UPDATE 6 Juli: Bertambah 1, Total 418 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel

Kompas.com - 06/07/2020, 23:38 WIB
Ilustrasi: perawatan pasien positif terinfeksi virus corona ShutterstockIlustrasi: perawatan pasien positif terinfeksi virus corona
|

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan melalui Satuan Gugus Tugas mengumumkan penambahan satu kasus baru positif Covid-19 pada Senin (6/7/2020).

Dengan demikian, jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Tangsel per Senin mencapai 418 orang.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 253 pasien dinyatakan sudah sembuh. Bertambah dua orang dari data terakhir pada Minggu (5/7/2020) kemarin.

Kemudian, 34 orang meninggal dunia dan 131 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit maupun melakukan isolasi mandiri.

Baca juga: [POPULER JABODETABEK] 21 Karyawan Positif Covid-19, Kantor Unilever Cikarang Ditutup Sementara | Pamulang, Zona Merah Corona di Tangsel

Sementara itu, pasien dalam pengawasan (PDP) di Tangsel sebanyak 56 orang, sedangkan orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah 109 orang.

Kecamatan Pondok Aren menjadi wilayah dengan kasus positif tertinggi di Tangsel, yakni 133 pasien positif Covid-19.

Pasien positif di kecamatan tersebut paling banyak berada di wilayah Kelurahan Pondok Betung dengan jumlah 23 orang.

Kecamatan Pamulang menjadi wilayah yang memiliki kasus positif Covid-19 tertinggi setelah Pondok Aren, yakni 108 orang.

Baca juga: Tes Massal di Kantor Kecamatan Pamulang, 9 Warga Dinyatakan Reaktif Covid-19

Pasien positif Covid-19 di kecamatan Pamulang paling banyak berada di wilayah kelurahan Pamulang Timur dengan jumlah 26 orang.

Mengenai data terkini kasus Covid-19 di Kota Tangerang Selatan dapat diakses secara umum melalui laman resmi https://lawancovid19.tangerangselatankota.go.id/.

Dalam situs itu, publik dapat mengakses secara detail kasus Covid-19 per kelurahan yang data kasusnya akan diperbarui setiap hari oleh Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Tangerang Selatan.

Terkait kasus Covid-19, warga Tangerang Selatan dapat menghubungi call center nomor darurat di nomor 112 dan 119.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nonton 'Layar Tancap' dari Dalam Mobil di Kota Tangerang

Nonton "Layar Tancap" dari Dalam Mobil di Kota Tangerang

Megapolitan
Pemkot Jakut Wajibkan PNS Ikuti Rangkaian Upacara Bendera dari TV

Pemkot Jakut Wajibkan PNS Ikuti Rangkaian Upacara Bendera dari TV

Megapolitan
Disdik Kota Tangerang Susun Tahap Pembukaan Sekolah di Masa Pandemi

Disdik Kota Tangerang Susun Tahap Pembukaan Sekolah di Masa Pandemi

Megapolitan
Disdik Kota Tangerang: Anak-anak Mulai Jenuh Belajar di Rumah

Disdik Kota Tangerang: Anak-anak Mulai Jenuh Belajar di Rumah

Megapolitan
Netizen Anteng Nonton Admin Grab Berbalas Pantun di Twitter

Netizen Anteng Nonton Admin Grab Berbalas Pantun di Twitter

Megapolitan
Pemprov DKI Minta Warga Tak Gelar Lomba Panjat Pinang Saat 17 Agustus

Pemprov DKI Minta Warga Tak Gelar Lomba Panjat Pinang Saat 17 Agustus

Megapolitan
Walkot Rahmat Effendy Perkirakan Alat Tes Covid-19 di Bekasi Cukup hingga Desember

Walkot Rahmat Effendy Perkirakan Alat Tes Covid-19 di Bekasi Cukup hingga Desember

Megapolitan
[UPDATE] Grafik 7 Agustus: Depok Zona Merah Nasional dengan 1.383 Kasus Covid-19

[UPDATE] Grafik 7 Agustus: Depok Zona Merah Nasional dengan 1.383 Kasus Covid-19

Megapolitan
Paskibra Upacara HUT Ke-75 RI di Jakarta Utara Hanya Tiga Orang

Paskibra Upacara HUT Ke-75 RI di Jakarta Utara Hanya Tiga Orang

Megapolitan
Ombudsman: Banyak Murid Titipan Setelah PPDB Depok Ditutup karena Kepsek Dapat Tekanan

Ombudsman: Banyak Murid Titipan Setelah PPDB Depok Ditutup karena Kepsek Dapat Tekanan

Megapolitan
Pandemi Covid-19, Penjual Bendera Merah Putih Keluhkan Omzet Turun 50 Persen

Pandemi Covid-19, Penjual Bendera Merah Putih Keluhkan Omzet Turun 50 Persen

Megapolitan
Kaget Pemprov DKI Tak Punya Alat Pengukur Hujan, Anies Minta Anak Buahnya Beli Banyak meski Murah

Kaget Pemprov DKI Tak Punya Alat Pengukur Hujan, Anies Minta Anak Buahnya Beli Banyak meski Murah

Megapolitan
Tetangga Terpapar Covid-19, Puluhan Warga Meruya Utara Swab Test

Tetangga Terpapar Covid-19, Puluhan Warga Meruya Utara Swab Test

Megapolitan
Pembakar Rumah di Ciputat Ditangkap, Motifnya karena Urusan Asmara

Pembakar Rumah di Ciputat Ditangkap, Motifnya karena Urusan Asmara

Megapolitan
Bekasi Deflasi 0,01 Persen, Walkot Gencarkan Program Hidroponik dan Ternak Lele

Bekasi Deflasi 0,01 Persen, Walkot Gencarkan Program Hidroponik dan Ternak Lele

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X