Wali Kota Rahmat Effendi Klaim Kota Bekasi Sudah Zona Hijau

Kompas.com - 07/07/2020, 21:05 WIB
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi saat ditemui di Islamic Center, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Kamis (21/2/2019). KOMPAS.com/DEAN PAHREVIWali Kota Bekasi, Rahmat Effendi saat ditemui di Islamic Center, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Kamis (21/2/2019).
Penulis Cynthia Lova
|


BEKASI, KOMPAS.com - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi memberi klaim bahwa Kota Bekasi sudah menjadi zona hijau.

Rahmat beralasan, Kota Bekasi kini menjadi zona hijau lantaran angka kesembuhan kasus Covid-19 sudah mencapai 100 persen.

Selain itu, angka kematian kasus Covid-19 di Bekasi kini sudah 0 persen.

Baca juga: Wali Kota Bekasi Izinkan Sekolah Beroperasi 13 Juli, Akan Dievaluasi Tiap Dua Pekan

”Saya baru menyampaikan kepada tim LO dari BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) bahwa angka kesembuhan 100 persen. Angka kematian 0 persen. Artinya Kota Bekasi sudah aman, sudah hijau,” kata Rahmat di Sekolah Victory, Jalan Kemang Pratama, Bekasi, Selasa (7/7/2020).

Selain itu, angka penularan di Kota Bekasi kini sudah dibawah angka satu.

Meski diklaim Kota Bekasi sudah zona hijau, pria akrab disapa Pepen tak memungkiri kemungkinan akan ada penambahan kasus Covid-19 suatu saat nanti.

Namun, hal tersebut tak membuat Pemkot Bekasi khawatir. Sebab kata dia, mereka telah memiliki infrastuktur dan rumah sakit yang cukup untuk merawat pasien Covid-19.

Baca juga: Hingga 6 Juli, Ada 439 Kasus Positif Covid-19 di Kota Bekasi

“Kalau ada kasus-kasus baru ya infrastruktur kita terpenuhi. Jadi jangan khawatir, jangan melawan Covid-19, tetapi aman Covid-19 di Kota Bekasi,” ucap dia.

Ia juga mengatakan, pihak Pemkot terus lakukan sosialiasi terhadap masyarakat untuk tetap menggunakan masker dan jaga jarak fisik.

Sementara Pemprov Jawa Barat dalam media sosial Instagramnya pada Jumat (3/7/2020) lalu menginformasikan bahwa Kota Bekasi masih dalam zona kuning dengan level 3. Artinya, Kota Bekasi masih dalam level cukup berat.

Hingga Selasa ini kasus Covid-19 di Kota Bekasi ada 441 pasien. Jumlah tersebut bertambah dua dari Senin kemarin.

Dari jumlah tersebut, ada 395 pasien Covid-19 yang sembuh dan 36 pasien yang meninggal dunia. Sementara, ada 10 pasien Covid-19 yang dirawat.

Jumlah pasien Covid-19 yang meninggal dunia bertambah satu pada Senin (6/7/2020) kemarin.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nonton 'Layar Tancap' dari Dalam Mobil di Kota Tangerang

Nonton "Layar Tancap" dari Dalam Mobil di Kota Tangerang

Megapolitan
Pemkot Jakut Wajibkan PNS Ikuti Rangkaian Upacara Bendera dari TV

Pemkot Jakut Wajibkan PNS Ikuti Rangkaian Upacara Bendera dari TV

Megapolitan
Disdik Kota Tangerang Susun Tahap Pembukaan Sekolah di Masa Pandemi

Disdik Kota Tangerang Susun Tahap Pembukaan Sekolah di Masa Pandemi

Megapolitan
Disdik Kota Tangerang: Anak-anak Mulai Jenuh Belajar di Rumah

Disdik Kota Tangerang: Anak-anak Mulai Jenuh Belajar di Rumah

Megapolitan
Netizen Anteng Nonton Admin Grab Berbalas Pantun di Twitter

Netizen Anteng Nonton Admin Grab Berbalas Pantun di Twitter

Megapolitan
Pemprov DKI Minta Warga Tak Gelar Lomba Panjat Pinang Saat 17 Agustus

Pemprov DKI Minta Warga Tak Gelar Lomba Panjat Pinang Saat 17 Agustus

Megapolitan
Walkot Rahmat Effendy Perkirakan Alat Tes Covid-19 di Bekasi Cukup hingga Desember

Walkot Rahmat Effendy Perkirakan Alat Tes Covid-19 di Bekasi Cukup hingga Desember

Megapolitan
[UPDATE] Grafik 7 Agustus: Depok Zona Merah Nasional dengan 1.383 Kasus Covid-19

[UPDATE] Grafik 7 Agustus: Depok Zona Merah Nasional dengan 1.383 Kasus Covid-19

Megapolitan
Paskibra Upacara HUT Ke-75 RI di Jakarta Utara Hanya Tiga Orang

Paskibra Upacara HUT Ke-75 RI di Jakarta Utara Hanya Tiga Orang

Megapolitan
Ombudsman: Banyak Murid Titipan Setelah PPDB Depok Ditutup karena Kepsek Dapat Tekanan

Ombudsman: Banyak Murid Titipan Setelah PPDB Depok Ditutup karena Kepsek Dapat Tekanan

Megapolitan
Pandemi Covid-19, Penjual Bendera Merah Putih Keluhkan Omzet Turun 50 Persen

Pandemi Covid-19, Penjual Bendera Merah Putih Keluhkan Omzet Turun 50 Persen

Megapolitan
Kaget Pemprov DKI Tak Punya Alat Pengukur Hujan, Anies Minta Anak Buahnya Beli Banyak meski Murah

Kaget Pemprov DKI Tak Punya Alat Pengukur Hujan, Anies Minta Anak Buahnya Beli Banyak meski Murah

Megapolitan
Tetangga Terpapar Covid-19, Puluhan Warga Meruya Utara Swab Test

Tetangga Terpapar Covid-19, Puluhan Warga Meruya Utara Swab Test

Megapolitan
Pembakar Rumah di Ciputat Ditangkap, Motifnya karena Urusan Asmara

Pembakar Rumah di Ciputat Ditangkap, Motifnya karena Urusan Asmara

Megapolitan
Bekasi Deflasi 0,01 Persen, Walkot Gencarkan Program Hidroponik dan Ternak Lele

Bekasi Deflasi 0,01 Persen, Walkot Gencarkan Program Hidroponik dan Ternak Lele

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X