Imbas Penutupan Pasar Tempel, Pasar Pondok Labu Ikut Ditutup Satu Hari

Kompas.com - 03/07/2020, 20:40 WIB
Gedung Pasar Pondok Labu, Cilandak, Jakarta. Dok. Pasar Pondok LabuGedung Pasar Pondok Labu, Cilandak, Jakarta.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pasar Pondok Labu di bawah manajemen PD Pasar Jaya terpaksa ditutup satu hari pada Sabtu (4/7/2020).

Ini adalah imbas dari penutupan Pasar Tempel, yang letaknya bersebelahan Pasar Pondok Labu.

“Penutupan Pasar Pondok Labu karena pasar (Pasar Tempel) di sebelah, itu informasinya ada yang positif Covid-19,” kata Kepala Pasar Pondok Labu Zainal Abidin saat dihubungi Kompas.com, Jumat (3/7/2020) sore.

Baca juga: Satu Pedagang Positif Covid-19, Pasar Tempel Pondok Labu Ditutup 3 Hari

Adapun penutupan Pasar Pondok Labu dilakukan atas permintaan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kelurahan Pondok Labu.

Selama penutupan, area Pasar Pondok Labu akan disemprot disinfektan.

“Kami jaga-jaga agar virusnya tak ke mana-mana. Semprot disinfektan hari ini dan liburkan besok,” ujar Zainal.

Sejauh ini Pasar Pondok Labu yang dikelola PD Pasar Jaya belum memiliki catatan kasus positif Covid-19. Pemeriksaan tes usap terhadap 99 pedagang di sana pada 11 Juni 2020 lalu menunjukkan hasil negatif.

Baca juga: Satu Pedagang Positif Covid-19, Pasar Becek Pondok Labu Ditutup Sementara

Meski begitu, Zainal mengimbau para pengunjung Pasar Pondok Labu selalu memakai masker, cuci tangan, dan menjaga jarak.

Pihaknya telah menyediakan delapan titik tempat cuci tangan yang tersebar di Pasar Pondok Labu.

Sebelumnya, Pasar Tempel di Pondok Labu ditutup karena ada penemuan seorang pedagang yang positif Covid-19. Pedagang di Pasar Tempel didominasi oleh pedagang buah.

Camat Cilandak Mundari mengatakan, pihaknya masih melakukan penyemprotan disinfektan untuk sterilisasi area Pasar Tempel.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nonton 'Layar Tancap' dari Dalam Mobil di Kota Tangerang

Nonton "Layar Tancap" dari Dalam Mobil di Kota Tangerang

Megapolitan
Pemkot Jakut Wajibkan PNS Ikuti Rangkaian Upacara Bendera dari TV

Pemkot Jakut Wajibkan PNS Ikuti Rangkaian Upacara Bendera dari TV

Megapolitan
Disdik Kota Tangerang Susun Tahap Pembukaan Sekolah di Masa Pandemi

Disdik Kota Tangerang Susun Tahap Pembukaan Sekolah di Masa Pandemi

Megapolitan
Disdik Kota Tangerang: Anak-anak Mulai Jenuh Belajar di Rumah

Disdik Kota Tangerang: Anak-anak Mulai Jenuh Belajar di Rumah

Megapolitan
Netizen Anteng Nonton Admin Grab Berbalas Pantun di Twitter

Netizen Anteng Nonton Admin Grab Berbalas Pantun di Twitter

Megapolitan
Pemprov DKI Minta Warga Tak Gelar Lomba Panjat Pinang Saat 17 Agustus

Pemprov DKI Minta Warga Tak Gelar Lomba Panjat Pinang Saat 17 Agustus

Megapolitan
Walkot Rahmat Effendy Perkirakan Alat Tes Covid-19 di Bekasi Cukup hingga Desember

Walkot Rahmat Effendy Perkirakan Alat Tes Covid-19 di Bekasi Cukup hingga Desember

Megapolitan
[UPDATE] Grafik 7 Agustus: Depok Zona Merah Nasional dengan 1.383 Kasus Covid-19

[UPDATE] Grafik 7 Agustus: Depok Zona Merah Nasional dengan 1.383 Kasus Covid-19

Megapolitan
Paskibra Upacara HUT Ke-75 RI di Jakarta Utara Hanya Tiga Orang

Paskibra Upacara HUT Ke-75 RI di Jakarta Utara Hanya Tiga Orang

Megapolitan
Ombudsman: Banyak Murid Titipan Setelah PPDB Depok Ditutup karena Kepsek Dapat Tekanan

Ombudsman: Banyak Murid Titipan Setelah PPDB Depok Ditutup karena Kepsek Dapat Tekanan

Megapolitan
Pandemi Covid-19, Penjual Bendera Merah Putih Keluhkan Omzet Turun 50 Persen

Pandemi Covid-19, Penjual Bendera Merah Putih Keluhkan Omzet Turun 50 Persen

Megapolitan
Kaget Pemprov DKI Tak Punya Alat Pengukur Hujan, Anies Minta Anak Buahnya Beli Banyak meski Murah

Kaget Pemprov DKI Tak Punya Alat Pengukur Hujan, Anies Minta Anak Buahnya Beli Banyak meski Murah

Megapolitan
Tetangga Terpapar Covid-19, Puluhan Warga Meruya Utara Swab Test

Tetangga Terpapar Covid-19, Puluhan Warga Meruya Utara Swab Test

Megapolitan
Pembakar Rumah di Ciputat Ditangkap, Motifnya karena Urusan Asmara

Pembakar Rumah di Ciputat Ditangkap, Motifnya karena Urusan Asmara

Megapolitan
Bekasi Deflasi 0,01 Persen, Walkot Gencarkan Program Hidroponik dan Ternak Lele

Bekasi Deflasi 0,01 Persen, Walkot Gencarkan Program Hidroponik dan Ternak Lele

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X