Pedagang Pasar Kebayoran Lama Minta ASN Lebih Sering Keliling Pantau Pasar

Kompas.com - 07/07/2020, 00:31 WIB
Para ASN berkeliling memantau aktivitas pedagang dan pengunjung di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta, Senin (6/7/2020). Hari ini, Senin (6/7/2020) para ASN ditugaskan di pasar-pasar untuk melakukan tugas Pemantauan Kegiatan Pengawasan dan Penindakan Aktivitas Masyarakat selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada Masa Transisi Menuju Masyarakat Sehat, Aman, dan Produktif. KOMPAS.com/WAHYU ADITYO PRODJO Para ASN berkeliling memantau aktivitas pedagang dan pengunjung di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta, Senin (6/7/2020). Hari ini, Senin (6/7/2020) para ASN ditugaskan di pasar-pasar untuk melakukan tugas Pemantauan Kegiatan Pengawasan dan Penindakan Aktivitas Masyarakat selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada Masa Transisi Menuju Masyarakat Sehat, Aman, dan Produktif.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah pedagang di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) lebih sering berkeliling pasar untuk menegur pedagang yang tidak menggunakan masker.

Mereka menilai kehadiran ASN di Pasar Kebayoran Lama bisa membantu pihak keamanan pasar untuk menertibkan pedagang pasar yang tak menggunakan masker.

“ASN harus disiplin, stand by di pasar, dan harus keliling. Jangan keliling di depan saja. Ya depan memang patokan, tapi ya belakang juga dicek,” kata seorang pedagang Pasar Kebayoran Lama, Ifson saat ditemui Kompas.com, Senin (6/7/2020).

Ia berharap para ASN bisa berkeliling Pasar Kebayoran Lama minimal tiga kali dalam satu hari. Ifson merespons positif kehadiran ASN untuk memantau penerapan PSBB Transisi di Pasar Kebayoran Lama.

Baca juga: Dapat Tugas Pantau Pasar, ASN DKI Kaget dan Khawatir Tertular Covid-19

“ASN bagus untuk mengawasi pembeli, pengunjung, dan karyawan. Kalau ada bisa kesalahan ga pakai masker bisa ditegur,” ujar Ifson.

Pedagang Pasar Kebayoran Lama lainnya, Rauf meminta para ASN bisa berkeliling pasar setiap 20 menit sekali. Para ASN juga sebaiknya ditempatkan di setiap lantai Pasar Kebayoran Lama.

“Setiap saat bahaya ASN ingatkan bahaya Covid-19. Jangan jenuh-jenih dan jangan bosan-bosan ingatkan. Kita semua lelah di masa Covid-19 ini. Pendapatan berkurang, sementara pengeluaran tetap,” unar Rauf saat ditemui Kompas.com.

Ia berharap para ASN bisa berkeliling tanpa harus menunggu ada kerumuman di Pasar Kebayoran Lama.

Menurut dia, kehadiran para ASN bisa membantu petugas keamanan untuk menegur para pedagang yang tak memakai masker.

Baca juga: ASN Tugas di Pasar, Pedagang Berharap Semua Bisa Disiplin supaya Pandemi Berakhir

“Kalau sesama petugas, kan ada ga masalah ditegur. Lebih patuh. Kalau sesama teman negur, ya cuma ketawa aja, didiemin. Bisa berantem malah nanti kalau ditegur,” ujar dia.

Aparatur Sipil Negara (ASN) hari ini mulai bertugas memantau kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan di 26 pasar di Jakarta Selatan, Senin (6/7/2020) pagi. Manajer Area 11 Perumda Pasar Jaya, Cezania Nelsa, mengatakan hari ini ASN mulai bepatroli keliling Pasar Kebayoran Lama dan mengecek protokol kesehatan.

Adapun jumlah ASN yang bertugas di Pasar Kebayoran Lama, lanjut Nelsa, sekitar 16 orang.

Para ASN terdiri Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (DPPKUM); Satpol PP, dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nonton 'Layar Tancap' dari Dalam Mobil di Kota Tangerang

Nonton "Layar Tancap" dari Dalam Mobil di Kota Tangerang

Megapolitan
Pemkot Jakut Wajibkan PNS Ikuti Rangkaian Upacara Bendera dari TV

Pemkot Jakut Wajibkan PNS Ikuti Rangkaian Upacara Bendera dari TV

Megapolitan
Disdik Kota Tangerang Susun Tahap Pembukaan Sekolah di Masa Pandemi

Disdik Kota Tangerang Susun Tahap Pembukaan Sekolah di Masa Pandemi

Megapolitan
Disdik Kota Tangerang: Anak-anak Mulai Jenuh Belajar di Rumah

Disdik Kota Tangerang: Anak-anak Mulai Jenuh Belajar di Rumah

Megapolitan
Netizen Anteng Nonton Admin Grab Berbalas Pantun di Twitter

Netizen Anteng Nonton Admin Grab Berbalas Pantun di Twitter

Megapolitan
Pemprov DKI Minta Warga Tak Gelar Lomba Panjat Pinang Saat 17 Agustus

Pemprov DKI Minta Warga Tak Gelar Lomba Panjat Pinang Saat 17 Agustus

Megapolitan
Walkot Rahmat Effendy Perkirakan Alat Tes Covid-19 di Bekasi Cukup hingga Desember

Walkot Rahmat Effendy Perkirakan Alat Tes Covid-19 di Bekasi Cukup hingga Desember

Megapolitan
[UPDATE] Grafik 7 Agustus: Depok Zona Merah Nasional dengan 1.383 Kasus Covid-19

[UPDATE] Grafik 7 Agustus: Depok Zona Merah Nasional dengan 1.383 Kasus Covid-19

Megapolitan
Paskibra Upacara HUT Ke-75 RI di Jakarta Utara Hanya Tiga Orang

Paskibra Upacara HUT Ke-75 RI di Jakarta Utara Hanya Tiga Orang

Megapolitan
Ombudsman: Banyak Murid Titipan Setelah PPDB Depok Ditutup karena Kepsek Dapat Tekanan

Ombudsman: Banyak Murid Titipan Setelah PPDB Depok Ditutup karena Kepsek Dapat Tekanan

Megapolitan
Pandemi Covid-19, Penjual Bendera Merah Putih Keluhkan Omzet Turun 50 Persen

Pandemi Covid-19, Penjual Bendera Merah Putih Keluhkan Omzet Turun 50 Persen

Megapolitan
Kaget Pemprov DKI Tak Punya Alat Pengukur Hujan, Anies Minta Anak Buahnya Beli Banyak meski Murah

Kaget Pemprov DKI Tak Punya Alat Pengukur Hujan, Anies Minta Anak Buahnya Beli Banyak meski Murah

Megapolitan
Tetangga Terpapar Covid-19, Puluhan Warga Meruya Utara Swab Test

Tetangga Terpapar Covid-19, Puluhan Warga Meruya Utara Swab Test

Megapolitan
Pembakar Rumah di Ciputat Ditangkap, Motifnya karena Urusan Asmara

Pembakar Rumah di Ciputat Ditangkap, Motifnya karena Urusan Asmara

Megapolitan
Bekasi Deflasi 0,01 Persen, Walkot Gencarkan Program Hidroponik dan Ternak Lele

Bekasi Deflasi 0,01 Persen, Walkot Gencarkan Program Hidroponik dan Ternak Lele

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X