Kembali Buka Layanan AKAP, Terminal Jatijajar Depok Harus Himpun Manifes Penumpang

Kompas.com - 08/07/2020, 16:35 WIB
Bus AKDP pindah ke terminal Jatijajar, Depok, Senin (14/4/2019). Dokumen Dishub DepokBus AKDP pindah ke terminal Jatijajar, Depok, Senin (14/4/2019).

DEPOK, KOMPAS.com - Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok Dadang Wihana mengatakan,  pengelola Terminal Bus Jatijajar wajib menghimpun manifes penumpang bus antar-kota antar-provinsi (AKAP).

Kebijakan itu terbit setelah Terminal Jatijajar kembali dibuka untuk perjalanan bus AKAP.

Dadang berujar, kebijakan tersebut merupakan upaya ekstra pencegahan penularan Covid-19 di Depok karena pihaknya tak membuat daftar pengecualian penumpang AKAP di Terminal Jatijajar.

"Upaya ekstranya nanti penumpang yang turun dari bus harus memberi manifes penumpang dan alamatnya," kata Dadang kepada wartawan, Rabu (8/7/2020).

Baca juga: Terminal Jatijajar Depok Kembali Layani Bus AKAP

"Agar kalau terjadi sesuatu (indikasi penularan Covid-19) terhadap penumpang, kami sudah punya data," ujar dia.

Ia menambahkan, ketersediaan data manifes penumpang itu akan mempermudah pelacakan kontak jika kelak ditemukan salah satu penumpang yang masuk ke Depok punya keterkaitan dengan infeksi virus corona.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebagai upaya pencegahan tambahan, Dadang meminta pengelola Terminal Bus Jatijajar menyediakan ruang isolasi di terminal bagi penumpang yang bergejala mirip infeksi Covid-19.

"Misalnya ada penumpang yang terindikasi suhu tubuh tinggi, maka akan diisolasi, baik keberangkatan maupun kedatangan. Ini terutama untuk penumpang dari daerah-daerah yang dinyatakan zona merah. Kita harus ekstra pengawasan," kata pria yang juga menjabat Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok itu.

Bus AKAP tak boleh diisi penuh. Kapasitas angkut yang diperbolehkan hanya 50-70 persen dari daya muat bis.

Sebelumnya diberitakan, Terminal Bus Jatijajar Depok menjadi terminal terakhir di bawah naungan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) yang dibuka untuk perjalanan AKAP.

Terminal Jatijajar baru dibuka kembali 4 Juli 2020, sedangkan 8 terminal lain di Jabodetabek sudah terlebih dulu buka sejak bulan lalu.

Baca juga: Terminal Jatijajar Depok Belum Layani Bus AKAP, Tunggu PSBB Proporsional Berakhir

Meski begitu, okupansi perjalanan AKAP dari Terminal Jatijajar sejak dibuka kembali merosot jauh dibandingkan sebelum pandemi Covid-19.

Dari rata-rata keberangkatan 551 orang per hari pada Januari, kini Terminal Jatijajar memberangkatkan tak sampai 200 penumpang bus AKAP dalam sehari.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Marak Tawuran Antar-geng di Jakarta, Polisi Lakukan Patroli Siber

Marak Tawuran Antar-geng di Jakarta, Polisi Lakukan Patroli Siber

Megapolitan
UPDATE 2 Agustus: Pasien Covid-19 Meninggal di Kota Bogor Capai 436 Kasus

UPDATE 2 Agustus: Pasien Covid-19 Meninggal di Kota Bogor Capai 436 Kasus

Megapolitan
Pungli Bansos di Tangerang, Polisi Panggil Pendamping PKH dan Satu Saksi Lainnya

Pungli Bansos di Tangerang, Polisi Panggil Pendamping PKH dan Satu Saksi Lainnya

Megapolitan
Ketahuan Sembunyi di Hutan, Pembunuh Pemilik Warung Kopi di Bogor Akhirnya Diringkus Polisi

Ketahuan Sembunyi di Hutan, Pembunuh Pemilik Warung Kopi di Bogor Akhirnya Diringkus Polisi

Megapolitan
Polisi Tangkap 4 Anggota Geng Motor Pelaku Tawuran yang Bunuh Lawannya di Duren Sawit

Polisi Tangkap 4 Anggota Geng Motor Pelaku Tawuran yang Bunuh Lawannya di Duren Sawit

Megapolitan
Pemprov DKI Jakarta Bakal Tindak Sekolah yang Terbukti Menggelar Pembelajaran Tatap Muka

Pemprov DKI Jakarta Bakal Tindak Sekolah yang Terbukti Menggelar Pembelajaran Tatap Muka

Megapolitan
Posko Vaksinasi Covid-19 Dibuka di Citra Garden City, Kuota Per Hari 2.000 Orang

Posko Vaksinasi Covid-19 Dibuka di Citra Garden City, Kuota Per Hari 2.000 Orang

Megapolitan
Seorang Pemilik Ruko di Tangerang Dikalungkan Celurit dan Ditodong Pedang

Seorang Pemilik Ruko di Tangerang Dikalungkan Celurit dan Ditodong Pedang

Megapolitan
UPDATE 2 Agustus: Kabupaten Bekasi Catat 298 Kasus Baru Covid-19

UPDATE 2 Agustus: Kabupaten Bekasi Catat 298 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 di Kecamatan Tambora Capai 51,9 Persen

Vaksinasi Covid-19 di Kecamatan Tambora Capai 51,9 Persen

Megapolitan
Tolak Perubahan RPJMD, Fraksi PSI Nilai Anies Lari dari Janji Kampanye

Tolak Perubahan RPJMD, Fraksi PSI Nilai Anies Lari dari Janji Kampanye

Megapolitan
Aksi Pencurian Handphone di Cipayung, Pelaku Pura-pura Bertanya

Aksi Pencurian Handphone di Cipayung, Pelaku Pura-pura Bertanya

Megapolitan
Polisi Gelar Vaksinasi Covid-19 bagi 10.000 Warga di Kawasan Pabrik Jatiuwung

Polisi Gelar Vaksinasi Covid-19 bagi 10.000 Warga di Kawasan Pabrik Jatiuwung

Megapolitan
Selain Tino dan Hari, Empat Harimau Sumatera di Ragunan Juga Jalani Tes Swab PCR

Selain Tino dan Hari, Empat Harimau Sumatera di Ragunan Juga Jalani Tes Swab PCR

Megapolitan
154 Pasien Covid-19 Meninggal di Jakarta Hari Ini, Kasus Fatal Tak Kunjung Turun

154 Pasien Covid-19 Meninggal di Jakarta Hari Ini, Kasus Fatal Tak Kunjung Turun

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X