Polisi Temukan Pisau dan Bercak Darah di Mobil Sopir Taksi Online yang Tewas di Bekasi

Kompas.com - 08/07/2020, 09:27 WIB
Ilustrasi THINKSTOCKIlustrasi

BEKASI, KOMPAS.com - Seorang sopir taksi online (GoCar) berinisial K (46) ditemukan tergeletak dalam kondisi sekarat dengan luka sayat di leher di Jalan Kapuk raya RT 004 RW 018 Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Rawa Lumbu, Minggu (5/7/2020) dini hari.

Polisi kemudian menemukan mobil yang dikendarai K di sebuah kebun di Balaraja, Tangerang, Banten pada Minggu malam.

Kasatreskrim Polres Metro Bekasi Kota Hery Purnomo menyampaikan, di dalam mobil tersebut ditemukan dua pisau yang diduga milik pelaku untuk eksekusi korban yang kemudian meninggal pada hari yang sama.  

“Ada pisau dan bercak darah di mobil,” ujar Hery, Selasa kemarin.

Baca juga: Sopir Taksi Online Tewas di Bekasi, Mobil dan Ponsel Korban Hilang

Hery mengatakan, pihak kepolisian tengah menyelidiki dan mengidentifikasi pelaku tersebut. Ia mengatakan akan memeriksa sidik jari di mobil untuk mengetahui siapa pelaku pencurian dan kekerasan tersebut.

“Kami lakukan pengambilan sidik jari untuk identifikasi dulu. Kan di sana juga ada bekas darah korban. Nah nanti kami cek juga apa saja sih yang hilang dari si korban ini. Jadi sementara masih kita cek,” kata dia.

K ditemukan tergeletak di Jalan Kapuk Raya, RT 004 RW 018, Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Rawa Lumbu pada Minggu dini hari lalu dengan luka sayat di leher. Hal tersebut dikemukakan Kepala Subbagian Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing.

Erna mengatakan, awalnya seorang saksi mendengar ada suara minta tolong dari depan gerbang rumahnya.

Baca juga: Sopir Taksi Online Ditemukan Tergeletak di Jalanan dengan Luka di Leher

Ketika dilihat ternyata ada seorang laki-laki yang kemudian diketahui sebagai sopir taksi online. Pria itu yang mengalami luka sayat di leher tergeletak di depan rumah saksi itu.

K kemudian dibawa ke RSUD Kota Bekasi untuk jalani perawatan intensif. Namun K meninggal dunia di RSUD pada Minggu pagi pukul 08.00 WIB.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Vaksinasi Nakes Kota Bekasi: Dosis Pertama 94,5 Persen, Dosis Kedua 68,8 Persen

UPDATE Vaksinasi Nakes Kota Bekasi: Dosis Pertama 94,5 Persen, Dosis Kedua 68,8 Persen

Megapolitan
Rentan Tertular Covid-19, Wartawan Senang Bisa Terima Vaksinasi

Rentan Tertular Covid-19, Wartawan Senang Bisa Terima Vaksinasi

Megapolitan
Depok Daftarkan 18.850 Tenaga Kependidikan untuk Vaksinasi Covid-19

Depok Daftarkan 18.850 Tenaga Kependidikan untuk Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
Lebih dari 1.000 Wartawan Ikuti Vaksinasi di GBK, Acara Berlangsung Tertib

Lebih dari 1.000 Wartawan Ikuti Vaksinasi di GBK, Acara Berlangsung Tertib

Megapolitan
Gara-gara Rusak Tembok dan Bangun Warung di Tanah Milik Suziana, Nadih Ditangkap

Gara-gara Rusak Tembok dan Bangun Warung di Tanah Milik Suziana, Nadih Ditangkap

Megapolitan
Dari Bang Ali hingga Ahok, Cerita Para Mantan Gubernur DKI Tangani Banjir di Jakarta

Dari Bang Ali hingga Ahok, Cerita Para Mantan Gubernur DKI Tangani Banjir di Jakarta

Megapolitan
3 Orang Tewas dalam Penembakan di Kafe di Cengkareng, Jakarta Barat

3 Orang Tewas dalam Penembakan di Kafe di Cengkareng, Jakarta Barat

Megapolitan
Peringatan IDI Usai 10 Nakes Puskesmas Jombang Terpapar Covid-19 meski Sudah Divaksinasi...

Peringatan IDI Usai 10 Nakes Puskesmas Jombang Terpapar Covid-19 meski Sudah Divaksinasi...

Megapolitan
Cerita Pemerintah Hindia Belanda Habiskan Jutaan Gulden, tetapi Tak Bisa Atasi Banjir Jakarta

Cerita Pemerintah Hindia Belanda Habiskan Jutaan Gulden, tetapi Tak Bisa Atasi Banjir Jakarta

Megapolitan
Rumah Kontrakan 4 Pintu di Pulogadung Ludes Terbakar Kamis

Rumah Kontrakan 4 Pintu di Pulogadung Ludes Terbakar Kamis

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 untuk Tenaga Pendidik: Persiapan Belajar Tatap Muka dan Target 5 Juta Guru

Vaksinasi Covid-19 untuk Tenaga Pendidik: Persiapan Belajar Tatap Muka dan Target 5 Juta Guru

Megapolitan
Tersangka Dimaafkan, Kasus Pencurian Ponsel Milik Selebgram Ajudan Pribadi Tak Berlanjut ke Pengadilan

Tersangka Dimaafkan, Kasus Pencurian Ponsel Milik Selebgram Ajudan Pribadi Tak Berlanjut ke Pengadilan

Megapolitan
Sebaran Pasien Covid-19 Per Kecamatan di Depok, Sukmajaya Paling Banyak

Sebaran Pasien Covid-19 Per Kecamatan di Depok, Sukmajaya Paling Banyak

Megapolitan
Menanti Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua di Tangsel

Menanti Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua di Tangsel

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 di Pasar Tanah Abang Berlanjut Hari Ini Setelah Sempat Dihentikan

Vaksinasi Covid-19 di Pasar Tanah Abang Berlanjut Hari Ini Setelah Sempat Dihentikan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X