PPSU Rusak Kantor Satpel Lingkungan Hidup Mampang Prapatan, Tiga Orang Luka-luka

Kompas.com - 08/07/2020, 18:09 WIB
Kantor Kelurahan Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta. KOMPAS.com/WAHYU ADITYO PRODJOKantor Kelurahan Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta.

JAKARTA, KOMPAS.com- Tiga orang anggota Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) luka ringan di bagian wajah akibat perusakan Kantor Satuan Pelaksana Lingkungan Hidup (Satpel LH) oleh petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta, Jumat (3/7/2020).

Hal itu diungkapkan oleh Kanit Reskrim Polsek Mampang, Sigit Ari saat dihubungi Kompas.com, Rabu (8/3/2020).

"Korban tiga orang (PJLP) dan kita visum. Luka ringan di bagian wajah karena dorong-dorongan (dengan PPSU)," kata Sigit.

Sigit mengatakan, pihak kepolisian kini meminta keterangan para anggota PPSU yang melakukan perusakan.

"Proses hukum tetap berjalan," ujar Sigit.

Baca juga: Kesal karena Direkam Saat Berkaraoke, 6 Anggota PPSU Merusak Kantor Satpel Lingkungan Hidup Mampang

Para pelaku perusakan kantor Satpel LH Kecamatan Mampang dituduh melanggar Pasal 170 KUHP.

Pasal 170 KUHP mengatur tentang sanksi hukum bagi para pelaku kekerasan terhadap orang atau barang.

Sebelumnya, beredar viral sebuah video media sosial, terlihat sejumlah jendela dan pintu Kantor Satpel LH dirusak.

Pecahan kaca berserakan di dalam kantor Lingkungan Hidup yang berada di sebelah kantor Kelurahan Bangka, Mampang Prapatan.

Sigit mengatakan peristiwa perusakan kantor Lingkungan Hidup terjadi pada pukul 20.30 WIB.

Baca juga: Hasil Swab Test Keluar, 30 Petugas Puskesmas Sukapura Dinyatakan Negatif Covid-19

Aksi perusakan tersebut berawal dari seorang anggota PJLP memergoki enam petugas PPSU sedang berkaraoke di dekat kantor Kelurahan Bangka.

"Mereka pikir (anggota Lingkungan Hidup) merekam. Jadi mereka mengejar ke kantor Lingkungan Hidup," ujar Sigit.

Awalnya, petugas PPSU sedang nongkrong dan menyetel musik dengan kencang di Kantor Kelurahan Bangka. Para petugas PPSU tak terima karena mengira anggota PJLP merekam kegiatan tersebut dengan ponselnya.

"Pihak Lingkungan Hidup sudah melaporkan ke kepolisian," ujarnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tempat Wisata di Jakarta Buka Saat Libur Lebaran, Jam Operasional Tak Berubah

Tempat Wisata di Jakarta Buka Saat Libur Lebaran, Jam Operasional Tak Berubah

Megapolitan
Penyekatan Jalur Mudik, Hingga Hari Ini Polda Metro Jaya Sudah Putar Balik 3.391 Kendaraan

Penyekatan Jalur Mudik, Hingga Hari Ini Polda Metro Jaya Sudah Putar Balik 3.391 Kendaraan

Megapolitan
Tempat Wisata di Jakarta Buka saat Libur Lebaran, Kapasitas Maksimum 30 Persen

Tempat Wisata di Jakarta Buka saat Libur Lebaran, Kapasitas Maksimum 30 Persen

Megapolitan
Masih Bertahan di Kawasan JIS, Warga Kampung Kebun Bayam Tunggu Huntara Selesai

Masih Bertahan di Kawasan JIS, Warga Kampung Kebun Bayam Tunggu Huntara Selesai

Megapolitan
Fakta Peserta Laporkan Ketua Arisan Lebaran ke Polisi, Berawal Pengakuan Uang Rp 950 Juta Dicuri

Fakta Peserta Laporkan Ketua Arisan Lebaran ke Polisi, Berawal Pengakuan Uang Rp 950 Juta Dicuri

Megapolitan
Warga Kampung Kebun Bayam Belum Pindah, Pengangkatan Atap JIS Ditunda

Warga Kampung Kebun Bayam Belum Pindah, Pengangkatan Atap JIS Ditunda

Megapolitan
Beragam Modus demi Lolos Penyekatan Mudik: Naik Ambulans hingga Nekat Terobos Pembatas Jalan

Beragam Modus demi Lolos Penyekatan Mudik: Naik Ambulans hingga Nekat Terobos Pembatas Jalan

Megapolitan
UPDATE 7 Mei: Kasus Baru Covid-19 di Depok Bertambah 115 Orang, 6 Meninggal

UPDATE 7 Mei: Kasus Baru Covid-19 di Depok Bertambah 115 Orang, 6 Meninggal

Megapolitan
30 Kasus Baru Covid-19 di Kabupaten Bekasi, 316 Pasien Masih Dirawat dan Isolasi

30 Kasus Baru Covid-19 di Kabupaten Bekasi, 316 Pasien Masih Dirawat dan Isolasi

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jabodetabek Hujan

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jabodetabek Hujan

Megapolitan
Larangan Mudik Lokal Jabodetabek: Warga dan Pemerintah Daerah Sama-sama Bingung

Larangan Mudik Lokal Jabodetabek: Warga dan Pemerintah Daerah Sama-sama Bingung

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bekasi Hari Ini, 8 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bekasi Hari Ini, 8 Mei 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Depok Hari Ini, 8 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa Depok Hari Ini, 8 Mei 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 8 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 8 Mei 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Tangerang Raya Hari Ini, 8 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Tangerang Raya Hari Ini, 8 Mei 2021

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X