Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hari Terakhir PPDB Jakarta hingga Pukul 15.00 WIB, Masih Ada Kursi Kosong di 115 SMAN

Kompas.com - 08/07/2020, 09:00 WIB
Ryana Aryadita Umasugi,
Sandro Gatra

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pendaftaran jalur tahap akhir Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di DKI Jakarta bakal berakhir pada Rabu (8/7/2020) ini.

Jalur tahap akhir ini dibuka sejak 7 Juli 2020 pukul 08.00 hingga 8 Juli 2020 pukul 15.00 WIB.

Jalur ini diperuntukkan bagi calon peserta didik baru (CPDB) yang berdomisili di Jakarta, lulusan tahun 2020 untuk jenjang SMP dan SMA, serta belum diterima pada PPDB jalur sebelumnya.

Baca juga: Banyak Siswa Tersingkir dari PPDB, Politisi PDI-P: Pemprov Harus Beri Subsidi Masuk Sekolah Swasta

Alur pendaftarannya sebagai berikut:

1. Mengakses situs ppdb.jakarta.go.id

2. Pilih jenjang SD/SMP/SMA, lalu pilih tahap akhir

3. Login dengan input nomor peserta dan passsword

4. Klik tombol pilih sekolah

5. Cari nama sekolah, lalu pilih maksimal 3 sekolah

6. Cek ulang pilihan sekolah, jika sudah yakin klik lanjut lalu cetak bukti pendaftaran

7. Cek hasil seleksi secara berkala di menu seleksi pada situs ppdb.jakarta.go.id atau masukkan nomor pendaftaran di kolom pencarian.

Berikut sisa kuota untuk jalur tahap akhir di 115 SMA di DKI Jakarta:

SMA Negeri 1 : 43 siswa

SMA Negeri 2 : 37 siswa

SMA Negeri 3 : 54 siswa

SMA Negeri 4 : 17 siswa

SMA Negeri 5 : 17 siswa

SMA Negeri 6 : 62 siswa

SMA Negeri 7 : 39 siswa

SMA Negeri 8 : 45 siswa

SMA Negeri 9 : 10 siswa

SMA Negeri 10 : 17 siswa

SMA Negeri 11 : 14 siswa

SMA Negeri 12 : 10 siswa

SMA Negeri 13 : 26 siswa

SMA Negeri 14 : 9 siswa

SMA Negeri 15 : 37 siswa

SMA Negeri 16 : 14 siswa

SMA Negeri 17 : 35 siswa

SMA Negeri 18 : 20 siswa

SMA Negeri 19 : 39 siswa

SMA Negeri 20 : 26 siswa

SMA Negeri 21: 38 siswa

SMA Negeri 22 : 35 siswa

SMA Negeri 23 : 24 siswa

SMA Negeri 24 : 22 siswa

SMA Negeri 25 : 15 siswa

SMA Negeri 26 : 25 siswa

SMA Negeri 27 : 14 siswa

SMA Negeri 28 : 26 siswa

SMA Negeri 29 : 34 siswa

SMA Negeri 30 : 11 siswa

SMA Negeri 31 : 51 siswa

Halaman Berikutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Tiang Besi di Cilodong Sudah Lama Keropos, Warga Khawatir Roboh

Tiang Besi di Cilodong Sudah Lama Keropos, Warga Khawatir Roboh

Megapolitan
Polisi Tangkap Pria Paruh Baya yang Setubuhi Anak Tirinya di Jakpus

Polisi Tangkap Pria Paruh Baya yang Setubuhi Anak Tirinya di Jakpus

Megapolitan
Keyakinan Kuasa Hukum Vina, Percaya Pegi Perong yang Ditangkap Polisi adalah Sosok Pegi yang Asli...

Keyakinan Kuasa Hukum Vina, Percaya Pegi Perong yang Ditangkap Polisi adalah Sosok Pegi yang Asli...

Megapolitan
Tim Kuasa Hukum Keluarga Vina Akan Dampingi Linda Saat Diperiksa Polda Jabar

Tim Kuasa Hukum Keluarga Vina Akan Dampingi Linda Saat Diperiksa Polda Jabar

Megapolitan
3 ASN Ternate Beli Narkoba Rp 300.000 dari Seorang Perempuan

3 ASN Ternate Beli Narkoba Rp 300.000 dari Seorang Perempuan

Megapolitan
Komnas HAM Dorong Keluarga Vina Cirebon Dapat 'Trauma Healing'

Komnas HAM Dorong Keluarga Vina Cirebon Dapat "Trauma Healing"

Megapolitan
Transjakarta Tambah Layanan Rute Stasiun Klender-Pulogadung via JIEP

Transjakarta Tambah Layanan Rute Stasiun Klender-Pulogadung via JIEP

Megapolitan
Anggota Komisi I DPR Ungkap Ada Pihak yang Mau Media Bisa Dikontrol

Anggota Komisi I DPR Ungkap Ada Pihak yang Mau Media Bisa Dikontrol

Megapolitan
Polisi Masih Buru Pemasok Narkoba yang Dipakai Tiga ASN Ternate

Polisi Masih Buru Pemasok Narkoba yang Dipakai Tiga ASN Ternate

Megapolitan
Setubuhi Anak Tiri Berulang Kali, Seorang Pria di Jakpus Jadi Tersangka

Setubuhi Anak Tiri Berulang Kali, Seorang Pria di Jakpus Jadi Tersangka

Megapolitan
Tegaskan Tak Ada Bisnis Jual-Beli Kursi Sekolah, Disdik DKI: Tidak Ada 'Orang Dalam'

Tegaskan Tak Ada Bisnis Jual-Beli Kursi Sekolah, Disdik DKI: Tidak Ada "Orang Dalam"

Megapolitan
Warung Penjual Petasan di Rawamangun Terbakar, Diduga akibat Gas Bocor

Warung Penjual Petasan di Rawamangun Terbakar, Diduga akibat Gas Bocor

Megapolitan
Ahok Ditawari PDI-P Maju Pilkada Sumut ketimbang Jakarta, Pengamat: Kemungkinan karena Pernah Kalah di Pilkada DKI 2017

Ahok Ditawari PDI-P Maju Pilkada Sumut ketimbang Jakarta, Pengamat: Kemungkinan karena Pernah Kalah di Pilkada DKI 2017

Megapolitan
Mobil Terbakar di Parkiran Kampus Trisakti, Api Menyambar ke Gedung

Mobil Terbakar di Parkiran Kampus Trisakti, Api Menyambar ke Gedung

Megapolitan
PPDB SMA Jakarta 2024: Kuota, Seleksi, Jalur, dan Jadwalnya

PPDB SMA Jakarta 2024: Kuota, Seleksi, Jalur, dan Jadwalnya

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com