Tolak RUU HIP, Mahasiswa Demo di Depan Istana Bogor

Kompas.com - 07/07/2020, 17:08 WIB
Massa mahasiswa dari sejumlah kampus di Bogor, Jawa Barat, menggelar aksi unjuk rasa di depan Istana Bogor menolak Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP), Selasa (7/7/2020). KOMPAS.COM/RAMDHAN TRIYADI BEMPAHMassa mahasiswa dari sejumlah kampus di Bogor, Jawa Barat, menggelar aksi unjuk rasa di depan Istana Bogor menolak Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP), Selasa (7/7/2020).

BOGOR, KOMPAS.com - Sejumlah mahasiswa dari berbagai kampus di Bogor, Jawa Barat, menggelar aksi unjuk rasa di depan Istana Kepresidenan Bogor untuk menolak Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila ( RUU HIP), Selasa (7/7/2020).

Aparat kepolisian dan TNI yang berjaga tampak membentuk barisan untuk mengawal aksi demonstrasi agar tak berujung rusuh.

Dalam aksinya, massa mahasiswa membentang spanduk yang bertuliskan penolakan terhadap RUU HIP. Mereka juga sesekali meneriakan yel-yel dan berorasi di depan pintu Istana Bogor.

"Kami mahasiswa minta kepada DPR untuk mencabut RUU HIP. Sepakat menolak RUU HIP," kata seorang mahasiswa yang berorasi.

Baca juga: Unjuk Rasa RUU HIP, Pemerintah Minta Pendemo Ikuti Protokol Kesehatan

Massa juga menyebutkan, kemunculan RUU HIP hanya menimbulkan polemik dan perpecahan.

Karena itu, mereka meminta kepada Presiden RI Joko Widodo untuk menolak adanya rancangan undang-undang tersebut.

Massa mahasiswa mengancam akan melakukan aksi lanjutan jika tuntutan penolakan itu tak dipenuhi.

"Tujuan kita ke sini (Istana Bogor) agar Presiden bisa mendengar suara, aspirasi kita. Maka dari itu kita minta jaminan agar suara kita didengar oleh Presiden," kata seorang orator.

Aksi penolakan RUU HIP juga dilakukan sejumlah organisasi di kawasan Tugu Kujang, Jumat lalu. Aksi yang berlangsung sejak siang hingga sore itu membuat kawasan di sekitar Tugu Kujang macet.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 14 Agustus: Bertambah 10 Kasus Positif Covid-19 dan 17 Pasien Sembuh di Tangsel

UPDATE 14 Agustus: Bertambah 10 Kasus Positif Covid-19 dan 17 Pasien Sembuh di Tangsel

Megapolitan
Dapat Rekomendasi PKS di Pilkada Tangsel, Azizah-Ruhamaben Bakal Lebih Gencar Cari Dukungan

Dapat Rekomendasi PKS di Pilkada Tangsel, Azizah-Ruhamaben Bakal Lebih Gencar Cari Dukungan

Megapolitan
2 Cara Tebus SIM di Kejaksaan yang Tak Perlu Antre, Bahkan SIM Dikirim ke Rumah

2 Cara Tebus SIM di Kejaksaan yang Tak Perlu Antre, Bahkan SIM Dikirim ke Rumah

Megapolitan
Anies Lantik Kepala Badan Pendapatan Daerah dan Kepala Biro Kerjasama Daerah yang Baru

Anies Lantik Kepala Badan Pendapatan Daerah dan Kepala Biro Kerjasama Daerah yang Baru

Megapolitan
Pemuda 19 Tahun Tewas Tertabrak Kereta di Menteng, Tinggalkan Sepucuk Surat Wasiat

Pemuda 19 Tahun Tewas Tertabrak Kereta di Menteng, Tinggalkan Sepucuk Surat Wasiat

Megapolitan
Susul Demokrat, PKS Resmi Dukung Azizah Ma'ruf-Ruhamaben di Pilkada Tangsel

Susul Demokrat, PKS Resmi Dukung Azizah Ma'ruf-Ruhamaben di Pilkada Tangsel

Megapolitan
11.000 Warga Antre di Kejari Jakbar, Pelayanan Dibatasi karena Khawatir Covid-19

11.000 Warga Antre di Kejari Jakbar, Pelayanan Dibatasi karena Khawatir Covid-19

Megapolitan
Cerita di Balik Monumen Kali Bekasi, tentang Pembantaian Tentara Jepang dan Sungai yang Memerah

Cerita di Balik Monumen Kali Bekasi, tentang Pembantaian Tentara Jepang dan Sungai yang Memerah

Megapolitan
BKD Depok Telah Pakai Rp 90 M untuk Tangani Covid-19

BKD Depok Telah Pakai Rp 90 M untuk Tangani Covid-19

Megapolitan
Ada Panjat Pinang Virtual di #PestaSatu7an dari Grab, Ikut Yuk

Ada Panjat Pinang Virtual di #PestaSatu7an dari Grab, Ikut Yuk

Megapolitan
UPDATE 14 Agustus: Tambah 575 Pasien, Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Jakarta Capai 28.438

UPDATE 14 Agustus: Tambah 575 Pasien, Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Jakarta Capai 28.438

Megapolitan
Diambil Alih Pemkot Tangsel, Monumen Palagan Lengkong Direhabilitasi

Diambil Alih Pemkot Tangsel, Monumen Palagan Lengkong Direhabilitasi

Megapolitan
Berkaca Nol Kasus Covid-19 di Parung Jaya, Kota Tangerang Kerahkan Tokoh Agama

Berkaca Nol Kasus Covid-19 di Parung Jaya, Kota Tangerang Kerahkan Tokoh Agama

Megapolitan
Banyak Warga Langgar Protokol Kesehatan, 32 Kawasan Khusus Pesepeda Ditiadakan Sementara

Banyak Warga Langgar Protokol Kesehatan, 32 Kawasan Khusus Pesepeda Ditiadakan Sementara

Megapolitan
Lolos UI Jalur SBMPTN 2020, Ini 4 Tahap yang Harus Dilakukan Calon Mahasiswa

Lolos UI Jalur SBMPTN 2020, Ini 4 Tahap yang Harus Dilakukan Calon Mahasiswa

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X