Wagub DKI Sebut Pengunjung Mal Saat PSBB Transisi Hanya 20-30 Persen

Kompas.com - 04/07/2020, 12:28 WIB
Pengunjung Gresmall diwajibkan mengenakan masker dan mematuhi protokol kesehatan. KOMPAS.COM/HAMZAH ARFAHPengunjung Gresmall diwajibkan mengenakan masker dan mematuhi protokol kesehatan.
Penulis Cynthia Lova
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, jumlah pengunjung pusat perbelanjaan atau mal pada masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi tidak membeludak.

Riza berujar, jumlah pengunjung mal hanya berkisar antara 20 hingga 30 persen dari kapasitas mal saat normal, lebih sedikit dibandingkan batasan yang diizinkan Pemprov DKI, yakni 50 persen.

"Ternyata pengunjung mal tidak seperti yang diduga membeludak, bahkan kurang dari yang dipersyaratkan sebanyak 50 persen. Pas saya cek, pengunjung hanya 20 hingga 30 persen,” kata Riza dalam diskusi 'Jelang Usai PSBB Transisi', Sabtu (4/7/2020).

Baca juga: Alasan Pemprov DKI Pilih PSBB Transisi Dibanding New Normal

Tidak hanya mal, pengunjung tempat rekreasi di Jakarta juga tidak membeludak.

Menurut Riza, hal tersebut menunjukkan masyarakat sadar bahwa Jakarta belum sepenuhnya aman dari wabah virus corona tipe-2 (SARS-CoV-2) pada PSBB transisi ini.

"Dengan melihat masyarakat seperti ini, itu artinya masyarakat menyadari bahwa virus ini masih ada dan perlu hati-hati," ujar dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: PSBB Transisi Diperpanjang dan Sederet Hal yang Harus Diketahui

Riza menyampaikan, pada masa pandemi ini, rumah tetap menjadi tempat paling aman.

Oleh karena itu, ia meminta masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan saat berada di luar rumah.

"Rumah tetap jadi tempat yang terbaik. Kalau mau keluar rumah, tetap cuci tangan menggunakan sabun, pakai masker, jaga jarak, dan jangan masuk dalam kerumunan. Itu yang selalu kami sampaikan dalam berbagai kesempatan," tuturnya.

Baca juga: PSBB Transisi di Jakarta Diperpanjang 14 Hari

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan PSBB pada masa transisi diperpanjang selama 14 hari, terhitung mulai 3 Juli hingga 16 Juli 2020.

Dengan masih berlakunya PSBB transisi, aktivitas warga di sejumlah tempat, seperti kantor atau pusat perbelanjaan, masih dibatasi.

Jumlah orang yang bekerja kantor atau pengunjung mal misalnya, hanya boleh terisi maksimal 50 persen dari kapasitas yang tersedia.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ribuan Anak Positif Covid-19 di Jakarta Hari Ini, Orangtua Jangan Bandel

Ribuan Anak Positif Covid-19 di Jakarta Hari Ini, Orangtua Jangan Bandel

Megapolitan
Link Pendaftaran Vaksinasi Covid-19 di Cilandak Town Square

Link Pendaftaran Vaksinasi Covid-19 di Cilandak Town Square

Megapolitan
Perumahan Pondok Mitra Lestari di Bekasi Lockdown, Lurah: Warga Mulai Lupa Pakai Masker

Perumahan Pondok Mitra Lestari di Bekasi Lockdown, Lurah: Warga Mulai Lupa Pakai Masker

Megapolitan
Amankan Pasien Covid-19 Mengamuk, Hazmat Dokter RSUD Pasar Minggu sampai Sobek

Amankan Pasien Covid-19 Mengamuk, Hazmat Dokter RSUD Pasar Minggu sampai Sobek

Megapolitan
Dinkes Kota Tangerang Larang Pasien Covid-19 Bergejala Jalani Isolasi Mandiri

Dinkes Kota Tangerang Larang Pasien Covid-19 Bergejala Jalani Isolasi Mandiri

Megapolitan
Klaster Kantor dan Keluarga Mendominasi Penyebaran Covid-19 di Jakarta

Klaster Kantor dan Keluarga Mendominasi Penyebaran Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Puskesmas Keteteran karena Lonjakan Covid-19, Pemkot Depok Akan Rekrut Relawan

Puskesmas Keteteran karena Lonjakan Covid-19, Pemkot Depok Akan Rekrut Relawan

Megapolitan
Salah Satu Kuasa Hukum Rizieq Shihab Ditangkap Polisi di Depan PN Jakarta Timur

Salah Satu Kuasa Hukum Rizieq Shihab Ditangkap Polisi di Depan PN Jakarta Timur

Megapolitan
Pasien Dipulangkan meski Masih Positif Covid-19, Ini Penjelasan RS Wisma Atlet

Pasien Dipulangkan meski Masih Positif Covid-19, Ini Penjelasan RS Wisma Atlet

Megapolitan
2 dari 4 Tersangka Kasus Penembakan di Taman Sari Positif Narkoba

2 dari 4 Tersangka Kasus Penembakan di Taman Sari Positif Narkoba

Megapolitan
Kasus Covid-19 Melonjak, Pembelajaran Tatap Muka di Tangsel pada Juli Ditunda

Kasus Covid-19 Melonjak, Pembelajaran Tatap Muka di Tangsel pada Juli Ditunda

Megapolitan
Jakarta Tambah 7.505 Kasus Baru, 1.112 Pasien Covid-19 di Antaranya Anak-anak

Jakarta Tambah 7.505 Kasus Baru, 1.112 Pasien Covid-19 di Antaranya Anak-anak

Megapolitan
Hakim Beri Opsi ke Rizieq Minta Grasi ke Presiden, Kuasa Hukum: Ini Unik dan Menarik

Hakim Beri Opsi ke Rizieq Minta Grasi ke Presiden, Kuasa Hukum: Ini Unik dan Menarik

Megapolitan
Puskesmas Kebanjiran Pasien Covid-19, Warga Depok yang Isolasi Mandiri Diminta Bersabar

Puskesmas Kebanjiran Pasien Covid-19, Warga Depok yang Isolasi Mandiri Diminta Bersabar

Megapolitan
Ratusan Anak di Jakarta Terpapar Covid-19, KPAI Minta Orangtua Berperan Aktif Cegah Lonjakan Kasus

Ratusan Anak di Jakarta Terpapar Covid-19, KPAI Minta Orangtua Berperan Aktif Cegah Lonjakan Kasus

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X