Cilincing, Jakarta Timur, Rabu (22/8/2018). Kompas.com/Sherly PuspitaProses pemotongan hewan kurban di Rumah Potong Hewan (RPH) Dharma Jaya yang terletak di kawasan Cilincing, Jakarta Timur, Rabu (22/8/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian DKI Jakarta, Darjamuni mengatakan, pemotongan hewan kurban di daerah yang masuk kategori zona merah Covid-19 akan dilakukan di rumah potong hewan atau tempat penjagalan.

Hingga Kamis (2/7/2020) sore, tercatat 27 RW di DKI Jakarta yang masuk kategori zona merah Covid-19.

"Untuk daerah yang sangat padat penduduk dan daerah yang ditetapkan sebagai zona merah, pemotongan hewan kurban dipindahkan ke rumah potong hewan dan atau fasilitas pemotongan yang telah ditetapkan," kata Darjamuni dalam keterangannya, Kamis.

Baca juga: Pedagang Hewan Kurban dari Luar Jakarta Wajib Punya SIKM dan Ajukan Perizinan

Sementara itu, lanjut Darjamuni, masing-masing Pemkot di wilayah Jakarta akan menentukan tempat penjualan hewan kurban di wilayahnya.

Para penjual hewan kurban wajib menerapkan protokol pencegahan Covid-19 seperti saling menjaga jarak dan menggunakan masker.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pedagang hewan kurban diimbau berjualan di lokasi yang telah ditetapkan Bupati/Walikota dan menerapkan protokol kesehatan bagi penjual dan pembeli," ujar Darjamuni.

Baca juga: Simak! Ini Panduan Penyembelihan Hewan Kurban di Masa Pandemi...

Sebelumnya, Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian DKI Jakarta telah mengeluarkan aturan bagi setiap pedagang hewan kurban dari luar Jakarta yang hendak berjualan di wilayah Jakarta wajib memiliki surat ijin keluar masuk (SIKM).

Mereka juga harus mengajukan perizinan pemasukan hewan ternak melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) tingkat kota dengan melampirkan surat keterangan kesehatan hewan (SKKH).

Para perayaan Idul Adha tahun ini, Dinas KPKP DKI Jakarta akan menerjunkan 584 orang tenaga pemeriksa kesehatan hewan kurban yang terdiri dari 397 petugas Dinas KPKP DKI Jakarta, 101 PJLP dari Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian, 76 orang dari perhimpunan dokter hewan Indonesia (PDHI) cabang Jakarta, dan 10 petugas dari Kementerian Pertanian.

"Petugas tersebut akan membantu melayani pemeriksaan kesehatan hewan di tempat penampungan dan pemotongan hewan kurban yang tersebar di wilayah Provinsi DKI Jakarta pada hari H (Idul Adha) sampai dengan H+3," ucap Darjamuni.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Orangtua Tak Bisa Divaksinasi Covid-19, Apakah Siswa SD di Kota Tangerang Bisa Ikut PTM?

Orangtua Tak Bisa Divaksinasi Covid-19, Apakah Siswa SD di Kota Tangerang Bisa Ikut PTM?

Megapolitan
SETARA Institute: Pemkot Depok Perburuk Diskriminasi terhadap Jemaah Ahmadiyah

SETARA Institute: Pemkot Depok Perburuk Diskriminasi terhadap Jemaah Ahmadiyah

Megapolitan
Kecelakaan 2 Transjakarta di Cawang, Bus yang Ditabrak Terdorong 15 Meter

Kecelakaan 2 Transjakarta di Cawang, Bus yang Ditabrak Terdorong 15 Meter

Megapolitan
Daftar 45 SD yang Mulai Gelar PTM Terbatas di Kota Tangerang

Daftar 45 SD yang Mulai Gelar PTM Terbatas di Kota Tangerang

Megapolitan
Sosialisasi Ganjil Genap di Jalan Gunung Sahari, Ratusan Kendaraan Diminta Putar Balik

Sosialisasi Ganjil Genap di Jalan Gunung Sahari, Ratusan Kendaraan Diminta Putar Balik

Megapolitan
Satpol PP Tangsel Razia Indekos dan Apartemen, 4 Wanita Diduga PSK Terjaring

Satpol PP Tangsel Razia Indekos dan Apartemen, 4 Wanita Diduga PSK Terjaring

Megapolitan
Kecelakaan 2 Transjakarta di Cawang, Polisi: Bus Ngetem di Halte Ditabrak Bus Belakang yang Tak Direm

Kecelakaan 2 Transjakarta di Cawang, Polisi: Bus Ngetem di Halte Ditabrak Bus Belakang yang Tak Direm

Megapolitan
Berenang Tengah Malam di Kanal Banjir Barat, Warga Cideng Ditemukan Tewas

Berenang Tengah Malam di Kanal Banjir Barat, Warga Cideng Ditemukan Tewas

Megapolitan
Pemeriksaan Rachel Vennya soal Mobil Bernopol RFS Diundur Besok

Pemeriksaan Rachel Vennya soal Mobil Bernopol RFS Diundur Besok

Megapolitan
Ikut PTM Terbatas Perdana, Begini Respons Murid SDN Pasar Baru 1

Ikut PTM Terbatas Perdana, Begini Respons Murid SDN Pasar Baru 1

Megapolitan
Kecelakaan Dua Bus Transjakarta di Halte Cawang-Ciliwung, Sopir Tewas Terjepit

Kecelakaan Dua Bus Transjakarta di Halte Cawang-Ciliwung, Sopir Tewas Terjepit

Megapolitan
Kecelakaan 2 Transjakarta di Cawang, Sopir Diduga Mengantuk lalu Tabrak Bus di Depannya

Kecelakaan 2 Transjakarta di Cawang, Sopir Diduga Mengantuk lalu Tabrak Bus di Depannya

Megapolitan
162 Murid SDN Pasar Baru 1 Kota Tangerang Ikuti PTM Terbatas Perdana

162 Murid SDN Pasar Baru 1 Kota Tangerang Ikuti PTM Terbatas Perdana

Megapolitan
Kecelakaan 2 Bus Transjakarta di Cawang, 3 Korban Tewas dan 30 Orang Luka-luka

Kecelakaan 2 Bus Transjakarta di Cawang, 3 Korban Tewas dan 30 Orang Luka-luka

Megapolitan
45 SD di Kota Tangerang Mulai Gelar PTM Terbatas, Tiap Jenjang Masuk Seminggu Sekali

45 SD di Kota Tangerang Mulai Gelar PTM Terbatas, Tiap Jenjang Masuk Seminggu Sekali

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.